Buku

Hari Buku Nasional, Selebrasi Literasi Indonesia Sejak Tahun 2002

Buku sebagai jendela dunia merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan betapa istimewanya sebuah buku yang tak sekadar menjadi sumber informasi semat. Ungkapan itu benar adanya, karena jika menilik masa lalu, Mohammad Hatta bahkan rela dipenjara asalkan bersama buku. Hal itu menunjukkan bahwa buku merupakan kebutuhan yang sangat penting. Berbagai ilmu hanya akan didapatkan melalui buku. Dengan buku pula segala batas-batas pengetahuan akan runtuh. Makanya disebutlah buku sebagai jendela dunia.

Nah, tahukah kamu jika setiap tahunnya, kita merayakan dua kali hari buku yang berbeda, yaitu pada tanggal 23 April dan 17 Mei. Untuk tanggal yang pertama mungkin sudah pada familiar dong, yaitu Hari Buku Sedunia, sementara pada 17 Mei kita merayakan versi lokalnya nih, yaitu Hari Buku Nasional. Pencetusan hari istimewa ini merupakan simbol selebrasi literasi Indonesia yang telah mulai digaungkan sejak tahun 2002 silam loh. Lantas, ada hal menarik apa saja sih di balik Hari Buku Nasional ini? Yuk simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Penetapan Hari Buku Nasional

Sumber: kumparan.com

Penetapan Sejarah Hari Buku Nasional pada tahun 2002 Perpustakaan nasional memang sudah berusia cukup lama, sejak peresmiannya pada tanggal 17 Mei 1980 silam. Jika waktu antara peresmian Perpustakaan Nasional ditarik hingga tahun 2002, maka usia perpustakaan pada masa itu adalah dua puluh dua (22) tahun. Jika diibaratkan pada usia pekerja, maka perpustakaan sedang berada pada masa-masa emas produktifnya nih.

Baca Juga :   Selain Slender Man, Ini Dia 5 Cerita Seram dari Creepypasta

 Eits, tapi ada yang berbeda dengan momen ulang tahun perpustakaan nasional yang ke-22 pada tahun 2002. Perayaan tersebut bukan hanya sebatas pertambahan usia Perpustakaan Nasional, melainkan tercatat sebagai awal terbentuknya Hari Buku Nasional di Indonesia. 17 Mei 2002 adalah tanggal yang ditetapkan sebagai Hari Buku Nasional. Hari tersebut ditetapkan oleh Menteri Pendidikan Indonesia dari Kabinet Gotong Royong Bersama, Abdul Malik Fadjar.

Sejak hari itu, Indonesia resmi memiliki hari buku nasional yang jatuh setiap tanggal 17 Mei. Mei tahun 2020 ini, hari buku nasional akan menjadi perayaan yang ke-20, sementara perpustakaan nasional sudah mencapai usia ke-42. Penetapan tanggalnya bersamaan dengan peresmian Perpustakaan Nasional juga memiliki filosofi sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa buku memiliki kaitan yang sangat erat dengan perpustakaan. 

Baca Juga :   Lebih dari 20 Tahun Berlayar, Benarkah Manga One Piece Segera Tamat?
About author

Related posts
Buku

Tertarik Menulis Buku Biografi? Simak Tipsnya Disini!

Buku

Rekomendasi Webtoon Terbaik yang Wajib Dibaca di Tahun 2021!

Buku

Pengen Nulis Novel? Ini Dia Tips Untuk Menulis Novel

Buku

Sejarah Hari Dongeng Sedunia dan Pentingnya Cerita untuk Edukasi