fbpx

5 Tips Mobile Photography yang Harus Diperhatikan a la Dony Setiawan

Dibaca Normal: 4 menit aja 😊
mobile photography dony setiawan

Siapa saja bisa belajar fotografi, apalagi lagi dengan kecanggihan smartphone di zaman sekarang yang kameranya rata-rata sudah mendukung untuk membuat hasil jepretan kita jadi lebih bagus. Tapi menurut saya, hasil jepretan bagus saja belum tentu menarik. Masih ada beberapa trik untuk membuat sebuah foto lebih mengundang mata.

Oleh karena itu, untuk mendukung kampanye kreativv ID yang bertema #CekreKreativv, saya mau bagi-bagi tips dan trik langkah-langkah awal yang harus diperhatikan saat kalian mau memulai fotografi melalui smartphone. Berikut 5 tips dan trik mobile photography yang harus diperhatikan versi saya.

1. Pencahayaan

mobile photograhy

Saat memotret melalui smartphone, kita harus bisa mengatur cahaya yang pas supaya hasil yang kita dapat gak over exposure. Ketika foto sudah over pencahayaannya, kita akan kehilangan detail dari objek yang kita ambil.

Untuk menghindarinya, kita harus bisa mengatur gelap terang pencahayaan saat mau menangkap gambar. Dalam fitur kamera smartphone, kita bisa mengatur itu dengan cara men-tap bagian yang paling terangnya, terus kita atur intensitas cahaya dengan cara menaikturunkan atau memutar ke kanan-kiri adjustment tool yang ada di layar. Kalau sudah, pencet shutter-nya buru-buru karena kalau terlalu lama, cahaya akan kembali terlalu terang.

Sebenarnya smartphone jaman sekarang sudah banyak yang mempunyai fitur Pro. Tapi saya kurang puas dengan fitur itu. Jadi lebih baik kita tetap pakai mode auto, namun wajib memperhatikan pencahayaannya.

Baca Juga   Citra Marina, Kartini yang Berkarya di Kereta

PENTING: Jangan pernah men-tap fokus pada bagian gelap saat mengambil foto hanya karena ingin membuat bagian yang gelap menjadi terang. Hal itu justru akan membuat foto jadi over exposure dan akhirnya kita kehilangan detail dari foto tersebut.

Saya pribadi lebih sering mengambil foto under exposure, dan mengakalinya pada saat editing. Tujuannya supaya saya gak kehilangan detail dan warna dari foto tersebut. Tapi jangan terlalu gelap-gelap banget lah ya. Hahaha..

2. Komposisi

Komposisi adalah hal terpenting dalam fotografi, baik itu fotografi dengan kamera profesional ataupun smartphone. Dengan komposisi foto yang pas dan menarik, mulai dari angle, posisi dan pengambilan, foto yang biasa aja bisa terlihat lebih menarik dan wah.

Contohnya foto di bawah ini:

mobile photography

Kalau kita mengambil foto ini dengan datar sambil berdiri dan memposisikan handphone seperti biasanya, di depan dada atau sejajar dengan bibir, pasti akan kelihatan biasa aja. Tapi ketika kalian bisa melihat ke sekitar dan mengeksplor posisi pengambilannya dan memanfaatkan sesuatu di sekitar seperti becekan pada foto ini, pasti akan jadi terlihat lebih menarik dan menggoda mata.

Jadi, fotografi itu seperti mengasah penglihatan kita juga. Dan dengan hasil jepretan kita, kita harus bisa membuat orang-orang yang melihat hasil jepretan kita melihat apa yang gak mereka lihat walaupun orang itu sedang berada di tempat yang sama. Gue selalu berusaha untuk melakukan itu ketika sedang memotret apapun. Walaupun kadang ya emang susah.

Baca Juga   Solusi untuk Pemerintah dalam Merumuskan Aturan IMEI

3. Framing

Framing dapat membuat foto jadi lebih padat dan mewah. Tapi, kamu harus tetap memperhatikan perspectifnya. Jangan asal framing tapi sisi kanan dan kirinya gak rata. Ini malah bikin komposisi foto jadi berantakan. Dalam kondisi seperti ini, mengaktifkan grid rule of third sangatlah berguna, supaya kita bisa menghindari kemiringan dan ketidaksimetrisan sebuah foto.

