GenK STORY

Ikut Pertukaran Pelajar Daring Itu Rasanya Flat

Pertukaran Pelajar Daring

Pertukaran pelajar merupakan salah satu program yang diselenggarakan oleh pemerintah dan atau instansi pendidikan, baik negeri maupun swasta, dalam negeri maupun luar negeri. Dilaksanakannya program tersebut tentunya memiliki tujuan, seperti pelajar dapat belajar mengetahui budaya belajar di sekolah/kampus yang berbeda, sehingga dapat memupuk wawasan tentang keberagaman.

Sumber Gambar : Kalderanews.com

Selain itu, pelajar dapat memperoleh teman atau sahabat dari kampus/sekolah yang berbeda dan adanya program pertukaran pelajar dapat digunakan untuk sarana menutupi kesenjangan akibat adanya perbedaan dalam kualitas pendidikan.

Program pertukaran pelajar yang ditunjukkan untuk para pelajar, baik dalam tingkat sekolah maupun kuliah tentunya juga memberikan banyak manfaat untuk siapa saja yang mengikutinya. Manfaat yang mungkin dapat kalian dapat jika mengikuti pertukaran pelajar di antaranya dapat memperluas perspektif, mengenal banyak orang dari berbagai latar belakang yang berbeda, melatih kemandirian, menambah pengalaman, menambah cerita di masa depan dan mungkin masih banyak lagi jika kamu yang mengalaminya sendiri.

Oleh karena itu, diselenggarakannya program pertukaran pelajar, membuat sejumlah orang tertarik untuk mengikutinya. Salah satu orang yang tertarik dengan program tersebut, yakni saya.

Alasan utama tertarik mengikuti program pertukaran pelajar, karena saya pernah dibilangi oleh seseorang, kurang lebih seperti ini

“Jadilah manusia yang gampang penasaran, sebab rasa penasaran tersebut mampu menuntunmu pada pengetahuan ataupun pengalaman”.

Dengan alasan tersebut, saat saya masih duduk di bangku SMA saya membuat wish list di masa depan. Salah satunya, yakni mengikuti program pertukaran pelajar yang hampir saya hapus karena saya tidak percaya diri akan mendapatkan kesempatan itu, tetapi berkat doa dari orang tua saya yang dikabulkan Tuhan keinginan tersebut terwujud pada pertengahan akhir tahun 2021, yakni saat semester tiga di bangku perkuliahan.

Pertukaran Pelajar Daring

Sumber Gambar : Kalderanews.com

Diterimanya untuk mengikuti program tersebut merupakan sesuatu yang tidak saya sangka, sebab saat mendaftar pun saya tidak terlalu berharap besar untuk diterima, mengingat saingannya juga berat, yakni para kakak tingkat semester atas dan teman-teman dengan IP tinggi maupun yang banyak prestasi. Sehingga, saat adanya pemberitahuan diterima pun saya tahu keesokan harinya, setelah diberi tahu salah satu teman seangkatan saya. Btw, program yang saya ikuti merupakan program Kamendikbud yang ditujukan untuk mahasiswa minimal semester tiga sampai semester tujuh.

Pandemi membuat program pertukaran pelajar yang saya ikuti tidak jauh beda dengan perkuliahan yang saya laksanakan, ya online lagi. Sehingga, dalam pengalaman pertukaran pelajar yang saya rasakan masih kurang maksimal dan cenderung felt, tetapi tetap saya usahakan untuk dibikin Heppy Kiwoyoo aja, meski rasanya kek sakit yang ndak berdarah.

Mengikuti program pertukaran pelajar secara online dengan rasa enggak jauh beda dengan kuliah di kampus sendiri terkadang membuat saya jenuh. Sebagai mahasiswa dari semester satu sampai semester tiga yang nggak tau wujud asli teman-teman, membuat saya merasa semakin nolep dan kesepian.  Perasaan tersebut tetap terdapat dalam diri saya saat mengikuti program pertukaran pelajar. Meski saat mengikuti program tersebut saya mengenal lumayan banyak teman virtual dari berbagai daerah dan latar belakang yang berbeda-beda.

Pertukaran Pelajar Daring

Sumber Gambar : cikal.co.id

Kisah pertemanan virtual pada umumnya juga tidak bisa selanggeng dengan pertemanan dalam dunia nyata. Sebab, dalam pertemanan virtual dominan hanya membicarakan hal-hal yang penting. Hal tersebut terjadi karena adanya ketakutan untuk dibilang freak saat baru kenal dengan orang baru. Sehingga, dalam tujuan program pertukaran pelajar yang membahas mendapatkan sahabat/teman baru masih bisa dikatakan belum dapat tercapai,.

Namun dibalik perasaan tersebut, mengikuti program pertukaran pelajar secara daring membuat saya merasa lebih mandiri, menjadi pribadi yang lebih cekatan.

Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan kesendirian yang saya alami selama mengikuti program ini menuntut saya menjadi pribadi yang demikian. Yaitu pribadi yang lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran maupun mencari informasi-informasi lainnya.

Sebab, vibes yang saya rasakan kurang lebih sama seperti saat saya masih menjadi Maba, dimana lagi semangat-semangatnya kuliah. Cuma yang membedakan dengan mengikuti program ini saya sedikit tertekan secara mental. Sebab yang bisa mengingatkan semua jadwal diri sendiri dan terkadang sering membuat kekhawatiran dalam diri saya.

Akan tetapi, setelah melalui semua proses dalam program pertukaran pelajar tersebut membuat saya bersyukur. Sebab, usaha yang saya lakukan tidak menghianati hasil yang saya dapatkan. Selain itu, dengan mengikuti program ini berarti saya telah menyelesaikan salah satu wish list dan sudah dapat saya coret sekarang.

Oleh karena itu, saya ucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak terkait dalam program pertukaran pelajar ini.

Dalam hal ini saya ingin berpesan kepada teman-teman jangan takut untuk mencoba dan keluar dari zona nyaman.

Selain itu, saya sarankan teman-teman untuk membuat catatan hal-hal yang membuat diri bahagia. Sebab sebagai manusia dengan ingatan terbatas kadang di beberapa kesempatan perlu memanggil ingatan lama, agar tetap bisa tersenyum saat terpuruk.

About author

Related posts
GenK STORY

Butala 2022: Mulai dari Aku - Online Interactive Talk Show

GenK STORY

Dorno Si Kucing Ngeselin

GenK STORY

Mengenal Lebih Dekat Grace Tahir, Anak Konglomerat Mayapada Group!

GenK STORY

Yuk kenalan Dengan Mahkluk Mitologi, Elf!

Leave a Reply

Your email address will not be published.