GenK LIFE

Mengenal Hari Bahasa Ibu, Perjuangan Mempertahankan Bahasa Asli

hari-bahasa-ibu

Bahasa Ibu Terancam Punah dan Dilupakan

mother-language-mulai-hilang

Mother language mulai jarang digunakan, hingga terancam punah (Sumber: unsplash.com)

Menurut UNESCO, bahasa ibu sudah semakin terancam keberadaannya. Makin banyak bahasa ibu yang hilang. Bahkan, tiap dua minggu, satu bahasa lenyap. Ini juga memberikan dampak terhadap warisan budaya yang ikut menghilang. Nggak terkecuali di Indonesia.

Tanah air kita, Indonesia, merupakan salah satu negara yang memiliki bahasa ibu paling banyak di dunia. Tapi, seiring perkembangan zaman, seluruh bahasa ibu ini juga terancam punah. Hal tersebut turut disampaikan oleh Arief Rachman, Ketua Harian Komisi Nasional untuk UNESCO. Fenomena ini disebabkan bahasa ibu sudah semakin jarang digunakan oleh masyarakat.

Baca Juga :   Yakin Kamu Bisa Menjawab Lanjutan dari Peribahasa Ini?

Padahal, menurut Arief, di Indonesia seenggaknya ada 783 bahasa ibu yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Dari jumlah tersebut, sekitar empat ratus bahasa ibu ada di Papua. Tapi, keanekaragaman ini juga terus menyusut, soalnya makin jarang orang menggunakan bahasa ibu.

menjaga-bahasa-ibu

Tetap jaga bahasa ibu yang kamu punya (Sumber: unsplash.com)

Nah, kita sampai di penutup ulasan tentang Hari Bahasa Ibu ini. Sekarang udah tahu, kan, betapa pentingnya peranan kita dalam melestarikan bahasa ibu. Paling enggak, kalau kamu punya bahasa daerahmu sendiri, sering-seringlah dipake ngobrol dengan teman atau saudara kamu. Kan, juga terasa lebih seru dan nyaman. Kamu sekaligus menjaga warisan budaya tersebut biar nggak punah. Oke, siap?

Baca Juga :   Ternyata Ini Dia Jenis Bahasa Isyarat yang Digunakan di Indonesia
About author

Related posts
GenK LIFE

Mulai Daur Ulang Plastik, Langkah Kecil Selamatkan Bumi

GenK LIFE

Ingin Bayar Cashless? Kenali Dulu Kelebihan dan Kekurangannya

GenK LIFE

7 Cara Agar Tidak Mudah Baper, Kamu Wajib Tahu!

GenK LIFE

Cara Mengusir Overthinking Buat Kamu yang Gampang Galau, Yuk Disimak!