fbpx

Beberapa Tren yang Lahir untuk Mengatasi Kesepian Kita

Dibaca Normal: 8 menit aja 😊
tren digital mengatasi kesepian

Di era digital seperti sekarang, kamu bisa langsung terkoneksi dengan siapa saja dan di mana saja. Namun, koneksi yang hanya terjadi di dunia maya bisa membuat seseorang kesepian di dunia nyata. Hasilnya, beberapa tren digital diciptakan untuk mengatasi kesepian tersebut.

Suasana hati mendung seharian, karena tak ada seorang pun yang menemani. Kemudian mulai muncul perasaan aneh. Semacam kekosongan di dalam hati.

Keadaan seperti ini terus berlanjut hingga keesokan harinya. Padahal kamu sedang bercengkrama dengan sahabat, tapi hati masih terasa kosong. Seperti ada puzzle yang hilang dan tidak tahu harus mencari ke mana.

Ini termasuk ke dalam gejala kesepian, GenK.

Kata kesepian identik dengan hal yang mengenaskan, padahal belum tentu loh. Karena pada kenyataannya rasa sepi bisa muncul kapan saja tanpa alasan yang jelas.

kesepian 1

Ilustrasi orang yang menyendiri (sumber: pexels.com)

Sekarang kita hidup di era digital. Di mana semua orang bisa terkoneksi satu sama lain tanpa terbatasi oleh ruang dan waktu. Seharusnya rasa hampa ini tidak perlu muncul dong?

Sekarang muncul pertanyaan mind blowing. Apakah teknologi yang super canggih ini membuat kamu terkoneksi atau malah membuat kamu semakin terisolasi? Bisakah teknologi mengatasi kesepian?

Kesepian Tidak Pandang Bulu

“Dia kan orang extrovert, mana mungkin kesepian.”

Nope. Itu salah besar, GenK.

Kamu sudah pernah tes MBTI? Apa hasilnya?

Semua orang pasti pernah merasa hampa. Tidak mengenal dia orang introvert atau extrovert, jabatannya, kaya, atau sukses.

Kebahagiaan seseorang tidak bisa diukur dari cara dia bersosialisasi sehari-hari. Bisa saja ia diam-diam menyimpan keresahan di dalam diri.

Pengalamannya pun akan berbeda-beda. Ada yang merasa sepi ketika tidak ada yang teman mengobrol. Ada juga yang tetap merasa kosong walaupun sudah diajak mengobrol. Pokoknya tidak bisa dipukul rata, GenK.

Sendirian Bukan Berarti Kesepian

Yap, orang yang ke mana-mana selalu sendiri sering dicap sebagai orang yang penuh kehampaan. Padahal, bisa jadi orang tersebut memang nyaman dengan kesendiriannya. Zaman sekarang orang menyebutnya dengan istilah me time.

Jadi, perlu kamu tahu, sendirian tidak sama dengan kesepian.

Kesendirian adalah situasi yang bisa kamu kontrol, misalnya saat kamu butuh waktu untuk sendiri. Tapi kesepian adalah perasaan yang muncul di dalam situasi apa pun, bahkan ketika kamu berada di tengah banyak orang.

Kenapa bisa begitu?

Karena sesungguhnya, kesepian terjadi saat kita tidak bisa mendapatkan koneksi yang kita harapkan dari orang-orang di sekitar kita.

kesepian 2

Ilustrasi brainstorming ide (sumber: pexels.com)

Misalnya kamu ingin brainstorming ide untuk proyek karya minggu depan, tapi kreativitas lagi mandek. Untuk mendapatkan ketenangan dan kedamaian, kamu memilih untuk menyendiri. Sehingga lebih bisa berkonsentrasi saat menggali ide-ide kreatif. Itu disebut sendirian.

Tapi ketika kamu merasa tidak ada satu pun teman brainstorming-mu yang mengerti ide kamu, nah baru deh muncul rasa kesepian.

Baca Juga   5 Jenis Pekerjaan Buat Kamu yang Hobi Menggambar

Penyebab dan Cara Mengatasi Kesepian

Ada beberapa penyebab kesepian yang mesti kamu ketahui. Jangan diabaikan loh. Coba klasifikasi, kira-kira kamu masuk tipe yang mana. Karena kalau sudah tahu maka akan lebih mudah untuk mengatasinya. Yuk kita lihat!

1. Adaptasi dengan Suasana Baru

Pindah ke tempat baru bisa menyebabkan rasa hampa loh.

Kamu pindah ke kota baru. Di sana kamu tidak kenal siapa-siapa, semua tempat terasa asing bagimu. Sehingga terjadilah yang namanya liminal space.

