fbpx

Tren Ngabuburit Zaman Now vs Zaman Dulu

Dibaca Normal: 5 menit aja 😊
tren ngabuburit

Kamu pernah mendengar tentang ngabuburit, GenK? Atau sudah akrab dengan istilah tersebut? Ngerasa gak kalau sekarang trennya berubah?

Di bulan puasa seperti ini, aktivitas bepergian, bermain, atau berkegiatan sambil menunggu buka puasa disebut sebagai ngabuburit.

Sebagian besar orang melakukannya dengan berkeliling sambil mencari makanan pembuka puasa, khususnya di perumahan. Jalanan biasanya mulai ramai dipenuhi orang yang berlalu-lalang bersama anggota keluarga, mencari takjil dari penjual yang satu ke yang lainnya.

Kalau kamu pernah atau gemar melakukannya, berarti kita sama ya, GenK.

Asal Muasal Ngabuburit

Walaupun sudah sering kamu dengar dan gunakan dalam percakapan, tapi tahukah kamu tentang asal muasal istilah ngabuburit?

Istilah ini ternyata berasal dari bahasa Sunda, GenK. Yakni dari kata “burit” yang memiliki arti sore hari menjelang magrib. Dalam bahasa Sunda, ada beberapa istilah yang dipakai sebagai penanda waktu dalam kurun waktu 24 jam. Seperti “isuk-isuk” yang menunjukkan waktu pagi-pagi, kemudian “beuranguntuk menandai waktu siang hari, “burit” untuk sore hari, dan “peuting” untuk menandai malam hari.

Dari kata dasar “burit” itulah, kata ngabuburit akhirnya dimaknai sebagai aktivitas yang dilakukan di sore hari menjelang magrib dan lama kelamaan digunakan sebagai istilah yang akrab dengan bulan Ramadhan.

Dalam bahasa Sunda sendiri, sesungguhnya ada istilah lain yang sering terdengar di bulan puasa, GenK. Yaitu “munggahan”, yang berasal dari kata “munggah” yang artinya naik. Kegiatan munggahan diartikan sebagai “naik ke bulan yang suci”.

Sedangkan di dalam Kamus Bahasa Sunda yang dibuat oleh Lembaga Basa dan Sastra Sunda (LBSS), kata “ngabuburit” diartikan sebagai “ngalantung ngadagoan burit”, yang memiliki arti kurang lebih sebagai “bersantai-santai sambil menunggu sore hari”.

Di sisi lain, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menuliskan ngabuburit sebagai menunggu azan magrib menjelang berbuka puasa pada waktu bulan Ramadan. Di KBBI, kata ini dilengkapi dengan keterangan (sd) yang menunjukkan asal kata dari bahasa Sunda.

Namun, kegiatan menunggu buka puasa ternyata tidak sekadar berjalan-jalan mencari takjil, GenK. Banyak aktivitas lain yang dilakukan masyarakat di Indonesia. Selain menyenangkan, kegiatan ini juga bisa bikin lupa waktu. Tiba-tiba, adzan magrib sudah berkumandang deh, GenK.

Di Indonesia sendiri, tren ngabuburit ternyata berubah dari waktu ke waktu, khususnya di kota-kota besar.

Awal Tren Ngabuburit

Aktivitas ngabuburit zaman dulu jauh berbeda dengan saat ini. Belum maraknya teknologi saat itu, menyebabkan remaja lebih sering melakukan kegiatan di luar rumah bersama teman-teman.

Meski masih bisa ditemukan, namun beberapa kegiatan menunggu buka puasa berikut mulai tertelan zaman. Di antaranya, mungkin ada yang sering kamu lakukan sewaktu bulan puasa di masa lampau, GenK.

1. Memainkan permainan tradisional

ngabuburit 1

memainkan permainan tradisional (Sumber: Kabarsidiacom)

Coba deh kamu ingat-ingat, sebelum ada smartphone pasti kamu lebih suka mengisi waktu di luar rumah, kan? Banyak sekali permainan tradisional yang bisa kamu mainkan bersama teman-teman seperti bermain congklak, layangan, hingga egrang.

Bermain egrang misalnya, sangat digemari saat bulan ramadan karena menantang dan mengadu ketangkasan.

2. Menonton televisi

ngabuburit 5

Menonton televisi (Sumber: Arah.Com)

Saat bosan bermain di luar rumah, sebagian orang memilih untuk menonton televisi sambil menunggu waktu berbuka puasa. Banyak acara atau program yang hadir khusus di bulan puasa.

Salah satunya seperti serial Lorong Waktu. Kamu mungkin masih ingat dengan akting Om Dedy Mizwar dan Reza yang berkelana melintasi waktu bersama.

3. Menulis Agenda Ramadan

ngabuburit 2

Menulis Agenda Ramadan (Sumber: twitter.com)

Siapa nih yang dulunya rajin mengisi buku agenda Ramadan? Kegiatan ini dulunya jadi tren di kalangan anak-anak dan remaja, bahkan menganggapnya sebagai pencapaian.

Ada yang rela datang ke masjid lebih awal untuk mencatat ceramah dan meminta tanda tangan ustadz sebagai bukti bahwa telah mendengarkan ceramah hingga akhir.

4. Jalan kaki mencari takjil

ngabuburit 6

Mencari Takjil (Sumber: finance.detik.com)

Kalau sekarang berkeliling mencari takjil lebih sering menggunakan sepeda motor atau mobil, dulu orang-orang lebih suka naik sepeda atau berjalan kaki. Kondisinya lebih terasa menyenangkan, tidak macet dan tidak ada asap, GenK.

