fbpx

Cara Menjalani Gaya Hidup Minimalis Tanpa Membebani Diri

Dibaca Normal: 8 menit aja 😊
gaya hidup minimalis

Gaya hidup minimalis kembali booming nih sejak populernya tren Marie Kondo. Ada banyak kelebihan yang akan kamu dapatkan saat menerapkan konsep hidup minimalis loh. Apa saja? Yuk cari tahu!

Bagi banyak orang, gaya hidup minimalis mungkin terdengar sulit untuk dilakukan. Padahal konsep minimalis dapat dengan mudah kamu terapkan dalam berbagai hal loh.

Hidup minimalis menjadi pilihan di tengah hiruk-pikuk perkotaan yang ramai dan serba kompleks. Memulai gaya hidup minimalis dapat memberikanmu kemampuan-kemampuan baru, GenK.

Mari kenali lebih lanjut gaya hidup minimalis!

Mengenal Konsep Hidup Minimalis

hidup minimalis 1

Investasikan waktu untuk dirimu sendiri (sumber: pexels.com)

Saat kamu mendengar kata ‘minimalis’, apa yang pertama kali muncul di otakmu?

Serba sedikit. Wajib hemat. Hitam putih.

Stereotip ini sering kali dikaitkan dengan gaya hidup minimalis. Memang tidak sepenuhnya salah, tapi bukan hanya itu, GenK. Gaya hidup minimalis lebih sekadar memiliki sedikit barang dan warna hitam putih.  

Konsep hidup minimalis terletak pada prinsip kebutuhan dasar. Prinsip ini berarti bahwa kamu dapat hidup hanya dengan hal-hal yang menjadi kebutuhanmu. Barang-barang yang kamu miliki menjadi nomor dua. Yang paling utama adalah pengalaman dan kualitas dirimu sendiri.

Kualitas dirimu harus selalu menjadi prioritas. Daripada sekadar memiliki banyak barang, milikilah banyak kemampuan dan pengalaman. Berinvestasilah pada dirimu sendiri, GenK.

Dalam gaya hidup minimalis, nilai guna sebuah barang menjadi pertimbangan pertama nih. Baik saat kamu menyisihkan barang-barang lama, maupun saat akan membeli. Lihatlah fungsi barang tersebut untuk kebutuhanmu. Ingat loh, kebutuhan dan keinginan itu berbeda yah!

Apa yang kamu inginkan belum tentu kamu butuhkan. Bedakan mana yang kamu butuhkan dan yang kamu inginkan. Kebutuhan berarti kamu tidak dapat melaksanakan sesuatu tanpanya. Sementara keinginan hanya sekadar dorongan hati untuk kepuasaan sesaat.  

Baca Juga   Mengontrol Mimpi lewat Lucid Dream

Filosofi Minimalis

hidup minimalis 2

Gambar Less Is More (sumber: psychologytoday.com)

Less is more.

Kalimat tersebut menggambarkan filosofi minimalis secara singkat . Semakin sedikit barang yang kamu miliki, semakin baik. Tujuan utama dari konsep minimalis adalah memberikan kebebasan bagi para penggunanya.

Terbebas stres karena memikirkan kehidupan sosial, pusing karena masalah keuangan atau rumah yang berantakan. Untuk itulah konsep minimalis mengajarkan kita untuk menghindari sifat berlebihan dan menghilangkan hal-hal yang tidak berguna dari hidup kita  

Tapi, menyingkirkan barang-barang pribadi hanya sebagian kecilnya aja, GenK. Belajar cara memprioritaskan adalah inti dari gaya hidup ini.

Filosofi gaya hidup minimalis dapat kamu jumpai di Jepang. Inilah negara yang terkenal dengan konsep minimalis di hampir setiap sudut kehidupannya. Mulai dari fashion style, tata rumah, hingga ke budayanya.

Seni hidup minimalis ala Jepang bisa kamu pelajari lewat buku best seller, The Life-changing Magic Tidying Up: the Japanese Art of Decluttering and Organizing oleh Marie Kondo. Ia memperkenalkan metode KonMari dalam merapikan dan mengorganisir berbagai macam benda. Kamu bisa menemukan kebahagiaan lewat beres-beres loh!

Marie berpesan untuk menyimpan sesuatu yang membuatmu bahagia, atau sparking joy. Dan membuang sesuatu yang tidak sparking joy. Popularitas buku dan kemudian acara Marie Kondo membuat konsep minimalis ikut meningkat.

Hidup Minimalis, Kenapa Tidak?

hidup minimalis 3

Aturan minimalism 90/90 (sumber: ehlynn.com)

Dengan menerapkan gaya hidup minimalis, kamu bisa mendapatkan kesempatan dan belajar banyak hal baru. Segala hal yang sebelumnya sering menjadi beban pikiranmu dapat dikurangi.

