7 Jenis Pekerjaan dalam Satu Tim Produksi Animasi

Dibaca Normal: 5 menit aja 😊
pekerjaan animasi

Kamu jago menggambar karakter animasi, tapi kurang andal soal mewarnai. Gak usah khawatir, GenK. Membuat animasi itu tidak harus dilakukan sendirian loh. Berikut adalah 7 jenis pekerjaan animasi dalam satu tim produksi. Ayo simak selengkapnya di sini!

Animasi adalah sebuah gambar atau objek statis yang disusun dengan menciptakan gerak atau kesan bergerak. Semua susunannya harus sesuai dengan script yang sudah ditulis pada proses pra produksi. 

Membuat animasi tentu ada tantangannya tersendiri, karena kamu harus melewati proses panjang dari awal menggodok ide sampai akhirnya menjadi video animasi yang utuh. 

Sebenarnya sah-sah saja membuat animasi sendirian, GenK. Namun untuk mempermudah pekerjaan, ada baiknya kamu merekrut beberapa orang dengan speciality masing-masing sehingga hasilnya lebih optimal. 

Jenis-Jenis Pekerjaan Animasi

Ingin tahu apa saja sih pekerjaan animator? 

Berikut adalah 7 jenis pekerjaan animasi yang dibutuhkan dalam sebuah tim produksi. Dengan catatan, setiap orang mungkin saja mengerjakan lebih dari satu bidang keahlian. Nah, sekarang kita mulai dari jenis pekerjaan pertama yuk!

1. Script Writer

Pekerjaan Animasi 1

Ilustrasi mengetik naskah (sumber: pexels.com)

Pembuatan video animasi didasari dari naskah yang dibuat pada tahap pra produksi. Ini merupakan tahap paling awal sebelum kamu masuk ke tahap produksi. Nah, orang yang bertugas untuk menulis dan mengembangkan naskah disebut dengan script writer atau penulis naskah.

Sebagai seorang penulis, kamu mesti memahami struktur dasar cerita animasi secara keseluruhan, baik dari segi alur maupun pembagian karakternya. Buatlah cerita dengan alur yang menarik supaya penonton betah saat menonton karyamu, GenK.

Seandainya kamu suka menulis tapi masih bingung harus kerja jadi apa selain script writer animasi, kami punya beberapa rekomendasi profesi buat kamu yang hobi menulis.

2. Character Designer

Pekerjaan Animasi 2

Contoh desain karakter (sumber: characterdesignreferences.com)

Pekerjaan animasi yang kedua adalah character designer atau orang yang membuat desain karakter animasi. Desain karakter adalah proses visualisasi karakter berdasarkan naskah yang sudah dibuat oleh script writer

Keduanya harus memiliki korelasi supaya sifat karakter bisa direpresentasikan dengan sempurna lewat visual. Dari sana, kamu bisa mulai membuat bentuk tubuh, pose, ekspresi, dan gaya busana tokoh. Karena pada dasarnya, tugas animator yang satu ini mesti bisa menciptakan konsep penokohan yang matang.

Tertarik untuk menjadi character designer? Kamu bisa mempelajari soal cara membuat desain karakter di artikel kami sebelumnya. Lumayan banget buat melatih skill menggambar karakter, GenK!

Baca Juga   4 Langkah Pengambilan Keputusan yang Tepat

3. Storyboard Artist

Pekerjaan Animasi 3

Contoh storyboard (sumber: idseducation.com)

Storyboard artist adalah seseorang yang bertugas untuk menerjemahkan naskah ke dalam bentuk visual seperti ilustrasi. 

Gambar yang dibuat oleh storyboard artist haruslah sesuai dengan naskah yang dibuat oleh script writer dan gambarnya pun harus jelas, karena akan dipakai sebagai panduan ketika menggambar keseluruhan animasi nantinya. 

Berarti dapat disimpulkan bahwa storyboard artist berperan sebagai jembatan penghubung antara script writer dengan ilustrator.

