Arsitektur & Interior

Inilah Ciri-Ciri Desain Tropical Yang Wajib kamu Ketahui!

Indonesia berada di bentangan garis khatulistiwa yang memiliki iklim tropis dengan karakter matahari yang besinar terik disepanjang tahun, curah hujan yang tinggi juga menyebabkan kelembaban. Sehingga pada wilayah tropis paling pas untuk menerapkan gaya desain tropical yang akan saling berkesinambungan. Desain tropical sendiri merupakan gaya desain yang mengadaptasikan bangunan yang lebih baik dalam menghadapi iklim tropis dengan segala karakteristiknya.

Dengan Desain tropical mengusahakan setiap bagian agar menjadi pasif, yang berarti secara otomatis desain yang ditampilkan dapat digunakan tanpa adanya tambahan energi yang diperlukan termasuk mengurangi penggunaan AC dan lampu di siang hari dan lebih bergantung kepada pencahayaan dan penghawaan secara alami.

Hal ini membuat desain ini sangat menarik dan diminati oleh banyak orang. Oleh karena itu yuk ketahui ciri-ciri dari gaya desain tropical pada ruang interior.

Open Space

Sumber Gambar : admagazine.com

Konsep desain tropical selalu mementingkan keleluasaan, kebebasan, dengan tanpa adanya sekat yang membatasi tiap ruang atau area, karena apabila menggunakan sekat apalagi terlalu berlebihan akan menghilangkan kesan dari desain tropical sendiri dan akan membuat aktivitas terganggu.

Apabila penggunaan sekat diharuskan atau luas wilayah yang terbilang sempit dapat dialihkan dengan menggunakan beberapa perabotan multifungsi. Hal yang tidak kalah penting yaitu penggunaan jendela besar yang memungkinkan cahaya alami dapat masuk secara maksimal.

Penggunaan Material Lokal

Sumber Gambar : ruparupa.com

Desain tropical sangat berkaitan dengan alam, maka dari itu penggunaan material lokal merupakan hal yang sangat penting penerapannya.

Model hunian tropical pada umumnya memanfaatkan sumber daya yang bisa ditemui di daerah setempat, contoh material yang digunakan berupa kayu, bambu, batu alam, dan masih banyak lagi.

Tidak hanya material yang baru saja yang bisa digunakan, memanfaatkan barang bekas juga bisa menampilkan desain tropical selagi barang tersebut masih layak pakai. Penggunaan barang bekas sendiri akan menjadi nilai tambah karena akan menampilkan desain yang lebih natural dan unik apabila diterapkan di dalam ruangan.

Penggunaan Warna Netral Seperti Warna Alam

Desain Tropical

Sumber Gambar : medcom.id

Warna merupakan hal yang sangat berperan besar karena menampilkan visual yang akan dilihat oleh setiap pengguna ruang. Hal ini diperlukan untuk mendukung suasana alam dari desain tropical, warna yang digunakan pada dinding, furnitur atau elemen interior lainnya merupakan warna yang netral dan bisa dipadukan dengan warna alam seperti warna cokelat, hijau, dan lain-lain.

Partisi Sebagai Alternatif Pengganti Tembok

Desain Tropical

Sumber Gambar : today.line.me

Suatu ruang tidak akan terlepas dari adanya pembagian wilayah dan biasanya solusi akan hal ini yaitu membangun sebuah tembok. Nah, lain halnya dengan desain tropical yang menggunakan partisi sebagai alternatif pengganti tembok, karena desain tropical sendiri memiliki tipe desain terbuka yang memberikan keleluasaan pada pengguna ruang, tetapi sebisa mungkin partisi yang digunakan memiliki lubang atau celah yang bisa membuat sirkulasi udara di dalam ruangan tetap baik.

Banyak Bukaan Sebagai Jalur Sikulasi

Desain Tropical

Sumber Gambar : grid.id

Sebagai konsep yang memberikan nuansa fresh di dalam ruangan, suhu pada ruangan harus tetap terjaga dengan baik. Penggunaan bukaan seperti jendela dan ventilasi sangat diperlukan karena berfungsi sebagai pengatur sirkulasi udara.

Sirkulasi udara juga memperngaruhi perabotan dan dinding yang digunakan agar lebih awet dengan menghindari adanya kelembaban yang mengakibatkan pengrusakan.

Tidak terlepas dari hal itu saja, penggunaan bukaan dan ventilasi juga bisa memberikan pencahayaan alami pada ruangan, sehingga penggunaan energi listrik juga dapat berkurang dan lebih efisien.

Wajib Menggunakan Dekorasi Tanaman

Desain Tropical

Sumber Gambar : rukita.com

Sudah menjadi hal yang wajib apabila konsep tropical harus memiliki dekorasi berupa tanaman, karena hal ini bertujuan menciptakan suasana sejuk seperti ketika berada di alam.

Tanaman tidak hanya menjadi unsur dari dekorasi secara visual saja banyak manfaat yang bisa ditemui dengan menggunakan tanaman.

Secara psikologis, menjaga kesehatan mental karena tanaman bisa mengurangi stress dan kecemasan yang dialami seseorang. Selain efek psikologis tanaman juga meningkatkan produktivitas sehingga bisa membuat seseorang berpikir lebih jernih dan kreatif.

Nah, itulah ciri-ciri dari desain tropical dalam interior. Apakah kalian tertarik untuk mencoba? Poin-poin di atas akan sangat membantu loh. Semoga bermanfaat ya!

Penulis : Wendy Wijaya
Mahasiswa Prodi Desain Interior, Universitas Kristen Petra
About author

Related posts
Arsitektur & Interior

Tips Elemen Dekorasi Interior Pada Toko Elektronik

Arsitektur & Interior

4 Inspirasi Karakter Pada Ruang Komersial Konsep Industrial Yang Bisa Kamu Coba!

Arsitektur & Interior

Pengaruh Desain Pada Nona Manis Dimsum Club & Nyonya Manis Drinking Club Malang Pada Psikologi Pengunjung

Arsitektur & Interior

Yuk, Intip Green House Coworking Dengan Konsep Green Design!

Leave a Reply

Your email address will not be published.