Seni Rupa & Desain

Karya Jadul Rasa Kekinian, Yuk Intip 4 Inspirasi Gaya Desain Ini

Perkembangan gaya desain grafis dari seluruh dunia sepertinya tak akan ada habisnya untuk dibahas. Setiap era dari zaman dulu memiliki cita rasa dan bentuk rupa yang unik serta khas yang membedakannya dari gaya desain lainnya. Berbagai ragam jenis gaya desain yang ada dapat berkembang dengan baik berkat hasil karya cipta seniman yang terus berinovasi menciptakan visual teranyar. Nah, beberapa di antara bisa kamu dapatkan dari inspirasi gaya desain epik berbagai era zaman sebelumnya. Berikut ini kami sajikan pilihan gaya desain grafis unik yang layak kamu jadikan referensi nih. 

1. Late Modern 

Sumber: sjdeandesign.com

Inspirasi gaya desain late modern meliputi produksi keseluruhan dari artwork terbaru yang dibuat antara durasi waktu setelah Perang Dunia II dan tahun-tahun awal abad ke-21. Istilah lain dari gaya desain ini adalah contemporary art. Gaya desain ini lebih mengedepankan kesederhanaan dengan bentuk geometris yang terdistorsi, tata letak struktur yang polos, sederhana dan non-dekoratif. Sekilas kamu bisa mendapatkan kesan modern minimalis yang unik dari gaya desain ini. 

2. American Kitsch

Sumber: sjdeandesign.com

Pengaruh dari art deco menginspirasi para seniman dan desainer untuk membuat ide-ide desain yang lebih modern. Setelah beberapa tahun mencoba pada tahun 1950-an, inspirasi gaya desain american kitsch pun muncul dengan gaya desain yang lebih futuristik. Gaya desain ini ditandai dengan penggunaan font yang menonjol dengan kontras warna yang sesuai. American kitsch style banyak digunakan pada komik-komik dan poster film pada masanya. 

Kitsch sendiri merupakan kata yang dalam bahasa Jerman yang berarti “selera buruk”. Dalam desain, kitsch digunakan untuk menggambarkan artwork atau desain yang berkesan megah, elegan, dan vulgar. Seperti namanya, gaya desain ini berasal dari Amerika namun masih belum diketahui alasan para desainer Amerika dulu menggunakan kata kitsch tersebut.

3. Psychedelic Style

Sumber: sjdeandesign.com

Gerakan psychedelic dimulai pada pertengahan tahun 1960-an dan memiliki efek pada banyak aspek budaya populer termasuk gaya berpakaian, seni, sastra dan filsafat. Nama “psychedelic” sendiri mengacu pada obat narkoba yang populer di dalam budaya kaum muda waktu itu. Motif visual psychedelic art sebagian terinspirasi dari art nouveau. Bentuk kurva lengkung, font hand drawn, dan warna yang intens adalah ciri dari gaya desain ini.

 Dinamakan psychedelic dikarenakan orang yang melihat desain ini seakan-akan berhalusinasi seperti orang yang sedang mabuk atau mengkonsumsi narkoba. Dari kacamata seni sendiri, desain ini merupakan memiliki keunikan yang membuatnya mudah diingat karena ragam elemennya yang unik. Namun penggunaan desain ini cenderung agak tricky karena font yang sulit terbaca menghilangkan fungsi utama dari desain yaitu mengkomunikasikan pesan kepada orang yang melihat desain tersebut.

4. Grunge Style

Sumber: sjdeandesign.com

Grunge style adalah sebuah inspirasi gaya desain baru yang muncul pada awal tahun 2000-an, gaya desain ini sangat mudah dikenali dengan penggunaan tekstur kasar (efek bercak-bercak) yang konsisten, tanpa garis tepi, dan tata letak yang teratur. Noda (tekstur kotor), gambar robek, potongan kertas atau kerutan kertas adalah elemen yang paling populer digunakan dalam gaya desain grunge

Tekstur kotor sering digunakan sebagai background untuk menu navigasi pada website, foto dan keseluruhan layout. Biasanya elemen ini adalah objek biasa di kehidupan sehari-hari seperti guratan kertas, bercak cat tembok dan lainnya yang diaplikasikan dalam bentuk nyata tanpa efek glossy

Jadi, kamu tertarik mengambil inspirasi gaya desain yang mana nih? Semuanya memang tampak menarik dan pastinya punya keunikan yang berbeda satu sama lainnya. 

About author

Related posts
Seni Rupa & Desain

6 Tren Warna Desain Interior 2022 yang Bakalan Hits Tahun Ini

Seni Rupa & Desain

Anti Ribet-Ribet Club, Sekarang Ada Aplikasi Gratis untuk Membuat Brosur Lho. Cek di Sini Yuk!

Seni Rupa & Desain

DTP vs Graphic Design, Kenapa Keduanya Dianggap Berbeda?

Seni Rupa & Desain

Ide Konten Digital Marketing Untuk Promosi Media Sosial Perusahaan Desain Interior