Noken: Tas Serat Kayu Tradisional Unik Asal Papua

Dibaca Normal: 3 menit aja

Indonesia merupakan negara kepulauan yang tentu memiliki beragam kebudayaan yang berbeda di setiap daerahnya, seperti keberagaman suku, tarian, pakaian, bahasa dan lainnya. Salah satu kebudayaan yang ada dan unik adalah tas tradisional dari Papua yang bernama noken.

Keunikan tas ini adalah jika biasanya tas digunakan di bahu, noken justru digunakan di dahi dengan kantung tas yang menggantung di punggung. Bagi masyarakat Papua, noken memiliki makna filosofis dan simbol-simbol kehidupan tersendiri. Noken dianggap sebagai simbol wanita Papua, kesuburan, kekeluargaan, ekonomi, kehidupan yang baik, perdamaian, dan identitas.

Bahan Pembuatan Noken

Noken kulit anggrek. (Sumber: Trubus.id/ Diah Fauziah)

Jika biasanya kamu memiliki tas yang terbuat dari kain atau bahan lain yang dijahit dengan benang, berbeda dengan tas noken ini. Tas tradisional asal Papua ini memiliki hubungan yang erat dengan alam sekitar. Noken terbuat dari bahan dasar serat kulit kayu pohon seperti kayu pohin manduam, pohon nawa ataupun pohon anggrek hutan.

UPDATES

Slider

UPDATES

Slider

Kulit kayu yang didapatkan kemudian dikeringkan lalu diolah, lalu dipintal menjadi benang. Benang yang berasal dari serat kulit kayu inilah yang akan dirajut membentuk tas lalu diberi pewarna alami.dan juga pewarna alami dari akar tumbuhan dan juga buah-buahan hutan.

Baca Juga
5 Racikan Jamu Tradisional untuk Daya Tahan Tubuh Saat COVID-19

Dibuat Oleh Para Wanita

Ilustrasi pembuatan noken. (Sumber: Travel Kompas)

Ternyata hal unik yang ada untuk tas ini adalah noken hanya boleh dibuat oleh para perempuan atau para mama di Papua. Bukan tanpa alasan, tapi ada makna tersendiri yang melandasi pernyataan ini.

Bagi masyarakat Papua, tas noken digunakan sebagai simbol kehidupan yang baik, perdamaian, dan kesuburan. Tas noken juga merupakan simbol kedewasaan perempuan di Papua, artinya perempuan Papua yang tidak bisa membuat noken maka dianggap belum dewasa.

Tas tradisional ini digunakan sebagai syarat pernikahan yang berarti perempuan Papua baru bisa menikah jika sudah bisa membuat noken. Inilah sebabnya sejak kecil para perempuan di Papua sudah harus belajar cara membuat noken.

Artikel Terkait
GenK LIFE

Memilih Sendiri, Mungkin Kamu Termasuk Pemilik Zodiak yang Susah Jatuh Cinta

GenK LIFE

5 Kota yang Harus Lockdown di Tengah Wabah COVID-19 Dunia

GenK LIFE

Apakah Kamu Orang yang Toxic? Yuk Kenali Ciri-Cirinya!

GenK LIFE

5 Aktivitas di Rumah yang Bikin Social Distance Jadi Asik

GenK LIFE

Inilah Waktu Terbaik Saat Sahur yang Harus Kamu Tahu

GenK LIFE

4 Tips Ampuh Mengatasi Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Quizzes

Slider
      TRENDING
#CoronaVirus
Next >>