Kenapa Proses Kreatif Itu Penting?

Dibaca Normal: 7 menit aja
proses kreatif

Untuk menghasilkan karya yang hebat, kamu harus melalui banyak mekanisme terlebih dahulu. Salah satunya adalah tahap mencari ide dan membuat konsep perancangan yang matang lewat sebuah proses kreatif.

Proses produksi terbagi menjadi tiga tahap, yaitu pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi.

Ibarat membangun sebuah rumah, tahap pra-produksi adalah fondasinya. Mulai dari menggodok ide, sampai perancangan konsep. Semua dilakukan pada tahap tersebut.

Jadi wajar saja kalau kamu memerlukan waktu yang panjang untuk merancangnya. Teknik mencari ide seperti ini disebut dengan proses kreatif.

Mau kamu seorang desainer grafis, ilustrator, filmmaker, fashion designer, penulis buku, software engineer, dan lain-lain pasti harus melalui proses kreatif terlebih dahulu.

Apa Itu Proses Kreatif?

Proses kreatif adalah kegiatan di mana kamu mengerahkan seluruh kemampuan yang kamu miliki untuk melahirkan dan mengelola suatu ide. Proses ini bertujuan untuk mematangkan perencanaan sebelum direalisasikan.

proses kreatif 1

Ilustrasi brainstorming (sumber: unsplash.com)

Dalam sistem ini tidak ada yang namanya batasan. Tidak akan ada orang lain yang memarahimu jika ternyata salah. Tuangkan semuanya. Buatlah ide-ide gila di luar kepala tanpa perlu khawatir.

Bayangkan kamu datang ke sebuah tempat pemancingan. Sialnya hari itu kamu memerlukan waktu berjam-jam untuk memancing barang satu ikan saja.

Sama halnya dengan mencari ide. Tidak ada yang instan meski kamu kepepet sekalipun. Memang tidak mudah. Sehingga membutuhkan jangka waktu yang tidak sebentar.

Baik disadari atau tidak, semua orang pasti pernah melalui fase ini.

Kami ambil contoh dari hal yang paling sederhana. Kamu ingin mengunggah foto di Instagram, tetapi sebelumnya kamu mencari referensi presets foto di Pinterest terlebih dahulu. Ini juga sudah termasuk ke dalam teknik pencarian ide, GenK.

Semua Orang Pasti Kreatif

Saya bukan orang yang kreatif.

Kenapa ada orang yang kaya akan ide dan ada yang tidak?

Saya harap bisa menjadi salah satu orang yang kreatif, tapi saya tidak memilikinya di dalam diri saya.

Ayo mulai sekarang coba buang jauh-jauh pemikiran seperti itu.

Pada dasarnya setiap orang memiliki potensi kreatif. Perbedaannya adalah ke mana orang tersebut akan membawanya.

proses kreatif 2

Ilustrasi menggambar (sumber: pexels.com)

Misal kamu produktif banget kalau disuruh menggambar, maka kamu mengarahkannya ke dunia ilustrasi. Kamu suka berbicara di depan umum, maka kamu mengarahkannya ke dunia public speaking. Sesederhana itu.

Baca Juga
Bridge of Life: Kalimat Positif Pemberi Harapan Hidup di Atas Sungai Han

Ironisnya kebanyakan dari mereka tidak tahu kalau ada hal yang terdokumentasi saat mereka melewati mekanisme tersebut. Sehingga mereka menganggapnya sebagai kebiasaan. Mereka tahu mekanismenya meskipun mereka tidak tahu apa itu proses kreatif.

proses kreatif 3

Ilustrasi minder (sumber: pexels.com)

Selain itu munculnya pikiran negatif tentang kreativitas terjadi karena kurangnya kepercayaan diri. Kamu merasa ada banyak orang di luar sana yang imajinatif dan produktif, sedangkan kamu tidak.

Ini sama saja dengan melabeli diri. Jangan sampai label yang kamu ciptakan sendiri malah membuatmu ciut dan tidak percaya dengan kemampuan yang selama ini terpendam.

Sekarang saatnya kamu memanfaatkan potensi yang ada. Kamu adalah pilot untuk dirimu sendiri. Pilih rute yang tepat untuk sampai ke destinasi impianmu. Jangan biarkan hasil dari proses berpikir kreatif yang tanpa kamu sadari dilakukan setiap hari ini malah berubah menjadi omong kosong belaka.

Sayang banget!

Terapkan Flexible Thinking Saat Proses Kreatif

Mampu berpikir fleksibel merupakan soft skill yang wajib dimiliki oleh kawula muda. Efek baiknya adalah pikiranmu jadi mudah beradaptasi pada setiap tantangan baru di depan mata. Karena otak kamu sudah terbiasa untuk berpikir secara luas.

Dengan berpikir fleksibel, kamu mampu mengubah pola pikir dan melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang. Makanya bakal cocok banget jika diterapkan saat kamu mencari ide.

