GenK LIFE

Ternyata Ada Alasan Ilmiah Mengapa Manusia Hobi Bergosip. Simak, Yuk!

kenapa manusia hobi bergosip

Dalam kehidupan sehari-hari, tanpa disadari kita sudah terbiasa dengan hobi bergosip di lingkungan sekitar kita. Baik itu di antara kamu dan temanmu, rekan kerjamu, bahkan keluargamu. Terutama, saat kamu sedang berkumpul dengan teman-teman, pasti seringnya kamu dan mereka membicarakan orang lain. Saat kita melakukan ini, ada perasaan aman yang muncul karena kamu membicarakan dia—entah siapapun itu—di luar sana. Namun, yang tidak kita sadari adalah, kita pun juga bisa menjadi bahan pembicaraan seperti demikian, bagi teman-teman saat sedang tidak bersama kita. Lalu, mengapa manusia hobi sekali bergosip? Apakah alasan orang senang bergosip dan membicarakan orang lain? Simak pembahasannya di bawah ini.

Ada Kesenangan Saat Mengobrol Tentang Kehidupan Orang Lain

Kadang, rasanya seakan tidak ada cerita yang bisa kita ceritakan. Seperti nggak ada pembicaraan yang lebih menarik daripada bicara tentang orang lain. Bahkan, kehidupan pribadi kita seperti pengalaman konyol, cita-cita dan mimpi, atau cerita tentang liburan, seakan-akan tidak menarik sama sekali. Hal tersebut karena kita dituntut untuk menjadi sempurna di tengah dunia ini. Jadi, berbicara tentang keburukan dan kelemahan orang lain seakan menjadi sebuah cara untuk relaksasi.

hobi bergosip

sumber: pexels.com

Seakan-akan kita merasa berkompetisi sepanjang waktu dengan setiap orang. Entah untuk mendapatkan prestasi, uang, jabatan atau perhatian dan rasa bangga orang tua. Apapun itu. Sementara, dengan membicarakan keburukan orang lain maka ini membuat kita merasa lebih baik. Kita merasa lebih tinggi, sempurna seperti tuntutan setiap orang terhadap kita. Padahal, manusia tidak bisa menjadi sempurna. Dari sinilah, lahir kebiasaan senang bergosip, agar kita bisa merasa sempurna dan lebih tinggi.

Terkadang Bergosip dan Nyinyir Itu Disebabkan Rasa Cemburu

Kamu sadar nggak, kalau banyak orang yang suka menjelek-jelekkan orang lain? Misalnya, contoh yang paling gampang yaitu kita menyebut orang-orang yang berprestasi tapi jarang bersosialisasi itu seorang “kutu buku” atau “sombong.” Namun, yang ironis adalah, kadang orang yang suka nyinyir tersebut justru tidak punya sesuatu yang bisa mereka banggakan. Seperti contohnya orang yang memanggil seseorang kutu buku dan sombong. Dikarenakan mereka tidak memiliki apa yang dimiliki orang tersebut, maka mereka merasa iri karena orang-orang berprestasi itu berani meraih mimpi mereka.

alasan orang bergosip

sumber: pexels.com

Bergosip karena Tidak Ada Empati Terhadap Kekurangan Orang Lain

Selain rasa cemburu, bisa juga kita bergosip dan nyinyir karena tak bisa menerima kekurangan seseorang. Setiap orang memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Ada orang yang lebih lambat dalam berpikir, orang yang sensitif, orang yang sulit bersosialisasi. Ada juga yang memiliki kulit lebih gelap, lebih gemuk, lebih pendek, terlalu kurus, seringnya mereka menjadi bahan gosip, nyinyir dan bahkan bully. Seakan-akan kita sangat sulit menerima perbedaan. Padahal, di balik itu semua keadaan mereka mungkin memang seperti demikian. Contohnya, orang yang sulit bersosialisasi, mungkin mereka memiliki krisis kepercayaan karena kondisi keluarga yang tidak harmonis. Kita nggak pernah tahu.

Baca Juga :   Apa Kamu Termasuk Orang yang Suka Bergosip? Cari Tahu di Sini!
About author

Related posts
GenK LIFE

Pingin Silaturahmi Tapi Takut Pandemi? Simak Tips Amannya Disini!

GenK LIFE

Pengen Hidup Jadi Lebih Baik? Ini 4 Buku Untuk Membangun Kebiasaan Yang Wajib Dibaca!

GenK LIFE

Generasi Millennial Ga Bisa Nabung? Ini Cara Ngatur Duit Ala Millennial!

GenK LIFE

Ide Hampers Lebaran Unik untuk Jalin Silaturahmi dengan yang Tersayang