Kalau kamu tertarik menjadi storyboard artist, coba deh pelajari tentang cara membuat storyboard di artikel sebelumnya. Di sana kami pernah membagikan cara membuat storyboard mulai dari aspek gambar, informasi type of shot, penjelasan setting latar dan waktu, aset properti tokoh, dan lain-lain.

4. Background Artist

Pekerjaan Animasi 4

Contoh background animasi (sumber: artstation.com)

Nah, pekerjaan animasi yang sekarang bakal kami bahas yaitu background artist. Mungkin kamu akan bertanya-tanya kenapa membuat background harus dipisah bidang keahliannya? 

Yap, sebenarnya hal ini sudah menjadi lumrah dilakukan oleh para tim animator andal lainnya, karena membuat background memerlukan kemampuan menggambar detail yang kompleks. Eits, tapi kompleks atau tidaknya tergantung dengan gaya gambarmu juga, GenK. 

Background artist yang kadang disebut juga sebagai background stylist atau background painter adalah orang yang terlibat dalam proses pembuatan animasi dengan tugas membangun suasana adegan melalui gambar latar. 

Misalnya kamu ingin membangun suasana asri, tentram, dan damai, berarti latar yang cocok adalah pegunungan dengan deburan air di tepian sungai. Hanya saja gambar latar ini mesti disesuaikan dengan setting lokasi yang sudah dibuat oleh script writer dan storyboard artist.

Baca Juga   Cara Membuat Form Online Praktis dan Gratis

5. Colorist

Pekerjaan Animasi 5

Tahapan mewarnai gambar (sumber: paintable.cc)

Kalau masalah warna-mewarnai, ini sih tugasnya colorist, GenK. Colorist adalah orang yang bertanggung jawab untuk memberi warna pada gambar, bisa warna-warni atau hanya hitam putih seperti line art

Sebagai colorist, kamu mesti mampu menggunakan warna untuk mempertegas aspek dramatik. Misalnya kamu ingin menciptakan suasana mencekam, berarti gunakanlah warna merah atau warna-warna gelap lainnya. Coba deh kamu bayangkan kalau animasi genre horor menggunakan warna cerah, kesan mencekamnya pun tidak akan sampai ke penonton.

Untuk memperdalam soal pemilihan warna, kamu bisa mempelajarinya lewat teori psikologi warna yang sudah pernah kamu tulis di artikel sebelumnya. Ini menjadi penting loh, karena pada dasarnya warna yang kamu pilih bisa langsung berdampak dengan emosi seseorang.

6. Sound Engineer

Sound Engineer

Contoh desain audio (sumber: premiumbeat.com)

Seorang sound engineer bertanggung jawab untuk mengatur sound levels dan output lainnya yang masih berhubungan dengan suara. Kenapa harus ada sound engineer? Karena aspek suara itu sangatlah penting untuk menarik minat penonton, meskipun sebenarnya ini tergantung bagaimana konsep dasar animasimu, GenK.

Coba bandingkan antara video animasi yang menggunakan suara tokoh dan background music dengan video animasi tanpa suara, efek yang dirasakan tentu akan berbeda pula. Kalau kamu lebih suka yang mana, GenK?

Oh iya, seorang sound engineer tidak hanya bertugas untuk mengedit dan menyusun suara dubbing dengan gerak mulut tokoh, tetapi juga mendesain musik untuk soundtrack dan juga sound effects.

Kami beri contoh dari yang paling sederhana. Misalnya sedang ada adegan saat tokoh utama berdiri di tengah derasnya hujan. Berarti sound effects yang bisa kamu tambahkan adalah suara hujan, petir, angin, dan lain sebagainya yang masih punya korelasi adegan. 

Untuk membuat sound effects yang memukau, kamu bisa menggunakan software edit audio yang sudah kami buat daftarnya, seperti REAPER dan Audacity. Mau melakukan mixing, mastering, dan sebagainya bisa kamu lakukan di sana, GenK.