Pakaian yang menumpuk, biaya bulanan yang meroket, atau sempitnya kamar bisa teratasi loh. Salah satu aturan dalam menerapkan gaya hidup minimalis adalah aturan 90/90. Saat kamu akan memilih barang-barang yang akan kamu simpan ingatlah aturan ini.

Apakah kamu pernah menggunakan benda tersebut dalam waktu 90 hari terakhir? Jika belum pernah, apakah kamu akan menggunakannya dalam 90 hari berikutnya? Jika tidak, maka kamu bisa membuang benda tersebut, GenK. Cobalah menyimpan beberapa dalam sebuah kotak selama 30 hari.

Kalau  kamu bisa survive tanpanya, mending benda-benda tersebut kamu jual atau sumbangkan saja. Bisa dapat uang dan pahala deh.

Memilih Minimalist Lifestyle

hidup minimalis 4

Gaya hidup adalah pilihanmu (sumber: sciencenews.org))

Gaya hidup minimalis dapat dilakukan oleh siapa saja, GenK. Tapi tidak setiap orang cocok dengan gaya hidup ini. Kondisi dan latar belakang orang tentu berbeda-beda. Apa yang bisa kamu lakukan belum tentu dapat dilakukan oleh orang lain.

Salah satunya adalah pengalaman pribadi seseorang yang memiliki pendapatan kecil. Khususnya orang yang tumbuh tanpa memiliki apa-apa. Saat kamu tidak pernah memiliki apa pun, kamu akan menghargai berbagai hal yang kamu dapatkan.

Selain itu, kemampuan finansial juga berpengaruh loh. Salah satu aspek dalam hidup minimalis adalah pada kualitas barang. Dengan memiliki sebuah barang yang berkualitas, kamu tidak perlu memiliki banyak barang lainnya.

Oleh sebab itu, pilihan gaya hidup minimalis harus menjadi keputusan pribadi masing-masing. Setiap orang memiliki kebutuhan dan keinginannya masing-masing. Pahami kondisi dan keadaanmu terlebih dahulu, baru kemudian pilih garis start-mu. Kamu bisa memulai dari hal yang paling dekat denganmu.

Buat yang sering kebingungan dengan baju dan aksesoris yang menggunung, cobalah terapkan lemari minimalis. Jika kamu punya ruangan yang terasa sempit, mulailah dari mengatur perabotan.

Bagi kamu yang hidup di perkotaan, gaya hidup minimalis merupakan salah satu alternatif yang dapat dicoba. Gaya hidup minimalis bisa sangat membantumu nih. Kamu tidak perlu repot-repot memikirkan banyak hal yang tidak penting. Perhatianmu dapat lebih difokuskan ke hal-hal yang lebih berarti deh, GenK.

Baca Juga   Memahami Fobia Generasi Milenial: dari FOMO hingga Jomblo

Memulai Hidup Minimalis

Apakah kamu tertarik untuk mencoba gaya hidup minimalis? Jika iya, ada persiapan yang harus dilakukan nih . Persiapan pertama yang harus kamu lakukan adalah pola pikir. Lalu tentunya cara-cara untuk memulai hidup minimalis.

Ayo kita mulai persiapannya, GenK!

  • Mindset

hidup minimalis 5

Mindset Opposite Positivity Negativity Thinking Concept

Sebelum memulai gaya hidup minimalis, ada satu hal yang wajib kamu miliki.

Tahu gak, GenK?

Pola pikir. Ini dia kunci utama yang harus dimiliki sebelum kamu memutuskan untuk memulai hidup ini. Kuncinya berasal dari pola pikir minimalis. Bukan berarti berpikir dengan minim loh yah.

Kamu harus memahami betul nih, filosofi ‘minimalisme’. Pelajari dengan dalam, seperti kata pepatah “Tak kenal, maka tak sayang”. Dengan begitu, kamu tahu apa yang harus dilakukan, dan apa yang tidak harus kamu lakukan.

Kesadaran dari sendiri akan muncul saat kamu memiliki pemahaman yang baik akan apa yang kamu anut. Tanyakan pada dirimu, “apakah aku siap untuk hidup minimalis?”, “kenapa aku harus hidup minimalis?”.

Pastikan kamu menjawab kedua pertanyaan tersebut sebelum mencoba gaya hidup ini. Jangan sampai kamu hanya ikut-ikutan nih. Mencoba cuma karena tren semata.

  • Cara Hidup Minimalis

Ada banyak cara yang dapat kamu lakukan untuk dapat hidup minimalis. Konsep minimalis dapat kamu terapkan di berbagai bagian hidupmu, GenK. Mulai dari gaya fashion, keuangan, rumah, hingga ke makanan loh.

