Creativepreneur and Career

Hindari Kesalahan dalam Telemarketing untuk Menjaga Kepuasan Konsumen

Meskipun kita berada di dalam era digital, nggak sedikit perusahaan yang masih melakukan pemasaran dengan media telepon. Hal ini karena telepon menggunakan sistem komunikasi 2 arah, nggak seperti media sosial atau internet. Makanya, berkomunikasi langsung dengan konsumen melalui telepon, dianggap lebih efektif. Namun, kadang ada kesalahan dalam telemarketing yang dilakukan marketer. Maunya berhasil menawarkan produk, tapi justru gagal. Maka dari itu, kenali kesalahan telemarketing berikut ini:

Waktu yang Nggak Tepat

Telemarketing

Sumber Gambar : cloudfront.net

Kamu pasti punya target telemarketing sendiri. Akan tetapi, bijaklah dalam menentukan waktu menelpon calon konsumen. Jika kamu menelepon di waktu yang salah, justru mereka nggak akan mengangkat teleponnya. Setiap calon konsumen punya kesibukan sendiri. Kamu nggak bisa menelepon semuanya di satu waktu aja. Misalnya, saat pagi hari. Ada yang memang senggang saat pagi. Namun, ada yang senggang ketika siang. Pahami waktu yang tepat buat menelepon calon konsumen kamu.

Database Nggak Diperbarui

telemarketing

Sumber Gambar : cloudfront.net

Ada kalanya perusahaan lalai dalam meng-update data calon konsumen. Nah, ini merupakan kesalahan lainnya dalam telemarketing. Kalau datanya nggak update, maka telemarketer bisa melakukan kesalahan terkait dengan database calon konsumen. Efeknya bisa fatal bagi perusahaan. Soalnya, telemarketing itu membawa nama baik perusahaan. Jadi, kesalahan ini bisa menjelekkan citra perusahaan. Juga dapat merugikan biaya telepon, lho.

Komunikasi Hanya Satu Arah

Sumber Gambar : cloudfront.net

Kesalahan dalam telemarketing selanjutnya, adalah komunikasi satu arah. Biasanya, ini menyebabkan calon konsumen merasa terganggu. Kamu juga pernah mengalaminya, kan? Saat ada telemarketer meneleponmu. Terus, dia nggak memberi kesempatan kamu untuk bicara atau menanggapi. Dia terus saja menawarkan barang atau jasa tanpa titik koma.

Baca Juga :   4 Profesi Kekinian di Industri Kreatif yang Bisa Kamu Coba

Nah, di sinilah kelirunya telemarketing. Semestinya, telemarketer melakukan komunikasi dua arah. Jadi, calon konsumen senang dan merasa dihargai.

Nggak Menjaga Privasi

Telemarketing

Sumber Gambar : unsplash.com

Kadang, ada telemarketer yang memaksa calon konsumen lewat telepon. Contohnya, mereka meminta nomor lain untuk dihubungi, kalau nomor yang biasa nggak bisa ditelepon. Nah, hal seperti ini bisa bikin calon konsumen merasa nggak nyaman. Kemudian, ada contoh lainnya, yaitu ketika telemarketer terus menawarkan barang atau jasa ke calon konsumen. Padahal, calon konsumen tersebut jelas-jelas udah bilang, kalau mereka nggak tertarik. Kan, ini serasa melanggar hak privasi, ya. Makanya, konsumen jadi malas untuk menerima telepon telemarketing.

Target Audiens Nggak Tepat

Sumber Gambar : unsplash.com

Salah satu fungsi telemarketing yaitu untuk berkomunikasi secara efektif. Sebab, komunikasinya dilakukan dengan sistem dua arah. Akan tetapi, kalau target audiens nggak tepat, maka percuma saja dilakukan telemarketing. Cari tahu data lengkap tentang calon konsumen kamu. Kemudian, lakukan dua langkah penting. Pertama, jelaskan kebutuhan konsumen. Kedua, beri motivasi konsumen untuk beli produk kamu. Nah, semua ini bisa sukses hanya kalau target pasarnya juga tepat. Jadi, sederhananya, kamu menjual produk yang tepat ke konsumen yang tepat juga.

Nah, sekarang kamu sudah mengerti kesalahan yang biasa dilakukan dalam telemarketing. Dengan menghindarinya, maka kamu bisa mempromosikan produk kamu dengan lebih efektif. Apalagi, jika target audiens kamu tepat. Kamu punya peluang lebih besar dalam menjual produk.

Cukup ingat saja tentang kesalahan dalam telemarketing. Kemudian, sebisa mungkin usahakan untuk nggak melakukannya. Kemudian, satu lagi. Kamu bisa menggabungkan strategi telemarketing dan media sosial. Jadilah kombinasi marketing konvensional dan modern.

Memasarkan melalui media sosial bisa menjangkau lebih banyak orang. Sedangkan, dengan strategi telemarketing yang tepat, kamu bisa meningkatkan penjualan.

About author

Related posts
Creativepreneur and Career

Tertarik Investasi Obligasi? Coba Kenali Ciri-cirinya Dulu, Yuk!

Creativepreneur and Career

Total Hadiah Capai 55 Juta, Yuk Ikut Lomba Bisnis Dari Universitas Prasetiya Mulya, EURECA 2021!

Creativepreneur and Career

Pengertian dan Tipe Content Marketing yang Wajib Diketahui Para Marketer

Creativepreneur and Career

Mengenal Marketing Mix dan Bagaimana Penerapannya dalam Strategi Pemasaran