Akan ada banyak kemungkinan dari setiap ide yang tersimpan di benakmu. Salah satu cara untuk mengembangkannya adalah dengan membuat mind mapping.

Sebenarnya flexible thinking bisa dilatih, GenK. Misalnya memecahkan masalah dengan cara anti-mainstream, mengubah rutinitas sehari-hari, dan apa pun itu yang bisa membawamu keluar dari kehidupan monton agar lebih kreatif.

5 Tahap Proses Kreatif

Ternyata berpikir kreatif ada tahapannya loh. Setiap tahap bisa saja dilakukan berulang-ulang. Namanya juga sedang menggali ide. Pasti ada yang namanya trial and error.

Langsung saja yuk kita bahas setiap tahapnya!

Baca Juga
5 Ide Acara Bukber yang Seru dan Anti Boros

1. Persiapan

Tahap pertama adalah persiapan. Untuk melakukan apapun pasti butuh persiapan. Tahap ini dimulai dengan menyerap informasi sebanyak mungkin.

proses kreatif 4

Contoh persiapan (sumber: pexels.com)

Misalnya kamu ingin menggali ide soal aliran seni rupa, berarti kamu bisa datang ke pameran seni rupa.

Kemudian kamu ingin menggali ide seputar gaya make-up, berarti kamu bisa datang ke seminar kecantikan.

Selanjutnya kamu ingin menjadi ilmuwan, berarti kamu bisa membaca banyak hasil penelitian sebelumnya.

Gunakan metode ATM. Amati, Tiru, dan Modifikasi. Simpel.

Lakukan riset pasar sebelum kamu benar-benar terjun untuk merealisasikan ide yang sejak lama tersimpan di benakmu. Semakin banyak informasi, maka semakin mudah untuk berpikir kreatif.

2. Inkubasi

Informasi yang sudah kamu kumpulkan di tahap awal akan diproses lebih lanjut di tahap inkubasi.

Di titik ini, alam bawah sadarmu mulai bekerja untuk mengolah informasi menjadi ide baru. Ini merupakan step yang paling penting. Terkadang bisa memakan waktu berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan lamanya. Ini bukan sesuatu yang bisa diburu-buru.

proses kreatif 5

Ilustrasi refreshing (sumber: pexels.com)

Pada tahap ini tidak ada usaha secara instan untuk memecahkan masalah. Sehingga kamu dapat membebaskan diri dari pikiran-pikiran yang selama ini membuatmu lelah.

Istirahat sejenak bukan masalah. Refreshing itu penting kok.

Melupakan masalah berat sementara waktu bisa membantu kamu untuk menyusun ulang pikiran-pikiran yang masih berantakan dan bercabang. Fokus, GenK. Kamu akan lebih mudah untuk menemukan ide-ide baru yang lebih fresh untuk menyelesaikan suatu masalah.

3. Insight

Cling!

Bagai mendapat ilham dari Tuhan, tiba-tiba muncul gagasan yang mencengangkan. Momen cling ini bisa kamu dapatkan kapan saja dan di mana saja. Misalnya saat sedang mandi, mengendarai mobil, jalan-jalan ke tempat baru, atau sekadar ngobrol sama teman.

Ini terjadi karena alam bawah sadar kamu pada tahap-tahap sebelumnya sudah memilah-milah manakah informasi yang menarik dan punya value.

Segera catat ide apapun yang muncul saat itu. Gunanya agar kamu tidak lupa, GenK. Bisa rugi kalau kehilangan ide emas.

Ide ini kemudian akan diolah lagi di tahap selanjutnya, yaitu tahap evaluasi.

Baca Juga
4 Alasan Kamu Harus Jadi Pribadi Konsisten

4. Evaluasi

Tahap berikutnya adalah evaluasi ide. Di sini kamu memerlukan kritik untuk refleksi diri.

Apakah ide saya layak dan memungkinkan untuk direalisasikan?

Apa saja yang kurang?

Bagaimana cara mematangkannya?

Orang yang sudah andal sekalipun pasti melewati proses ini. Bukan berarti kalah sebelum bertindak. Tetapi tahap ini merupakan cara terbaik untuk menilai gagasan kamu sendiri.

proses kreatif 6

Ilustrasi evaluasi ide (sumber: pexels.com)

Kamu juga bisa meminta bantuan teman atau rekan kantor. Setiap orang punya cara pandang masing-masing. Sehingga semakin banyak masukan, maka semakin banyak pula ide-ide baru yang kamu dapatkan dari hasil evaluasi.

Hingga pada akhirnya kamu yakin untuk memilih ide mana saja yang akan kamu kamu garap nantinya.

5. Elaborasi

Tahap yang terakhir adalah elaborasi.

Jika proses menggali ide kreatif adalah wawasan dan insight adalah cling momen, maka elaborasi adalah proses untuk menggarap semuanya. Di sinilah kamu melakukan pekerjaan yang sesungguhnya, GenK. Blood, sweat, and tears.

Punya ide kreatif akan percuma jika tidak direalisasikan.