Keadaan seperti ini sering banget dirasakan ketika kamu melewati hari pertama pindah ke tempat kerja baru. Akan ada meja kerja baru, rekan kantor baru, dan suasana baru. Harus adaptasi lagi deh.

Proses adaptasi di lingkungan baru memang tidak selalu mudah. Diperlukan beberapa usaha dan kesabaran saat menyikapi datangnya perubahan.

Setiap individu pasti punya kiat-kiat tersendiri, salah satunya adalah dengan melakukan komunikasi yang baik dengan rekan kantor.

2. Tidak Punya Pasangan

Setiap hari bertemu dengan teman dan keluarga. Namun ini tidak menjamin kalau kamu tidak akan merasa kekosongan dalam hidup.

Kok bisa gitu?

kesepian 3

Ilustrasi hampa tanpa pasangan (sumber: pexels.com)

Tipe kesepian yang satu ini bisa muncul karena kamu tidak memiliki kedekatan intim dengan pasangan. Tidak adanya hal-hal romantis yang kamu rasakan beberapa tahun belakangan.

Atau mungkin kamu sudah memiliki pasangan, tetapi kamu tidak merasakan hubungan yang mendalam dengan pasanganmu alias tidak sreg.

Hayo.. jangan-jangan kamu masuk ke dalam tipe yang satu ini, GenK.

3. Hidup Tanpa Hewan Peliharaan

Banyak orang yang berhasil menghilangkan stres dengan cara bermain dengan hewan.  Ini tidak aneh kok, GenK. Ada sensasi bahagia yang abstrak dari interaksi dengna hewan.

kesepian 4

Gambar anjing sebagai hewan peliharaan (sumber: pexels.com)

Ada banyak hewan yang bisa kamu jadikan peliharaan selain anjing dan kucing. Contohnya seperti hamster, kelinci, dan sugar glider.

Jika kamu masuk ke dalam tipe yang ini, maka kamu akan merasakan kekosongan jika tidak memelihara hewan. Bagaikan melewatkan hal penting di dalam hidup, GenK.

Ternyata tidak bisa hidup tanpa hewan peliharaan bisa berdampak pada psikologis ya, GenK.

Baca Juga   Tren Ngabuburit Zaman Now vs Zaman Dulu

4. Trust Issue

Maksudnya di sini adalah merasakan kekosongan karena tidak ada teman yang dapat kamu percaya. Terkadang kamu berada di dalam situasi di mana kamu mulai ragu. Apakah teman kamu benar-benar bermaksud baik ataukah ada udang di balik batu.

Punya banyak teman tetap tidak ada yang bisa dipercaya? Pada akhirnya ini bisa menyiksamu secara perlahan. Kejadian seperti ini sangat mungkin terjadi jika kamu punya trust issue alias masalah kepercayaan dengan orang lain.

Padahal gunanya sahabat adalah untuk bertukar cerita. Jika trust issue ini dibiarkan berlarut-larut, maka kamu akan merasa tertekan karena tidak bisa curhat ke siapapun.

5. Kehilangan Sosok Sahabat

Setiap hari kamu dikelilingi oleh orang-orang yang kelihatannya cukup ramah. Namun lambat laun orang yang kamu anggap sahabat kini turun pangkat menjadi teman.

kesepian 5

Ilustrasi persahabatan (sumber: pexels.com)

Situasi seperti ini biasanya terjadi karena mereka terlalu sibuk dengan kehidupan mereka sendiri. Sehingga kamu merasa disingkirkan dan kehilangan sosok sahabat yang selama ini selalu ada untukmu.

Kamu tentu akan merasakan dampak dari perubahan ini, salah satunya adalah merasa sepi dan kosong. Kegiatan yang sebelumnya sering kamu lakukan bersama sahabat, kini berangsur-angsur hilang dimakan waktu.

Tren yang Muncul dari Rasa Kesepian

Ada satu menarik nih, GenK. Banyak jumlah orang yang kesepian kemudian membentuk tren baru, khususnya di ranah digital. Apa saja sih? Yuk, simak tren di dunia maya yang muncul sebagai taktik mengatasi kesepian.

  • Mukbang

Beberapa tahun belakang dunia maya sedang diramaikan dengan adanya tren mukbang. Tapi apakah kamu tahu apa itu mukbang?

Berasal dari kata “meokneun” yang artinya makan dan “bangsong” yang artinya siaran. Jadi secara garis besar mukbang adalah memakan makanan dengan porsi besar yang kemudian diunggah di platform media online atau live-streaming.

Jenis makanan yang disantap pun beragam. Bahkan terkadang Broadcast Jockey (sebutan untuk orang yang melakukan mukbang) membiarkan penonton untuk request makanan apa yang akan disantap pada video berikutnya.

