Creativepreneur and Career

Ide Bisnis Pertanian Rumahan yang Wajib Kamu Coba

Apa yang akan langsung tergambar di kepalamu ketika membaca atau mendengar kata pertanian? Tentunya yang kali pertama terbersit adalah sebuah ladang sawah yang digunakan sebagai tempat bercocok tanam dan berlokasi di daerah pedesaan. 

Ya, wajar sih karena memang penggambaran semacam itu benar adanya. Tapi bukan berarti kamu tidak dapat bercocok tanam di tempat tinggalmu sekarang yang ada di daerah perkotaan. Bahkan tidak hanya sekadar bercocok tanam saja, kamu bisa mulai mengembangkannya sebagai sebuah bisnis pertanian rumahan yang dapat menghasilkan cuan atau keuntungan lho.

Bagi kamu yang ingin mencoba peluang usaha seperti ini, beberapa informasi berikut mungkin dapat menjadi sebuah masukan bagus untukmu dalam menciptakan bisnis pertanian rumahan.

Lahan Pertanian di Sekitar Rumah

Sumber Gambar : urbangardengal.com

Bila kamu punya lahan lebih di sekitar rumah, di belakang, samping atau depan, maka dapat kamu manfaatkan sebagai lahan pertanian mini. Untuk tanamannya, kamu dapat menanam jenis umbi-umbian, mulai kentang, lobak, ubi, uwi, talas sampai dengan ketela pohon. 

Kamu juga bisa menanam sayuran seperti wortel, sawi, pok choy, brokoli, kol, kubis, bawang atau juga tanaman lain seperti cabai, bayam dan lain sebagainya. Hasil dari tanaman yang kamu tumbuhkan tersebut dapat kamu gunakan sendiri atau kamu jual nantinya ketika sudah panen.

Lahan Pertanian Vertikal

bisnis pertanian rumahan

Sumber Gambar : farmtrybe.com

Model lahan pertanian secara vertikal atau vertical farm ini adalah model bercocok tanam bagi kamu yang hanya memiliki lahan sempit di perkotaan. Untuk membuatnya, kamu dapat menggunakan dinding vertikal di sebuah ruangan yang kamu rasa tidak begitu banyak difungsikan di rumahmu. 

Kamu dapat membuat sebuah lahan pertanian mini dari pot-pot atau media tanam yang kemudian kamu tempel di dinding secara berjajar dan vertikal. Contoh tanaman yang dapat kamu tumbuhkan di media vertikal ini antara lain selada, paprika, terung-terungan, bayam, tomat, ketimun, strawberry jamur atau juga kecambah.

Hidroponik

bisnis pertanian rumahan

Sumber Gambar : shopify.com

Hidroponik merupakan metode tanam-menanam yang memanfaatkan air sebagai pengganti media tanah sebagai media utamanya. Dengan menggunakan air maka pemenuhan nutrisi hara untuk tanaman yang ditumbuhkan dapat terpenuhi secara 100%. Bahkan dengan menggunakan media tanam air ini, kebutuhan cairan untuk tanaman lebih sedikit dibandingkan dengan saat memakai media tanah. 

Jenis tanaman yang dapat kamu tanam dengan metode hidroponik antara lain peppermint, oregano, kemangi, bayam, tomat, tomat ceri, cabai, timun, selada, pok choy, paprika, kangkung, seledri, melon, semangka, anggur, strawberry, kale dan mint.

Aeroponik

bisnis pertanian rumahan

Sumber Gambar : auratrees.com

Aeroponik merupakan metode bercocok tanam yang mengadopsi metode hidroponik. Hanya saja tidak seperti hidroponik yang menggunakan media tanam air, aeroponik menggunakan media tanam khusus, seperti sabut kelapa atau juga pot kecil, lalu ditanam dengan cara menggantung. Oleh karenanya dinamakan aeroponik.

Benih yang ditanam akan tumbuh di media tanam tersebut dan akarnya akan dibiarkan menjuntai dengan maksud agar sering terkena cahaya dan angin. Dengan model penanaman ini, maka tanaman akan lebih cepat tumbuh dibandingkan menggunakan metode bercocok tanam lainnya. Contoh tanaman yang cocok untuk ditumbuhkan menggunakan metode aeroponik antara lain sayur-sayuran, strowberry, tomat dan mentimun.

Polybag

bisnis pertanian rumahan

Sumber Gambar : blogspot.com

Sebenarnya sih, arti dari polybag sendiri adalah wadah untuk menahan media tanam agar tidak tumpah atau berserakan ke mana-mana. Akan tapi kemudian digunakan sebagai istilah metode tanam untuk lahan yang sempit dan tidak menggunakan pot karena lebih praktis. Dikatakan praktis karena kamu dapat memaksimalkan lahan sempit sekalipun untuk digunakan sebagai tempat bercocok tanam dalam jumlah banyak.

Untuk jenis tanaman yang dapat ditumbuhkan dengan menggunakan polybag ini sangat beragam. Karena pada dasarnya media tanam yang digunakan adalah tanah atau juga kompos. Jadi kamu bebas menanam apa saja yang dirasa nantinya dapat dipanen untuk dikonsumsi sendiri atau dijual. 

Menarik bukan? Kira-kira kamu ingin mencoba menggunakan metode yang mana dari 5 ide tanam di atas?

About author

Related posts
Creativepreneur and Career

Hal Penting Buat Diperhatikan Saat Career Shifting ke Digital Marketing

Creativepreneur and Career

Apa Itu 1:1 Meeting Serta Manfaatnya untuk Hubungan dalam Pekerjaan

Creativepreneur and Career

3 Jenis False Belief dalam Bisnis yang Wajib Diketahui dan Cara Penanggulangannya

Creativepreneur and Career

Ini Dia Rekomendasi Bisnis Franchise 2022!