Yuk, kita simak!

1. Pakaian

hidup minimalis 6

Minimalist wardobe (sumber: utahvalley360.com)

Aduh bingung, mau pake baju apa nih besok?

Apakah kamu adalah salah satu tipe orang yang sering kesulitan dalam memilih pakaian?

Nah, fenomena ini sering terjadi pada banyak orang, khususnya para pecinta fashion. Koleksi baju di lemari seakan tak pernah cukup. Gaya hidup minimalis bisa membantu kamu dalam menjawab tantangan ini, GenK.

Memulai hidup minimalis bisa dari lemari pakaian yang minimalis juga. Ini dia caranya:

  1. Pisahkan pakaian yang sering kamu gunakan dan yang jarang. Gunakan aturan 90/90.
  2. Sesuaikan koleksi pakaian yang sesuai dengan gaya kamu. Carilah fashion style favoritmu, GenK. Lalu buanglah pakaian yang tidak pas dengan gaya khasmu.
  3. Jika kamu memiliki dua pakaian yang sama, pilihlah salah satu. Hindarilah memiliki dua pakaian yang mirip.
  4. Pilih pakaian yang mudah untuk di mix and match. Seperti jeans, dan pakaian berwarna hitam atau putih, GenK.
  5. Belilah pakaian baru hanya saat kamu benar-benar membutuhkannya. Misalnya saat kamu butuh kemeja putih atau celana bahan untuk acara resmi.
  6. Berinvestasilah pada kualitas pakaian. Jangan ragu untuk berbelanja pakaian yang agak mahal, tapi dapat lebih tahan lama. Meski tidak selalu benar, tapi harga memang dapat menentukan kualitas
Baca Juga   Apa Benar Night Owls Lebih Kreatif daripada Early Birds?

2. Rumah

hidup minimalis 7

Ruangan kamar minimalis (sumber: student-crib.com)

Konsep minimalis dapat diterapkan ke banyak hal, termasuk di rumah. Untuk menciptakan nuansa minimalis, kuncinya masih sama, GenK. Lihatlah sebuah barang di rumahmu berdasarkan kegunaannya.

Rumah minimalis bukan hanya pada jumlah barang yang minimal, tapi juga ada ciri khas desainnya nih. Warna-warna cerah dan terang menjadi karakteristik utama desain minimalis. Kesan bersih dan luas akan kamu dapatkan saat berkunjung ke rumah minimalis.

Untuk menerapkan konsep minimalis di rumah, mulailah dengan langkah-langkah berikut:

  1. Rubahlah ruangan satu persatu. Kamu bisa memilih sebuah ruangan untuk dirubah pertama kali. Nantinya ruangan tersebut bisa menjadi inspirasi untuk ruangan lainnya.
  2. Mulailah dengan perabotan. Gunakanlah yang paling kamu butuhkan. Hindarilah pajangan dan hiasan yang hanya memenuhi ruangan, GenK.
  3. Tatalah posisi perabotan dan barang dengan rapi dan teratur. Pastikan tidak ada barang yang berserakan yah.
  4. Simpanlah barang-barang kecil di lemari atau rak.  

  3. Finansial

hidup minimalis 8

Hidup minimalis dengan menabung (sumber: thebalance.com)

Salah satu manfaat yang akan kamu dapatkan dari menerapkan gaya hidup minimalis adalah pada finansialmu. Banyak yang bilang hidup minimalis berarti lebih hemat dong. Pengeluaran bulanan jadi lebih sedikit, dan biaya hidup juga jadi lebih murah.

Nah, jangan salah nih, konsep minimalis juga dapat diterapkan dalam hal finansial. Selain berkurangnya biaya pengeluaran, kamu juga dapat pemasukan dari hasil penjualan barang-barang lamamu.

Finansial dengan konsep minimalis adalah menerapkan prioritas kebutuhan dan rencana keuangan yang baik. Contoh penerapannya misalnya:

  1. Gunakanlah satu kartu untuk keperluanmu. Integrasikan seluruh pembayaran rutinmu dalam satu kartu. Gak perlu membuat banyak kartu hanya karena iming-iming rewards, GenK.
  2. Buatlah daftar prioritas. Alokasikanlah uang pada kebutuhanmu yang paling penting. Buatlah checklist pengeluaran rutinmu, lalu urutkan dari yang paling kamu butuhkan.
  3. Miliki hobi menabung. Kamu bisa membuat satu tabungan simpanan khusus nih. Setelah itu rajinlah menyimpan uang secara teratur. Aktifkan fitur transfer otomatis setiap minggu, atau bulannya. Jadi saat kamu gajian, tabungan akan langsung ikut bertambah deh.
Baca Juga   Mau Jadi Freelancer? Kenali Dulu Kelebihan dan Kekurangannya!

