fbpx

8 Cara Mengatasi Keraguan Terhadap Diri Sendiri

Dibaca Normal: 5 menit aja 😊
mengatasi keraguan pada diri sendiri

Kamu sadar bahwa dirimu adalah seorang pemimpi. Di tengah malam, kamu menuliskan daftar rencana yang ingin kamu lakukan sebulan ke depan. Mulai dari hal sederhana seperti bangun pagi hingga keinginan membuat bisnis kuliner yang perlu diperhitungkan masak-masak. Setelah daftar itu selesai, kamu justru tidak bahagia. Kamu terdiam dan mulai memikirkan hal-hal buruk. Suara-suara di dalam kepalamu berkata bahwa kamu tidak cukup baik dan hebat untuk memulai sebuah bisnis. Sebaiknya kamu mengatasi keraguanmu ini terlebih dahulu.

Karena jika kamu semakin gelisah dan kembali memikirkan kegagalan yang pernah terjadi di masa lalu, kemudian menyerah untuk merealisasikan rencana baru yang telah kamu tampung. Keraguanmu pada diri sendiri telah membuatmu kalah sebelum berperang.

Entah dari mana datangnya pemikiran negatif itu, kami mengerti bahwa sungguh menyebalkan saat mengetahui faktor penghambat keberhasilan terbesar ternyata justru datang dari diri sendiri. Ya, kami semua juga pernah merasakannya, GenK.

Untungnya, ada kabar baik untukmu yang ingin memperbaiki pola pikir dan meningkatkan rasa percaya diri. Berbekal kesabaran, kami yakin kamu bisa menjawab tantangan di depanmu. Kamu hanya perlu memahami dahulu faktor-faktor psikologis yang bisa menimbulkan keraguan supaya lebih terkontrol.

Alasan Munculnya Keraguan Diri

Sebelum kamu mencari tahu cara mengatasi keraguan diri, ada baiknya kamu kenali dulu alasan mengapa keraguan diri bisa muncul di dalam dirimu, GenK. Menurut para ahli dan psikolog, ada banyak hal yang bisa menyebabkan keraguan diri, tapi tiga hal yang utama adalah:

  1. Ketika masih anak-anak, kamu merekam perilaku orang tua yang sering mengungkit-ungkit sisi negatifmu. Mulai dari tingkat intelektual, penampilan, dan hal-hal lain yang ternyata tidak sesuai dengan ekspektasi orang tua. Dengan adanya rasa penolakan yang sering diterima sejak kecil, kamu tumbuh sebagai orang yang sering meragukan diri sendiri.
  2. Kamu berada di lingkungan yang berisi orang-orang yang senang membicarakan hal-hal negatif dari orang lain. Dampaknya, kamu menjadi orang yang pasif dan jarang mengambil tindakan untuk menghindari komentar-komentar negatif.
  3. Keraguan diri bisa tumbuh di dalam seseorang jika ia selalu memperhatikan dan mengingat kegagalan-kegagalan yang pernah dialaminya. Kegagalan itu tidak hanya menimbulkan keraguan, tapi juga rendahnya percaya diri, pikiran negatif tentang dunia luar, emosi yang tidak stabil, hingga rendahnya keinginan untuk proaktif.

Dari tiga hal di atas, adakah yang menyebabkan kamu menjadi sosok yang ragu pada diri sendiri, GenK?

Jika kamu sudah mengetahui hal yang memicumu berpikir negatif, selanjutnya kami akan memberi tahu cara untuk ‘menyembuhkan’ keraguan diri.

Tips Membuang Keraguan Diri

Supaya kamu tidak semakin lama terjebak dalam keraguan diri, kami sarankan kamu mengikuti langkah-langkah cara berikut:

1.Mengenali polanya

Baca Juga   6 Cara Meningkatkan Konsentrasi Saat Puasa

Sebelumnya kamu telah mengetahui alasan mengapa akhirnya keraguan diri bisa tumbuh di dalam dirimu. Namun, kamu juga perlu waspada dan mengetahui bagaimana hal tersebut bisa tiba-tiba muncul.

