GenK LIFE

Ini Dia 5 Hal Yang Harus Kamu Tau Tentang Gangguan Disleksia!

Di sini pasti banyak dari kamu yang sudah mendengar istilah Disleksia. tapi sebenarnya apa itu Disleksia? Gangguan Disleksia adalah satu gangguan saat belajar, apalagi saat membaca atau mengidentifikasi kata-kata. Hal ini disebabkan akibat menurunnya kemampuan produksi fonologis yang terjadi pada anak-anak.

Terdapat berbagai gejala yang dapat terlihat jelas pada anak-anak. Gejalanya terlihat seperti sulit membaca, lambat dalam belajar kata baru, terlambat bicara. Dan anak-anak yang mengalami Disleksia biasanya mengikui program pendidikan khusus. Tapi walaupun mereka sulit dalam membaca, tapi soal kecerdasan mereka sama seperti teman-teman lainnya. Dilansir dari berbagai sumber seperti idntimes, terdapat beberapa hal yang harus kalian tahu soal Disleksia!

Pengertian Disleksia

Sumber Gambar : KajianPustaka.com

Menurut Martinis Jamaris (2014) ia mendefinisikan mengenai Disleksia sebagai kondisi dengan kemampuan membaca yang tidak memusakan. Individu yang mengalami disleksia memiliki IQ normal akan tetapi jika membaca satu atau satu setengah tingkah di bawah IQ-nya.

Menurut Mulyadi (2010) juga memberikan penjelasan mengenai disleksia bahwa seseorang yang memiliki kesulitan membaca, menulis, mengeja dan mengalami kesulitan dalam mengenai struktur kata-kata dan juga mengartikan yang berdampak terhadap gangguan pembelajaran atau proses belajar. Di lansir juga dari Understood, para ahli percaya bahwa 5 dari 10 persen orang di dunia mengalami disleksia. Dan terdapat 17 % mengalami kesulitan membaca. Nah, dari beberapa pertanyaan tadi penderita disleksia nyatanya masih banyak sekali di dunia ini.

Apa penyebab dari Disleksia?

dysleksia

Sumber Gambar: cloudfront.net

Yuk kenali beberapa penyebab dari disleksia, walaupun belum diketahui secara pasti, kondisi disleksia dipengaruhi oleh gangguan gen atau keturunan yang bisa mempengaruhi keja otak saat membaca dan berbicara. Riwayat gangguan belajar dalam keluarga juga mempengaruhi penderita disleksia, terlahir prematur, mendapat paparan asap rokok, sering minum alcohol saat hamil dan lain-lain. Menurut penelitian para ahli, penyebab lain yaitu anatomi dan aktivitas otak. Mereka menemukan bahwa yang mengidap disleksia dan tidak mengidap disleksia memiliki otak yang berbeda yaitu otak yang mengendalikan kemampuan dalam membaca. Tapi penelitian lebih lanjut mengungkapkan kerja otak bisa berubah sesuai dengan intruksi atau bimbingan secara tepat.

Terdapat Gangguan Lain Selain Membaca

disleksia

Sumber Gambar : Grid.id

Gangguan lain selain membaca ini juga terjadi saat ia menulis, biasanya orang-orang normal tulisannya akan terbaca dengan jelas. Tulisan pengidap disleksia juga biasanya terlihat terbalik.  Selain itu juga sulit dalam mengingat huruf, angka dan warna. Pengidap disleksia juga sulit dalam mencocokkan huruf dan bunyi. Walaupun penderita disleksia mengalami berbagai kesulitan saat belajar. Tapi bukan berarti mereka mengalami masalah pada gangguan kognitif. Jadi, untuk para orang tua yang anaknya mengalami disleksia harus lebih sabar dan mentreatment anaknya dengan baik.

Cara Mengobati Disleksia

Disleksia

Sumber Gambar : cloudinary.com

Dilansir dari alodokter, terdapat beberapa cara dalam menangani disleksia walaupun disleksia sendiri merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Nah cara yang efektif dalam membantu meningkatkan baca tulis pada penderita disleksia adalah fonik. Fonik sendiri adalah meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi dan memproses suara. Metode fonik bisa dilakukan dengan mulai cara berikut ini :

  1. Mulai mengeja dan menulis kata yang sederhana hingga sulit.
  2. Membaca dengan kalimat tepat serta berusaha memahaminya.
  3. Menyusun kalimat dan memahami kosakata terbaru.

Cara Lain Bisa Dilakukan Orang Tua

Sumber Gambar : beritagar.id

Masih berhubungan dengan cara diatas, tapi Orang tua juga bisa melakukan dengan melakukan cara lain juga yaitu :

  1. Membaca dengan nada yang keras di hadapan anak.
  2. Memberi semangat agar anak mulai berani membaca
  3. Membicarakan kondisi anak ke guru, lakukan konsultasi pada guru mengenai kesulitan anak dalam pelajaran. Guru akan membantu kesulitan anak dalam memahami pelajaran yang ada di sekolah.
  4. Berikan pemahaman mengenai kondisi yang dialami anak, sehingga anak tidak berputus asa dan juga semangat dalam memperbaiki kondisinya.
  5. Bergabung dengan kelompok yang memliki kondisi sama. Nah, dengan hal itu para orang tua akan sering berkomunikasi dengan orang tua lainnya.

Nah, itu tadi penjelasan mengenai beberapa hal yang harus kamu tahu mengenai gangguan disleksia. Kuncinya sebagai orang tua harus sabar jika anak mereka mengalami disleksia, tetap semangat untuk para orang tua!

About author

Related posts
GenK LIFE

Menjaga Hidrasi Kulit dengan Glow Better Coconut Series. Yuk Ketahui Urutan Pakainya!

GenK LIFE

10+ Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022 untuk Keluarga, Teman hingga Pacar

GenK LIFE

Kenali 5 Jenis Jerawat dan Tips Mengatasinya Agar Tidak Membekas

GenK LIFE

Olahraga Saat Puasa? Why Not! Ini Jenis Olahraga yang Dapat Kamu Lakukan di Bulan Ramadan

Leave a Reply

Your email address will not be published.