Buku

Hari Buku Nasional, Selebrasi Literasi Indonesia Sejak Tahun 2002

Hari Selebrasi Literasi Nusantara

Sumber: kumparan.com

BPS mencatat angka penduduk Indonesia di atas usia 15 tahun yang melek huruf pada 2010 mencapai 96,07 persen. Angka sebesar ini menjadikan penduduk Tanah Air berpotensi menjadi pembaca buku. Namun, kenyataan justru sebaliknya. UNESCO pada 2012 mengkalkulasi bahwa angka minat baca Indonesia hanya 0,001 persen. Jika diumpamakan, dari 1000 orang hanya 1 orang saja yang rajin membaca. Dengan proyeksi total penduduk Indonesia di tahun 2018 berdasarkan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) BPS mencapai 265 juta jiwa, maka ada 265 ribu orang yang punya minat baca tinggi. 

Sebagai perbandingan dengan beberapa negara lainnya di kawasan Asia Tenggara, minat baca di Malaysia mencapai 88,7 persen dan Thailand 92,6 persen. Artinya pada masa itu masyarakat Indonesia masih banyak yang tidak tahu membaca. Adapun tingkat produksi buku Indonesia pada tahun 2002 hanya mencapai mencapai rata-rata 18.000 judul buku setiap tahunnya. Sangat jauh berbeda dengan tingkat produksi buku di Tiongkok yang mencapai 140.000 judul buku setiap tahun. Berangkat dari fakta tersebut muncullah ide Abdul Malik Fadjar untuk menetapkan hari buku nasional sebagaimana adanya World Book Day.

About author

Related posts
Buku

8 Genre Buku Fiksi yang Harus Diketahui Penulis Novel Fiksi, Jangan Sampai Salah Pilih, Ya!

Buku

Love In Heart

Buku

Cara Bersikap Asertif Ala Judy Murphy (Part 2)

Buku

Cara Bersikap Asertif Ala Judy Murphy (Part 1)