Arsitektur & Interior

Yuk, Kenali Apa Saja Perbedaan Antara Interior Modern dan Kontemporer!

Interior Modern dan Kontemporer

Dewasa ini, desain interior modern dan kontemporer merupakan gaya desain yang cukup populer dalam mendesain interior. Khususnya interior dari rumah tinggal masyarakat Beberapa pertimbangan yang mendasari hal ini antara lain adalah karena kedua desain ini cukup identik dengan kesan minimalis. Selain itu, kedua gaya desain ini juga mampu menjawab permasalahan keterbatasan lahan, khususnya di area perkotaan. Karena dapat memanfaatkan ruang secara lebih efektif dan efisien jika dibandingkan dengan gaya desain lainnya yang kurang minimalis. Walaupun begitu, mungkin banyak dari kalian yang masih kebingungan dalam membedakan antara interior bergaya modern dengan interior bergaya kontemporer.

Maka dari itu, supaya kalian bisa lebih paham lagi, mari kita kupas satu-persatu perbedaan antara kedua gaya desain tersebut secara bersama-sama yuk!

  1. Definisi

Sumber Gambar : lbedesign.com

Gaya desain modern mengacu pada sebuah gaya desain yang pernah populer pada awal hingga pertengahan abad ke-20. Gaya desain ini identik dengan penerapan prinsip “form follow function” . Yaitu, sangat memprioritaskan nilai fungsional dibandingkan estetika. Maka dari itu, gaya desain ini juga melarang keras penggunaan dekorasi maupun bentukan yang tidak memiliki fungsi yang jelas dalam ruangan. Beberapa karakteristik yang mudah untuk diamati dari gaya desain modern antara lain yaitu minimalis, bersih, alami dan fungsional.

Sumber Gambar : behance.net

Sementara itu, gaya desain kontemporer merupakan sebuah gaya desain yang tidak mengacu pada periode waktu tertentu. Melainkan gaya desain ini terus berkembang atau berevolusi mengikuti perkembangan zaman. Hal ini berarti gaya desain kontemporer sangat bergantung pada tren yang sedang populer atau selera desain dari masyarakat. Gaya desain kontemporer juga mendapatkan pengaruh dan merupakan hasil kombinasi dari beberapa gaya desain yang sempat populer di masa lampau. Seperti gaya desain modern, minimalis, art deco, dsb. Tidak seperti gaya desain modern, gaya desain kontemporer masih memperbolehkan penggunaan dekorasi dalam ruangan. Dengan dalih bahwa dekorasi dapat memiliki fungsi sebagai focal point ataupun penambah kontras dalam ruangan.

2. Karakter Garis dan Bentuk

Sumber Gambar : entertheloft.com

Gaya desain modern identik dengan tarikan garis lurus yang terkesan tegas, statis dan bersih. Lalu,  penggunaan bentukan-bentukan geometris yang sederhana, fungsional, dan efisien dalam segi pemanfaatan ruang sehingga sirkulasi pun bisa menjadi lebih lapang karena minimnya ruang yang terbuang sia-sia.

Sumber Gambar : stirworld.com

Sementara itu, pada interior bergaya desain kontemporer terkadang dijumpai penggunaan garis dan bentukan-bentukan melengkung yang lebih berkesan dinamis dan organik. Sehingga memiliki potensi yang lebih tinggi untuk dikembangkan dan dieksplorasi secara estetika daripada gaya desain modern. Walaupun harus mengorbankan efisiensi dalam hal pemanfaatan ruang.

3. Pemilihan Warna

Sumber Gambar : theeverygirl.com

Interior bergaya modern umumnya didominasi dengan penggunaan warna-warna alami yang hangat, netral dan monoton. Misalnya, kombinasi antara warna putih, warna cokelat dengan krem yang mencerminkan kayu, warna abu-abu yang mencerminkan batu, atau warna merah bata sehingga menghasilkan kesan sederhana dan bersahaja. Selain itu, terkadang juga dapat dijumpai penambahan warna-warna pastel sebagai aksen supaya tidak terlalu membosankan.

Interior Modern dan Kontemporer

Sumber Gambar : rarchitecture.com.au

Sementara itu, interior bergaya kontemporer umumnya didominasi dengan penggunaan kombinasi warna-warna netral yang cenderung kontras sehingga tidak terlihat monoton. Misalnya menggunakan kombinasi antara warna putih, abu-abu, dan hitam yang kontras dalam ruangan. Terkadang, penambahan warna-warna yang bold dan saturated sebagai aksen untuk menambahkan kontras dalam ruangan juga diperbolehkan selama tidak berlebihan.

4. Pemilihan Material

Interior Modern dan Kontemporer

Sumber Gambar : chrislovesjulia.com

Material yang digunakan pada interior bergaya modern umumnya didominasi oleh material alami seperti kayu-kayuan, batu alam, ataupun bata tanpa finishing. Dan juga, seringkali dilengkapi dengan dekorasi dalam bentuk tanaman hijau sehingga memancarkan kesan alami yang kuat.

Interior Modern dan Kontemporer

Sumber Gambar : ameblo.jp

Sementara itu, material yang digunakan pada interior bergaya kontemporer umumnya didominasi oleh kombinasi antara material alami seperti kayu dengan material buatan seperti kaca, metal, atau tekstil sehingga memancarkan kesan modern yang kuat.

5. Suasana yang Dihasilkan

Interior Modern dan Kontemporer

Sumber Gambar : homestolove.com.au

Suasana yang dihasilkan dari interior bergaya modern pada umumnya cenderung alami, bersahaja, dan nyaman.

Sumber Gambar : mrandmrshowe.com

Sementara itu, suasana yang dihasilkan dari interior bergaya kontemporer pada umumnya cenderung modern, lapang, nyaman, dan juga dramatis. Hal inidisebabkan oleh penggunaan ambient lighting yang dapat menambah kontras dalam ruangan.

Nah, setelah membaca beberapa poin di atas, sekarang kalian sudah menjadi lebih paham mengenai perbedaan antara gaya desain interior modern dengan kontemporer kan?

Yuk, mulai dari sekarang jangan sampai keliru lagi ketika kalian sedang membedakan keduanya. Jika kalian merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa like dan share ke orang-orang terdekat kalian ya, terima kasih!

Penulis : Axel Michael (Mahasiswa Prodi Desain Interior Universitas Kristen Petra)
About author

Related posts
Arsitektur & Interior

DIY Cara Cetak Foto di Kayu untuk Ide Bisnis, Coba Yuk!

Arsitektur & Interior

Tips Mendesain Lobi Konsep Industrial Modern yang Stylish!

Arsitektur & Interior

Inspirasi Hunian Lansia karya Van Aken Architect

Arsitektur & Interior

Ini Dia Tips&Tricks dalam Mendesain Interior Kantor untuk Menjadikanmu Lebih Produktif!