Ada perilaku dan tindakan tertentu yang ternyata bisa membentuk pola munculnya rasa ragu. Salah satu hal yang fatal adalah jika kamu terus menerus mengaitkan hidupmu dengan kegagalan, bahkan ketika orang melakukan kritik terhadapmu. Padahal, mengingat kegagalan yang telah lampau secara berlebihan tidak akan membawamu kemana-mana dan hanya menjauhkanmu dari kesuksesan.

2.Berhenti mencari-cari kekurangan

Kami sungguh serius,  GenK, saat menyarankanmu membuang jauh segala hal negatif. Berhenti mencari apa yang salah dengan dirimu dan apa kekuranganmu saat kamu sedang tidak percaya diri.

3. Stop melebih-lebihkan kenyataan

mengatasi keraguan 4

Think Positive (Sumber: media9.co.id)

Berpikiran positif memang bagus, tapi membuat kenyataan seolah-olah sangat indah dan positif sebaiknya jangan dilakukan. Ketika kamu bercerita tentang hidupmu, jangan tutupi kegagalan atau kesalahan yang kamu punya. Lebih baik kamu menceritakan bagaimana perjuanganmu untuk bisa bangkit. Dengan berani berbicara, kamu juga belajar menumbuhkan percaya dirimu.

4. Jangan jadikan orang lain sebagai patokan

Baca Juga   8 Langkah Personal Branding di Medsos

Ketika kamu ingin mencapai sesuatu, tanyakan pada dirimu mengapa hal tersebut harus kamu capai. Apakah hal tersebut merupakan caramu mengejar kebahagiaan ataukah sekadar mengikuti jejak idolamu?

Jika kamu ingin mengikuti jejak orang lain yang sukses, ikutilah kiat-kiatnya. Jangan menjadi persis dengannya supaya orang-orang ‘memandangmu’. Kamu pasti punya potensi lain yang tidak kalah bagus kok.

5. Belajar mencintai diri sendiri

Mengatasi Keraguan 1

Love yourself (Sumber: saintbelford.com.au)

Tanpa disadari, kadang kita memiliki ekspektasi terhadap diri sendiri yang terlalu  tinggi. Padahal hati kecilmu menyadari bahwa kamu terlalu berobsesi menjadi sempurna. Jika tidak tercapai, kamu bisa membayangkan betapa sakitnya kan?

Saran untuk mencintai diri sendiri memang terdengar klise, tapi sangat sulit diterapkan.

Kamu harus terus menerus mengingatkan dirimu bahwa tak ada hal yang perlu kamu khawatirkan, bahkan jika kamu tidak sempurna. Ketika kamu menerima dan mencintai dirimu, kamu akan lebih mengenal kelebihan dan keterbatasan dirimu. Kamu akan bangga pada dirimu sendiri.

6. Rayakan kemenanganmu

Saat kamu merayakan kemenangan dan keberhasilanmu, kamu juga melakukan upaya mencintai dirimu sendiri. Dirimu patut menerima apresiasi, sekecil dan sebesar apa pun keberhasilannya.

mengatasi keraguan 2

Illustrasi hadiah untuk diri sendiri (Sumber: visitmonaco.com)

Ketimbang kamu terus memikirkan mengapa kamu gagal, lebih baik kini mulai fokus memikirkan apa saja yang telah berhasil kamu capai. Entah itu pekerjaan sederhana seperti merapikan rumah sendiri, hingga keberhasilanmu dalam melakukan suatu projek.

Dengan fokus kepada keberhasilan, dirimu akan merasa sebagai sosok yang lebih baik. Kamu menjadi semakin termotivasi untuk terus menghasilkan hal-hal positif di dalam hidupmu.