Elaborasi adalah mengerjakan secara cermat dan tekun.

Di tahap ini akan memakan banyak waktu dan tenaga. Begadang semalaman pun menjadi hal yang wajar. Terpenting kamu bisa menyelesaikannya sampai benar-benar selesai dan tidak berhenti di tengah jalan.

Banyak orang yang menyepelekan proses kreatif. Padahal tahap pertama dan kedua adalah yang paling fatal jika dilewatkan begitu saja.

Tahap persiapan adalah tempat untuk mencari hal-hal menarik bagi kamu. Namun sebagian besar orang belum fokus untuk mencari tahu apa sebenarnya hal yang dapat memotivasi mereka untuk melakukan sesuatu.

Jangan sampai muncul pikiran bahwa proses pencarian ide kreatif adalah hal yang membuang waktu alias useless.

Tahapan proses pencarian ide kreatif ini tidak selamanya saklek. Hanya saja, buat kamu yang mengalami kesulitan untuk fokus, panduan semacam ini benar-benar membantu. Pokoknya memungkinkan kamu untuk bekerja secara efektif, GenK.

Baca Juga
Gini Jadinya Kalau Kekuatan Superhero Bumilangit Dipakai Sehari-hari!

Cara Mencari Ide

Tidak sulit untuk menghasilkan ide bagus, yang sulit adalah bagaimana mengembangkan kebiasaan sehari-hari yang memungkinkan kamu untuk menghasilkan ide luar biasa.

Pada akhirnya kebiasaan inilah yang menentukan kualitas gagasan kamu.

Berikut adalah kebiasaan yang bisa kamu selipkan pada kehidupan sehari-hari supaya lebih produktif, GenK.

1. Berpikir Makro

Salah satu cara yang paling sederhana untuk menggali ide adalah dengan berpikir secara makro. Apapun informasi yang sedang kamu pelajari, pastikan untuk melihat dari segala sisi. Sehingga kamu dapat memiliki banyak opsi hanya dari satu informasi saja.

2. Gercep Saat Menangkap Ide

Ide akan datang di saat yang tidak terduga. Itulah sebabnya kamu perlu melatih diri untuk menangkap ide.

proses kreatif 8

Muncul ide (sumber: pexels.com)

Tanpa disadari, gagasan kreatif itu selalu muncul, tapi yang menjadi permasalahannya adalah momen ketika kamu menangkap ide tersebut.

Misalnya kamu ingin menggarap proyek dari topik gaya hidup minimalis. Tapi bagimu itu bukan topik yang menarik. Nah, momen penolakan ini yang bisa menghambat kamu. Karena, mana tahu minggu depan jika gagasan ini muncul lagi, kamu menganggap gaya hidup minimalis adalah topik yang bagus untuk diangkat.

Belajarlah peka ketika sebuah ide cemerlang muncul di kepala kamu. Kemudian langsung catat untuk dikembangkan nantinya.

3. Cari Ide yang Dapat Memecahkan Masalah

Ide yang paling berharga adalah ide yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah. Jika sedang mentok, coba deh lihat ke sekitar. Ada permasalahan apa yang ingin kamu atau orang lain selesaikan. Tetap fokus. Ini merupakan hal yang paling sederhana untuk mendatangkan gagasan secara cepat dan kreatif.

Baca Juga
Ciri dan Manfaat Jadi Orang Open Minded!

4. Variasikan Lokasi dan Waktu untuk Brainstorming

pproses kreatif 8

Ilustrasi datang ke kafe (sumber: pexels.com)

Rutinitas sangat membantu kamu untuk membangun kebiasaan, tapi ketika dikaitkan dengan cara untuk mencari ide, ini akan menjadi terasa kaku. Tak ada salahnya mencari tempat baru untuk brainstorming, GenK. Gak selamanya hanya saklek di depan meja kerja.

Datanglah ke kafe atau sakadar jalan-jalan ke tempat baru yang unik dan belum pernah kamu datangi sebelumnya. Pesan secangkir latte art. Buat dirimu rilex. Dijamin ide-ide baru akan segera datang dengan sendirinya.


Nah itu dia proses kreatif yang bisa kamu lakukan sebelum menggarap proyek. Jangan takut untuk menumpahkan segala hal di tahap pencarian ide. Berhentilah sejenak jika kamu merasa lelah, maka ide-ide baru akan datang lagi, GenK. Semangat terus!

Polling

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait
GenK LIFE

5 Cara Ampuh Supaya Terhindar dari Toxic Positivity

GenK LIFE

Alasan Kenapa Kamu Harus Tahu Toxic Positivity

GenK LIFE

Yuk Intip Tips dan Cara Mendapat Uang dari Podcast!

GenK LIFE

7 Rekomendasi Podcast Terbaik Penuh Faedah Buat Anak Kreatif

            Thank u, next!     
Mau inspirasi mengalir deras dan kreativitas anti mandek? Dapetin kurasi konten berkualitas dan undangan eksklusif ke acara-acara seru kreativv ID!
close-link