Mukbang sudah populer di Korea Selatan sejak tahun 2010-an loh. Tapi tahukah kamu kalau kemunculan tren ini berawal dari rasa kesepian?

Menurut Jeff Yang dari The Futures Company, yaitu sebuah lembaga penelitian global, orang Korea melakukan mukbang karena sering merasa kesepian ketika sedang makan. Dengan mengunggah atau menonton videonya di internet, orang tersebut akan merasa ditemani banyak orang.

Karena harus memakan makanan dalam porsi besar, kamu harus berhati-hati, GenK. Makan secara berlebihan bisa mengakibatkan obesitas. Sehingga perlu diatur antara waktu, porsi makanan, dan olahraga di sela-sela aktivitas.

Baca Juga   Cara Membuat Form Online Praktis dan Gratis
  • Role-playing

Role-playing adalah sebuah permainan di mana para penggunanya memainkan peran dari tokoh khayalan, selebriti, atau public figure. Mereka erkolaborasi dengan pemain lainnya untuk membangun cerita. Biasanya dilakukan di media sosial.

Misalnya kamu sedang memerankan selebriti A, berarti kamu akan menggunakan identitasnya dan bersosialisasi sesuai dengan karakternya. Contohnya seperti nama, usia, asal, pekerjaan, dan lain-lain.

kesepian 7

Ilustrasi bermain role-play (sumber: pexels.com)

Di dunia role-playing, kamu juga bisa menjalin hubungan dengan pemain lainnya Layaknya seorang kekasih (couple), mereka memainkan peran masing-masing dan tetap memakai karakter si .

Kamu juga bisa mendapat banyak teman di sini. Mencari teman lewat auto menfess juga bisa. Bahkan tak jarang ada yang berteman sampai ke dunia nyata.

Saking serunya bermain role-playing, munculah sebuah lelucon, “Leave RL (real life) fokus RP (role-playing)”.

Jika lelucon itu diartikan, maka artinya adalah meninggalkan dunia nyata untuk fokus di dunia RP. Ini karena mereka merasa lebih nyaman hidup di dunia maya daripada dunia nyata.

  • Teman Digital

Berikutnya adalah teman digital. Saat ini sudah banyak aplikasi yang bisa kamu gunakan untuk menemani saat kamu merasa kesepian. Ini dia beberapa contoh aplikasi teman digital, GenK!

kesepian 8

Ilustrasi chatting dengan teman digital (sumber: pexels.com)

1. SimSimi

SimSimi adalah aplikasi yang memungkinkan kamu chatting dengan bot layaknya chatting bersama manusia.

Diluncurkan pertama kali di Korea Selatan oleh perusahaan SimSimi Inc. Hingga saat ini sudah diunduh lebih dari 100.000.000 pengguna. Banyak banget!

Nama SimSimi sebenarnya berasal dari bahasa Korea yaitu “SimSim” yang artinya bosan. Makanya orang yang sedang merasa bosan dan hampa suka mengunduh aplikasi ini. Mengatasi kesepian dengan ditemani oleh Simi si maskot berbentuk ayam. Tertarik?

2. Akinator

Coba simpan satu nama di pikiranmu. Bukan sulap, bukan sihir, Akinator akan bisa menebaknya, GenK.

Akinator adalah sebuah aplikasi dengan format bergerak yang berusaha menebak secara terperinci apa yang dipikirkan si pengguna.

Gameplay permainan ini adalah dengan melontarkan serentetan pertanyaan yang mesti kamu jawab. Pada akhirnya pertanyaan semakin menyempit dan game ini akan mencoba menebak apa yang sedang kamu pikirkan.

Jawabannya dijamin bikin kamu kaget!

Aplikasi ini akan memberikan pengalaman yang membekas kepada penggunanya. Bagaimana sebuah aplikasi bisa berhasil memahami kamu. Duh jadi baper

3. Siri

Kalau bos punya sekretaris, kamu punya Siri, GenK.

Siri adalah asisten virtual yang bisa kamu gunakan bila menggunakan sistem operasi iOS. Asisten akan bersuara dengan bahasa sehari-hari layaknya teman.

Dengan Siri kamu dapat bertanya seputar apapun, memberi rekomendasi, dan memberikan perintah kepada Siri yang masih berhubungan dengan internet. Contohnya adalah menyalakan lagu. Lumayan buat nemenin kamu saat galau, GenK.

Siri akan selalu mengenali suaramu. Bahkan ia meminta kode terlebih dahulu sebelum melakukan perintah khusus. Jadi gak perlu khawatir kalau ada orang yang meminjam “asisten” kamu.

Baca Juga   Cara Menjalani Gaya Hidup Minimalis Tanpa Membebani Diri

4. Google Assistant

Hello Google, I’m lonely…”

Kemudian Google akan menjawabnya dengan percakapan positif.