4. Rule of Third

Di dalam setiap foto, kita harus memperhatikan garis lurus dan posisi objek. Kita pasti pernah atau akan bertemu dengan kondisi yang gak memungkinkan untuk memajang objek di tengah. Saat dihadapkan dengan situasi seperti itu, kita akan memposisikan objek di posisi kanan atau kiri. Agar hasilnya maksimal, jangan posisikan objek terlalu kiri atau terlalu kanan.

Kalian bisa gunakan grid pada settingan kamera smartphone dan posisikanlah objek pada tiap garis yang ada di kanan ataupun kiri.

Kalau kalian mau memposisikan objek di tengah, grid rule of third itu juga bakal sangat membantu buat memberi jarak antara kanan dan kiri. Hasilnya, foto yang kamu ambil akan tampak lebih seimbang kanan-kirinya. Walaupun mungkin gak sempurna-sempurna banget, minimal foto kita kelihatan rapi.

5. Editing

Mungkin bagi sebagian orang, editing itu gak penting, apalagi kalo emang dari awal hasil jepretannya bagus. Tapi bagi sebagian orang (termasuk saya), editing itu penting. Mulai dari mengoreksi pencahayaan, warna, detail, dan lain-lainnya.

Baca Juga   Jenis-Jenis Sepatu Sneakers yang Wajib Sneakerhead Punya

Saat kalian mengedit, ingat dulu satu prinsip: semuanya soal selera.

Terserah mau kalian apakan foto itu. Jadi berekspresilah sesuai kemauan. Asal harus tetap diperhatikan; warna jangan over. Menurut saya, bagian terpenting dalam editing cuma itu, memperhatikan warna supaya gak terlalu mencolok tapi menggoda. Kalau kalian mengedit foto menggunakan Lightroom, kalian bisa aktifin Histogram, supaya bisa ketahuan warna mana yang mencolok atau over.

Ada satu hal yang harus kalian perhatikan ketika mengedit foto: tone. Menurut saya, tone adalah sebagian dari nyawa foto. Tone juga bisa memperkuat cerita pada sebuah foto. Jadi ketika kalian ingin membuat hasil foto kalian lebih hidup, pilihlah tone yang sesuai dengan cerita yang ingin kalian bangun lewat foto tersebut.

Kurang lebih itu 5 tips yang bisa saya beberkan di artikel ini. Semoga membantu kalian yang baru mau memulai menekuni fotografi dengan gear terbatas. Jangan atah semangat, GenK, asal kalian menguasai teknik pengambilan gambar dan editing, memotret dengan kamera handphone pun hasilnya bisa maksimal.

Semua foto di artikel ini diambil dengan menggunakan handphone Samsung Galaxy A7 2018. Artikel ditulis sebagai bagian dari kampanye #CekreKreativv

Tentang Penulis

fotografer

Tulis Komentar

Artikel Terkait
GenK STORY

Citra Marina, Kartini yang Berkarya di Kereta

GenK STORY

Raditya Dika, Founder Stand Up Indo dan Penulis Komedi Terbaik Indonesia

GenK STORY

Marishka Soekarna, Role Modelku Seorang Mama

GenK STORY

DIY Hiasan Interior Berbudget Murah untuk Rumah Scandinavian

GenK STORY

Jenis-Jenis Sepatu Sneakers yang Wajib Sneakerhead Punya

GenK STORY

Tetap Produktif dan Kreatif dengan Mengubah Galau Jadi Karya

GenK STORY

Solusi untuk Pemerintah dalam Merumuskan Aturan IMEI

GenK STORY

7 Game Android Terbaik dengan Grafis Ciamik

            Artikel Selanjutnya     
kid logo
Mau inspirasi ngalir deras,
kreativitas anti mandek?
Dapetin newsletter gratis dan undangan eksklusif ke acara-acara kreativv ID!

 
close-link
kid logo
EARLY BIRD
Daftar dengan mengisi form di bawah ini

 
close-link