GenK LIFE

Lockdown Akan Berdampak Langsung Pada 5 Profesi Ini

COVID-19 menjadi pandemi yang menakutkan dalam beberapa waktu belakangan ini. Segala bentuk pencegahan pun telah dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah. Ada berbagai macam opsi yang dapat dilakukan pemerintah untuk menekan pertumbuhan angka kasus COVID-19, salah satunya adalah dengan melakukan lockdown.

Dalam beberapa waktu sebelumnya, kita tentu juga sudah mendengar aturan tentang work from home, bukan? Aturan tersebut saja sudah memberikan banyak dampak bagi kehidupan kita sehari-hari. Jika pemerintah memberlakukan lockdown, kita dan seluruh masyarakat tentunya akan diwajibkan untuk tetap berada di rumah dan mengisolasi diri. Aturan tersebut tentu sangat bagus dan efektif untuk menekan penyebaran virus. Namun, tidakkah hal ini juga dapat mempengaruhi pekerjaan kita? Beberapa profesi tentu akan merasakan dampak yang cukup besar jika hal itu terjadi. Lalu siapa sajakah mereka?

1. Buruh Harian

lockdown

Buruh harian. (Sumber: Reuters/Bobby Yip).

GenK tentu tak asing kan dengan profesi buruh harian? Buruh harian menjadi salah satu dari sekian profesi yang tentunya akan merasakan dampak yang besar jika lockdown dilakukan. Lockdown akan membuat pabrik dan perusahaan mereka bekerja harus tutup dan tak dapat beroperasi. Dalam beberapa waktu terakhir, aturan work form home sendiri sudah mulai diberlakukan oleh beberapa perusahaan dan membuat para pekerja kantoran harus bekerja dari rumah.

Namun, ketentuan work from home sendiri tentu tak akan efektif jika dilakukan oleh para buruh dengan intensitas pekerjaan yang berbeda dengan pekerja kantoran biasa. Maka bisa dibayangkan bukan apa yang akan terjadi jika lockdown benar terjadi? Para buruh akan kehilangan pekerjaan dan berimbas pada pendapatan mereka.

2. Pegiat Pariwisata dan Agen Perjalanan

lockdown

Travel agent. (Sumber: Nikkei Asian Review/Yuki Kohara).

Jika di biasanya kita bisa merencanakan liburan ke berbagai tempat hingga keluar negeri, namun hal ini tentu akan sulit terjadi terlebih di tengah wabah COVID-19 beberapa waktu terakhir. Tak perlu menunggu lockdown, saat ini saja sudah terjadi banyak penurunan minat wisata ke beberapa tempat bahkan ada banyak yang mengalami penundaan hingga pembatalan. Para agen travel wisata ini banyak mendapat imbas dari adanya larangan masuk wisatawan ke negara-negara yang terdampak COVID-19. Jika hal ini terus akan terjadi, dapat terbayang berapa banyak kerugian yang diterima.

3. Pedagang

lockdown

Pedagang. (Sumber: Reuters/Olivia Harris).

Seperti yang kita tahu, banyak pedagang yang menggantungkan hidup dari hasil penjualan sehari-hari. Dari pedagang di pasar, pedangan kaki lima, hingga pedagang di toko besar tentu akan merasakan imbas yang sama jika lockdown dilakukan. Sebagai salah satu bukti, aturan work from home dalam beberapa waktu saja dapat memberikan imbas negatif terhadap pendapatan para pedagang yang menjadi berkurang. Pasar, mal, ataupun pusat perbelanjaan lainnya menjadi sepi seiring adanya larangan untuk berkerumun ditempat yang ramai. Jika sampai lockdown dilakukan dan melarang para pedagang untuk menutup tempat usaha mereka, kerugian yang didapat tentu akan menjadi semakin besar.

4. Supir Transportasi Umum

lockdown

Tukang ojek online. (Sumber: Reuters/Darren Whiteside).

Berkaca dari pemberlakuan aturan work from home, para supir transportasi umum merasakan imbas negatif dengan berkurangnya jumlah penumpang. Jika dalam seharinya para supir taksi, bus, mikrolet hingga angkot bisa mendapatkan banyak penumpang karena intensitas kesibukan yang ada, kini harus merasakan sulitnya mendapatkan penumpang hingga berimbas pada pendapatan. Jangankan dapat memberi setoran kepada pemilik armada, mendapat penumpang saja menjadi sangat sulit.

Tak hanya supir angkutan, tukang ojek dari yang pangkalan hingga online juga mendapatkan imbas yang sama. Jika biasanya akan ada banyak penumpang yang meminta diantarkan ke tempat tujuan, karena ada larangan untuk beraktivitas di luar rumah tentu berdampak besar dengan berkurangnya jumlah penumpang. Saat tak ada orang yang meminta diantarkan, maka tidak akan ada penghasilan yang didapatkan. Sehingga jika sampai keputusan lockdown direalisasikan, sudah terbayangkan imbasnya bagi mereka?

5. Pilot dan Pramugari

lockdown

Pramugari. (Sumber: VOA).

Lesunya mobilitas demi pencegahan pandemi COVID-19 ini tak hanya berdampak pada transportasi darat saja, maskapai penerbangan juga merasakan imbas yang cukup besar. Pilot dan pramugari yang biasa akan bekerja mengantarkan penumpang sesuai dengan jadwal yang diberikan oleh maskapai pun tak dapat terlaksana. Aturan work from home yang digaungkan oleh pemerintah juga tak serta merta dapat dilakukan hingga opsi yang dilakukan oleh maskapai adalah dengan pemberian cuti dan libur saja tanpa bisa mendapatkan gaji. Apabila lockdown sampai benar terjadi, pilot dan pramugari juga akan mendapat imbas yang sama dengan profesi lain yang telah disebutkan sebelumnya.

Itu hanya beberapa gambaran apa yang akan terjadi pada profesi tertentu jika lockdown memang benar terjadi. Untuk GenK sendiri, apakah lockdown juga akan mempengaruhi profesi kalian?

About author

Related posts
GenK LIFE

Fatherless : Bagaimana Peran Ayah Mempengaruhi Pertumbuhan Anak?

GenK LIFE

4 Hal Penyebab Jerawat Punggung dan Cara Mengatasinya

GenK LIFE

Pentingnya 3V dalam Public Speaking Biar Sukses Bicara di Depan Umum

GenK LIFE

Waspada Mental Block Bikin Produktivitas Menurun, Kenali Ciri dan Cara Mengatasinya