Baca Juga   Kepribadian Pekerja Kreatif Berdasarkan Golongan Darah

7. Video Editor

Video Editor

Contoh proses video editing (sumber: techradar.com)

Pekerjaan animasi yang terakhir kami bahas datang dari proses pasca produksi. Video editor adalah orang yang bertanggung jawab untuk menyeleksi dan mengkombinasikan beberapa shot gambar sesuai scene menjadi sequence. Gambar yang sudah disusun ini kemudian diberi efek visual supaya gambar menjadi bergerak sesuai prinsip animasi.

Secara singkatnya, video editor adalah orang yang memegang kuasa soal bagaimana eksekusi akhir animasi buatanmu yang kemudian akan dinikmati oleh penonton. Ini menjadi sangat memungkinkan kalau aspek editing gambar dijadikan sebagai tolak ukur bagus atau tidaknya sebuah animasi.

Menjadi video editor itu memang punya tantangan tersendiri. Apalagi kalau kamu dituntut untuk menguasai dua aspek, yaitu visual (vfx) dan suara (sfx). Hayo… jangan sampai kewalahan, GenK. 


Itu dia 7 jenis pekerjaan animasi dalam satu tim produksi. Karena dibuatnya bersama-sama, pekerjaan pun jadi terasa mudah. Selain itu masing-masing anggota bisa lebih fokus dengan detail pekerjaannya. Yuk bikin animasi!

Polling

Tentang Penulis

Yurista Andina atau yang kerap disapa dengan Yuri ini merupakan lulusan Desain Komunikasi Visual. Dari hobi, kini menulis telah menjadi passion yang digeluti oleh perempuan penggemar musik K-Pop ini. Saat ini ia bekerja sebagai Content Writer di Kreativv ID. Saat tidak disibukkan dengan pekerjaan kantor, ia sering menghabiskan waktu untuk menulis cerita fiksi.

Tulis Komentar

Artikel Terkait
GenK LIFE

5 Alasan Kenapa Draw My Life Sangat Populer di YouTube

GenK LIFE

5 Rekomendasi Jenis Usaha Tanpa Modal lewat Online

GenK LIFE

Mengenal Apa Itu Influencer dan Cara Mudah Menjadi Influencer

GenK LIFE

4 Tips Public Speaking Efektif yang Patut Kamu Coba

GenK LIFE

3 Tips Cara Parafrase Ampuh Supaya Tulisanmu Bebas Plagiat

GenK LIFE

4 Tips Jadi Fotogenik untuk Tampil Menawan di depan Kamera

GenK LIFE

5 Cara Cepat Menghafal yang Paling Efektif, Kamu Wajib Baca

GenK LIFE

3 Gerakan Senam Otak Sederhana untuk Melatih Kreativitas

GenK LIFE

Mengenal Berbagai Macam Tipe Kecerdasan dan Gaya Belajar

GenK LIFE

5 Alasan Kenapa Orang Suka Foto di Kamar Mandi

GenK LIFE

Kenapa Milenial Hobi Travelling? Bukan Sekadar Tren Loh..

GenK LIFE

Cek Plagiat dengan Cara Ini, Biar Karyamu Gak Menyalahi Aturan

GenK LIFE

4 Alasan Kenapa Orisinalitas Itu Penting di Industri Kreatif

GenK LIFE

4 Trik Instastory Kekinian Buat Instagram Makin Kece

GenK LIFE

Gini Jadinya Kalau Kekuatan Superhero Bumilangit Dipakai Sehari-hari!

GenK LIFE

Mengenal Apa Itu Hashtag Serta Tips & Trik Cara Pakainya

GenK LIFE

5 Cara Menambah Followers Twitter ala kreativv ID

GenK LIFE

4 Profesi Kekinian di Industri Kreatif yang Bisa Kamu Coba

GenK LIFE

Serba Bisa dengan 3 Hard Skill Serbaguna di Industri Kreatif

GenK LIFE

7 Jenis Profesi Buat Kamu yang Hobi Menulis

            Artikel Selanjutnya