7. Temukan support system yang sesuai

Baca Juga   Manajemen Perhatian agar Mengerjakan Tugas Lebih Efisien

Untuk menjadi orang yang semakin baik, kamu harus dikelilingi oleh orang yang baik pula. Bergaulah dengan mereka yang selalu berpikir positif dan optimis. Tidak mengapa jika kamu mulai melakukan filter dan menjauh dari orang-orang yang toxic, yaitu mereka yang senang membicarakan orang lain, selalu curiga, senang mencari-cari kesalahanmu, dan sebagainya.

mengatasi keraguan 3

Support system (Sumber: netsafe.org.nz)

Beralihlah ke orang-orang yang juga ingin mencapai kesuksesan dan ingin mengembangkan diri, sehingga kamu bisa saling mendukung satu sama lain.

8. Lakukan segera

Menghilangkan keraguan diri memang tidak mudah, GenK, tapi semakin cepat kamu mencoba untuk menghentikannya, semakin baik. Kamu harus berkomitmen ya untuk menghilangkan pikiran-pikiran negatifmu. Kesulitan dan gangguan pasti ada, tapi jika kamu serius maka buah manis akan kamu dapatkan.

Lewat delapan langkah di atas, semoga keraguan diri yang sering muncul di dirimu berangsur-angsur menghilang ya. Cobalah untuk fokus pada tujuan yang ingin kamu capai dan membuat catatan pengingat. Bercerita dengan orang terdekat tentang apa yang sedang kamu lakukan atau rasakan juga dapat membantumu mendapat dukungan yang positif.

Jika pikiran-pikiran negatifmu mulai muncul, tariklah nafas panjang dan hembuskan perlahan. Mulai pikirkan pencapaian yang telah kamu lakukan sebagai motivasi. Ingat GenK, proses mencintai diri sendiri memang melalui proses panjang dan jatuh bangun berkali-kali.


Apabila kamu masih kesulitan dalam mengatasi keraguan diri dan pikiran negatif, kamu bisa mulai konsultasi pada psikolog untuk mendapat penanganan yang lebih profesional ya. Tetap semangat dan positif!  

Tulis Komentar

Artikel Terkait
GenK LIFE

7 Jenis Pekerjaan dalam Satu Tim Produksi Animasi

GenK LIFE

5 Cara Menambah Followers Twitter ala kreativv ID

GenK LIFE

4 Profesi Kekinian di Industri Kreatif yang Bisa Kamu Coba

GenK LIFE

Serba Bisa dengan 3 Hard Skill Serbaguna di Industri Kreatif

GenK LIFE

7 Jenis Profesi Buat Kamu yang Hobi Menulis

GenK LIFE

5 Tips Facebook Marketing untuk Membangun Brand-mu

GenK LIFE

5 Tips Kreatif Main Instagram agar Kontenmu Lebih Menarik

GenK LIFE

Cara Membuat Form Online Praktis dan Gratis

GenK LIFE

Mengenal Apa Itu Copyright, Anak Kreatif Wajib Tahu

GenK LIFE

Kepribadian Pekerja Kreatif Berdasarkan Golongan Darah

GenK LIFE

10 Ciri Orang dengan Intuisi Tinggi yang Berani Mewujudkan Idenya

GenK LIFE

Mengenal Apa Itu Art Block dan Cara Mengatasinya

GenK LIFE

5 Jenis Pekerjaan Buat Kamu yang Hobi Menggambar

GenK LIFE

Yuk Belajar Cara Membuat Kalender Sendiri

GenK LIFE

5 Cara Tepat dan Mudah Belajar Mengetik Cepat

GenK LIFE

Apa Itu Meme? Budaya Komunikasi Kekinian Anak Milenial

GenK LIFE

5 Alasan Kenapa Self-Talk Bisa Bikin Hidup Lebih Tenang

GenK LIFE

Design Thinking, Skill Mencari Solusi yang Dibutuhkan di Zaman Sekarang

GenK LIFE

Memahami Fobia Generasi Milenial: dari FOMO hingga Jomblo

GenK LIFE

Baru Mulai Bisnis? Yuk Baca Cara Jualan Online Lengkap!

            Artikel Selanjutnya     
kid logo
Mau inspirasi ngalir deras,
kreativitas anti mandek?
Dapetin newsletter gratis dan undangan eksklusif ke acara-acara kreativv ID!

 
close-link