GenK LIFE

Ini Dia Fakta Dibalik Fenomena Kesurupan!

fenomena kesurupan

Apa yang kamu ketahui mengenai fenomena kesurupan? Kesurupan sendiri adalah kondisi dimana individu yang seperti mengalami kesurupan sedang tidak menunjukkan dirinya sendiri dan mampu menunjukkan hal-hal yang diluar nalar kita. Kesurupan sendiri seringkali dikaitkan dengan makhluk halus atau makhluk supranatural. 

Fenomena kesurupan sendiri sudah bisa dijelaskan dengan perkembangan ilmu medis dan psikiatri. Nah, kira-kira apa saja fakta dibalik fenomena kesurupan? Yuk simak ini dia fakta dibalik fenomena kesurupan!

Apa itu Kesurupan?

Sumber Gambar : Suara.com

Dilansir dari Halodoc.dom definisi kesurupan dari kacamata medis sendiri sering disebut “Possession Trance Disorder”. Trance and possession disorder adalah kategori diagnostic baru dalam (DSM-V) atau diagnostic and statistical manual of mental disorders-IV.

DSM adalah standar klasifikasi yang digunakan oleh para profesional untuk mengklasifikasikan gangguan kesehatan mental dan termasuk dalam kategori dissociative disorder atau gangguan disosiatif.

Gangguan disosiatif ini terjadi hilangnya seluruh integrasi atau hilangnya sebagian kenangan masa lalu, sensasi beserta kontrol dari gerakan tubuh, dan kehilangan kesadaran identitas yang berarti dapat diklasifikasikan menjadi salah satu bentuk gangguan mental terkait perubahan identitas diri.

Menurut WHO dalam ICD 10 versi 2008, possession trance disorder merupakan gangguan gangguan yang terjadi menyebabkan kehilangan identitas diri sementara dan kesadaran penuh dari lingkungan. Kondisis kesurupan ini termasuk sengaja atau tidak disengaja yang terjadi di luar situasi penerimaan budaya atau agama. Hal ini berarti kesurupan bukan terjadi karena faktor kepercayaan agama atau budaya tapi lebih pada mental seseorang. 

Hal-Hal yang Terjadi Ketika Kesurupan Berdasarkan Kacamata Medis

Sumber Gambar : promediateknologi.com

Kondisi trance, seseorang dapat mengalami amnesia sesaat atau bahkan lupa terjadi sesuatu. Sehingga seringkali pasien akan mengalami luka-luka pada tubuh ketika kesurupan. Walaupun ia tidak menyakiti diri sendiri. Pasien juga akan mengalami gangguan persepsi, salah satunya yaitu persepsi rasa sakit.

Pasien akan memakan benda tajam dan menyayat tubuh namun tidak merasakan sakit. Selain itu, mereka bisa berbicara bahasa asing seperti Mandarin, Inggris, Arab dan lainnya. 

Pasien tanpa sadar jadi memiliki memori dari bahasa atau paparan budaya tersebut. Disebutkan juga bahwa otak dapat sadar atau tidak sadar dalam mempelajarinya. Saat mengalami trance, terjadi ketidaksinkronan penyusunan informasi yang menyebabkan hal itu tidak mampu dikeluarkan oleh otak tersebut.

Dan hal tersebut menyebabkan perubahan gelombang otak. Sehingga kita tidak dapat menahan diri lagi, perubahan posisi gelombang otak ini juga dapat terjadi ketika di hipnotis. Ketika gelombang otak dipaksa berubah ke teta, semua hambatan akan menjadi terbuka sendirinya. 

Baca Juga :   5 Cara Ciptakan Brand Identity Biar Bisnismu Makin Moncer

Tanda-Tanda Orang Kesurupan

Sumber Gambar : orami.com

Dilansir dari laman hallodoc.com orang yang mengalami possession trance disorder sering kali bertingkah aneh  dan membicarakan hal yang aneh dengan nada yang berbeda. Apalagi setelah mengalami kesurupan, orang tidak ingat apa yang terjadi setelahnya. Kesurupan ditandai dengan berbagai perubahan identitas dimana identitas normal diganti menjadi seolah-olah dimiliki oleh (roh, kekuatan, hantu atau orang lain). 

Orang-orang yang mengalami kesurupan akan mengalami tanda-tanda seperti perubahan perilaku, kehilangan kontrol atas tindakannya sendiri, kehilangan kesadaran tentang lingkungan, dani tanda-tanda gangguan mental lain. 

Dampak Yang Terjadi Ketika Sering Mengalami Kesurupan

Fenomena kesurupan

Sumber Gambar : okezone.com

Ketika mengalami trance, gelombang otak sedang tidak stabil dan otak sedang memproduksi dopamine secara berlebihan. Ketidakstabilan ini tidak dapat kembali begitu saja. Setelah naik, zat kimia pada otak tidak langsung menjadi stabil.

Orang yang sekali mengalami kesurupan, pengembalian kondisi otak dapat memakan waktu 1-2 minggu. Dan jika mengalami kesurupan terus menerus kondisi otak dapat terpukul dan sulit untuk kembali pada kondisi otak yang normal dan justru akan mengganggu perilaku otak. 

Apalagi ketika melihat sesuatu (hal-hal yang mengerikan atau hantu) yang tidak bisa dilihat oleh orang lain. Maka ketidakseimbangan dopamin pada bagian oksipital atau bagian belakang otak akan mengendalikan penglihatan.

Halusinasi viual juga dapat dilihat berdasarkan memori, bahwa otak manusia tidak didesain untuk melihat sosok abstrak. Halusinasi disesuaikan dengan persepsi saat itu. Seperti pohon beringin dikaitkan dengan genderuwo atau kuntilanak karena rambutnya yang menyerupai beringin.

Otak manusia dapat menghubungkan persepsi dari referensi yang diingat. Maka dari itu, manifestasi halusinasi ketika mengalami kesurupan di berbagai negara akan berbeda sesuai dengan referensi yang berada di kawasan negara tersebut. 

Stigma Masyarakat Mengenai Kesurupan

Fenomena kesurupan

Sumber Gambar : winnetnews.com

Sayangnya, stigma yang menempel pada masyarakat mengenai fenomena kesurupan masih disebut sebagai kerasukan setan. Apalagi kesurupan masih menakutkan di tengah masyarakat. Jadi sering kali pasien “trance” dikucilkan oleh masyarakat karena dianggap berbeda, aneh bahkan ada yang takut kerasukan. Kesurupan sebenarnya bisa disembuhkan 100%. Dan anggapan mengenai kesurupan harus dirubah, kenapa? Karena kondisi mental dapat ditangani dan perlu pertolongan medis. 

Nah, itu tadi beberapa hal atau fakta dibalik fenomena kesurupan.

About author

Related posts
GenK LIFE

Atasi Stres Pakai Lingkaran Kendali Bernama Circle of Control

GenK LIFE

Menerapkan Danshari ala Orang Jepang untuk Hidup Lebih Bahagia

GenK LIFE

Rekomendasi Aplikasi Untuk Menurunkan Berat Badan!

GenK LIFE

Gimana sih Cara Agar Bisa Menghentikan Kebiasaan Berhutang?

Leave a Reply

Your email address will not be published.