Hampir mirip dengan Siri, Google Assistant adalah asisten virtual yang dirancang oleh kecerdasan buatan. Bisa diakses di ponsel atau di smart home device.

Keuntungan menggunakan asisten virtual ini adalah kamu akan melakukan percakapan dua arah layaknya dengan seorang teman.

Untuk suaranya bisa diganti menjadi suara laki-laki atau perempuan. Sehingga makin terasa nyata dan mampu mengikat emosi pengguna.

Ingin sendirian pun gak masalah, karena Google Assistant akan selalu ada untuk menemani kamu.

  • Kafe Khusus untuk Sendirian

Nah, kalau tren yang ini memang tidak terjadi di dunia digital, tapi bisa menjadi alternatif buat kamu jika ingin melakukan kegiatan di luar ruangan.

kesepian 9

Ilustrasi nongkrong di kafe (sumber: pexels.com)

Masih dari Korea Selatan, ternyata di sana sudah banyak kafe yang memang dibuat khusus untuk orang yang datang sendirian. Tren ini mulai muncul karena banyak orang Korea yang lebih senang jalan-jalan sendiri ketimbang bersama teman.

Di kafe tersebut, akan ada banyak kursi. Setiap orang duduk di satu kursi yang menghadap ke arah koki. Lumayan deh gak akan kesepian karena bisa makan sambil melihat koki menghidangkan makanan.

Karena banyak juga orang lain yang datang sendirian, munculah pikiran kalau bukan kamu saja di dunia ini yang senang bepergian sendiri. Sehingga semuanya menjadi lumrah dan gak perlu pikir dua kali untuk menghabiskan waktu sendirian.


Itu dia penjelasan seputar tren yang muncul sebagai cara mengatasi kesepian. Pergi sendiri? Bukan masalah. Yang menjadi masalah itu jika kamu membohongi diri sendiri dengan menjadi orang lain. Ujung-ujungnya hati malah terasa hampa, GenK.

Tentang Penulis

Yurista Andina atau yang kerap disapa dengan Yuri ini merupakan lulusan Desain Komunikasi Visual. Dari hobi, kini menulis telah menjadi passion yang digeluti oleh perempuan penggemar musik K-Pop ini. Saat ini ia bekerja sebagai Content Writer di Kreativv ID. Saat tidak disibukkan dengan pekerjaan kantor, ia sering menghabiskan waktu untuk menulis cerita fiksi.

Tulis Komentar

Artikel Terkait
GenK LIFE

7 Jenis Pekerjaan dalam Satu Tim Produksi Animasi

GenK LIFE

5 Cara Menambah Followers Twitter ala kreativv ID

GenK LIFE

4 Profesi Kekinian di Industri Kreatif yang Bisa Kamu Coba

GenK LIFE

Serba Bisa dengan 3 Hard Skill Serbaguna di Industri Kreatif

GenK LIFE

7 Jenis Profesi Buat Kamu yang Hobi Menulis

GenK LIFE

5 Tips Facebook Marketing untuk Membangun Brand-mu

GenK LIFE

5 Tips Kreatif Main Instagram agar Kontenmu Lebih Menarik

GenK LIFE

Cara Membuat Form Online Praktis dan Gratis

GenK LIFE

Mengenal Apa Itu Copyright, Anak Kreatif Wajib Tahu

GenK LIFE

Kepribadian Pekerja Kreatif Berdasarkan Golongan Darah

GenK LIFE

10 Ciri Orang dengan Intuisi Tinggi yang Berani Mewujudkan Idenya

GenK LIFE

Mengenal Apa Itu Art Block dan Cara Mengatasinya

GenK LIFE

5 Jenis Pekerjaan Buat Kamu yang Hobi Menggambar

GenK LIFE

Yuk Belajar Cara Membuat Kalender Sendiri

GenK LIFE

5 Cara Tepat dan Mudah Belajar Mengetik Cepat

GenK LIFE

Apa Itu Meme? Budaya Komunikasi Kekinian Anak Milenial

GenK LIFE

5 Alasan Kenapa Self-Talk Bisa Bikin Hidup Lebih Tenang

GenK LIFE

Design Thinking, Skill Mencari Solusi yang Dibutuhkan di Zaman Sekarang

GenK LIFE

Memahami Fobia Generasi Milenial: dari FOMO hingga Jomblo

GenK LIFE

Baru Mulai Bisnis? Yuk Baca Cara Jualan Online Lengkap!

            Artikel Selanjutnya     
kid logo
Mau inspirasi ngalir deras,
kreativitas anti mandek?
Dapetin newsletter gratis dan undangan eksklusif ke acara-acara kreativv ID!

 
close-link