Ngabuburit Saat Ini

Teknologi ternyata telah berpengaruh pada aktivitas yang kita jalani, termasuk saat Ramadan. Kebiasaan-kebiasaan yang dulu sering dilakukan, lambat laun berganti seiring perkembangan zaman. Meski begitu, tren saat ini tidak sepenuhnya buruk kok, GenK.

1. Mengunjungi galeri dan museum

ngabuburit 7

Mengunjungi galeri dan museum (Sumber: jejakpiknik.com)

Kegiatan yang satu ini menjadi salah satu kegiatan yang sedang nge-tren. Banyak yang gemar datang ke galeri atau museum untuk melihat pameran karya seni atau koleksi yang ditampilkan.

Alasan lain yang tidak kalah penting adalah untuk berfoto. Tidak sedikit yang berpose di depan karya seni yang ditampilkan karena tampak instagramable. Alhasil, pengetahuan tentang seni dan stok foto didapatkan dari kegiatan ini.

Namun, perlu diingat untuk menjaga karya seni yang ada di dalamnya dengan tidak menyentuh dan tidak menggunakan lampu flash saat berfoto ya, GenK.

2.Streaming film atau serial

ngabuburit 4

Streaming film atau serial (Sumber; tipspintar.com)

Bagi yang lebih suka melakukan ngabuburit sendirian, streaming film atau serial menjadi solusi jitu untuk menunggu waktu berbuka puasa. Apalagi banyaknya platform yang menyediakan layanan menonton gratis dan berbayar. Menonton film menjadi lebih mudah tanpa repot pergi ke bioskop.

3. Bermain mobile game

ngabuburit 8

bermain mobile game (Sumber: bripoin.com)

Ini dia, Genk, kegiatan mengisi waktu luang yang sekarang paling sering dilakukan oleh anak muda hingga orang tua. Apalagi kalau bukan bermain mobile game.

Level, cara bermain, hingga karakter yang menarik, membuat pemainnya betah berlama-lama menghabiskan waktu. Terlebih, kamu bisa bermain bersama teman-teman untuk melawan musuh atau yang saat ini dikenal dengan istilah mabar, alias main bareng.

Apa game mobile favoritmu saat ini, GenK? PUBG, Mobile Legend? Siapa hero Mobile Legend favoritmu?

4. Menonton video di YouTube

ngabuburit 9

Menonton video (Sumber: majalahayah.com)

Ketimbang bete atau bosan, sebagian orang lebih senang mengulik berbagai video yang ada di media sosial atau kanal video seperti YouTube. Entah itu video yang berisi parodi, kejadian aneh, unboxing, hingga ulasan produk tertentu.

5. Bermain media sosial

ngabuburit 3

Bermain media sosial (Sumber: brilio.net)

Menjelang buka puasa intensitas waktu yang habis di depan media sosial bisa jadi semakin meningkat. Tapi jangan kebanyakan ya, GenK. Karena kamu bisa melakukan aktivitas lain yang lebih produktif untuk mengisi bulan Ramadan. Selain itu, paparan cahaya blue light dari gadget juga bisa merusak mata loh.


Itulah beberapa perubahan ngabuburit dari waktu ke waktu yang dilakukan selama bulan Ramadan, GenK. Apa pun yang dilakukan, tentunya harus selalu memperhatikan aturan yang berlangsung saat puasa ya. Jangan sampai justru mengganggu jalannya ibadah. Tetap lakukan hal yang positif ya, GenK. Selamat berpuasa!  

Tentang Penulis

Halo GenKreativv disini.

Tulis Komentar

Artikel Terkait
GenK LIFE

10 Ciri Orang dengan Intuisi Tinggi yang Berani Mewujudkan Idenya

GenK LIFE

Mengenal Apa Itu Art Block dan Cara Mengatasinya

GenK LIFE

5 Jenis Pekerjaan Buat Kamu yang Hobi Menggambar

GenK LIFE

Yuk Belajar Cara Membuat Kalender Sendiri

GenK LIFE

5 Cara Tepat dan Mudah Belajar Mengetik Cepat

GenK LIFE

Apa Itu Meme? Budaya Komunikasi Kekinian Anak Milenial

GenK LIFE

5 Alasan Kenapa Self-Talk Bisa Bikin Hidup Lebih Tenang

GenK LIFE

Design Thinking, Skill Mencari Solusi yang Dibutuhkan di Zaman Sekarang

GenK LIFE

Memahami Fobia Generasi Milenial: dari FOMO hingga Jomblo

GenK LIFE

Baru Mulai Bisnis? Yuk Baca Cara Jualan Online Lengkap!

GenK LIFE

Mengenal Eustress, Stres yang Baik Untukmu

GenK LIFE

Kenapa Proses Kreatif Itu Penting?

GenK LIFE

Kerja Terampil di Industri Kreatif dengan 4 Soft Skill Ini

GenK LIFE

Cara Menjalani Gaya Hidup Minimalis Tanpa Membebani Diri

GenK LIFE

Beberapa Tren yang Lahir untuk Mengatasi Kesepian Kita

GenK LIFE

4 Profesi Kekinian yang Cocok untuk Lulusan Desain Komunikasi Visual

GenK LIFE

Yang Perlu Kamu Tahu dari Tes Kepribadian MBTI

GenK LIFE

Mengontrol Mimpi lewat Lucid Dream

GenK LIFE

5 Ide Acara Bukber yang Seru dan Anti Boros

GenK LIFE

Tips Memilih Buku Referensi Skripsi

            Artikel Selanjutnya