4. Kehidupan Sosial

hidup minimalis 9

Waktu berkualitas dengan teman (sumber: independent.co.uk)

Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa lepas dari yang namanya bersosialisasi. Semua orang memiliki gayanya sendiri-sendiri dalam berkomunikasi, dan menjalin hubungan dengan orang lain.

Saat kamu menerapkan konsep minimalis dalam kehidupan sosial, kamu bisa meningkatkan kualitas hidup kamu loh. Jalinlah hubungan dengan orang-orang terdekatmu. Habiskan waktu bersama dengan teman-teman yang membawa dampak positif bagimu.

Bergaulah dengan teman-teman yang dapat menerima kamu apa adanya, dan memiliki pikiran yang terbuka. Saat kamu bersama mereka, kamu bisa menjadi dirimu sendiri.

Waktu yang kamu habiskan juga akan lebih berkualitas. Baik bagi dirimu sendiri, maupun orang lain. Bicarakanlah topik-topik menarik, tanyakanlah kabar mereka, dan jadilah seorang pendengar yang baik.

Sebelum kamu bertemu seseorang, pertimbangkanlah manfaat yang akan kamu dapatkan. Apakah kamu akan lebih bersemangat dan bergairah saat bertemu dengan orang tersebut? Adakah keperluan penting yang harus kamu selesaikan?

Dengan memikirkan pertanyaan tersebut sebelum membuat sebuah janji, kamu akan dapat lebih fokus dan mendapatkan hal-hal baik dari setiap pertemuanmu, GenK.


Gimana GenK, apakah kamu tertarik mencoba gaya hidup minimalis? Jika mau tertarik, kamu bisa mulai dari hal  yang sederhana dan lakukan secara bertahap. Pelan-pelan tapi pasti yah!

 

Tentang Penulis

Wahyu Ramadhan adalah alumnus dari jurusan Bahasa Prancis, Universitas Gadjah Mada. Saat ini ia bekerja sebagai Content Writer di Kreativv ID. Hobi menulisnya berkembang sejak ia duduk di bangku SMA hingga sekarang. Dengan menulis, ia dapat belajar banyak hal baru dan berbagi ilmu yang dimilikinya dengan orang banyak. Pemuda yang menyukai warna merah ini senang membaca buku dan belajar hal baru dengan ditemani segelas susu atau jus jambu.

Tulis Komentar

Artikel Terkait
GenK LIFE

7 Jenis Pekerjaan dalam Satu Tim Produksi Animasi

GenK LIFE

5 Cara Menambah Followers Twitter ala kreativv ID

GenK LIFE

4 Profesi Kekinian di Industri Kreatif yang Bisa Kamu Coba

GenK LIFE

Serba Bisa dengan 3 Hard Skill Serbaguna di Industri Kreatif

GenK LIFE

7 Jenis Profesi Buat Kamu yang Hobi Menulis

GenK LIFE

5 Tips Facebook Marketing untuk Membangun Brand-mu

GenK LIFE

5 Tips Kreatif Main Instagram agar Kontenmu Lebih Menarik

GenK LIFE

Cara Membuat Form Online Praktis dan Gratis

GenK LIFE

Mengenal Apa Itu Copyright, Anak Kreatif Wajib Tahu

GenK LIFE

Kepribadian Pekerja Kreatif Berdasarkan Golongan Darah

GenK LIFE

10 Ciri Orang dengan Intuisi Tinggi yang Berani Mewujudkan Idenya

GenK LIFE

Mengenal Apa Itu Art Block dan Cara Mengatasinya

GenK LIFE

5 Jenis Pekerjaan Buat Kamu yang Hobi Menggambar

GenK LIFE

Yuk Belajar Cara Membuat Kalender Sendiri

GenK LIFE

5 Cara Tepat dan Mudah Belajar Mengetik Cepat

GenK LIFE

Apa Itu Meme? Budaya Komunikasi Kekinian Anak Milenial

GenK LIFE

5 Alasan Kenapa Self-Talk Bisa Bikin Hidup Lebih Tenang

GenK LIFE

Design Thinking, Skill Mencari Solusi yang Dibutuhkan di Zaman Sekarang

GenK LIFE

Memahami Fobia Generasi Milenial: dari FOMO hingga Jomblo

GenK LIFE

Baru Mulai Bisnis? Yuk Baca Cara Jualan Online Lengkap!

            Artikel Selanjutnya     
kid logo
Mau inspirasi ngalir deras,
kreativitas anti mandek?
Dapetin newsletter gratis dan undangan eksklusif ke acara-acara kreativv ID!

 
close-link