Creativepreneur and Career

Selalu Khawatir dengan Pekerjaanmu? Mungkin Kamu Mengalami Job Insecurity

job-insecurity

Istilah job insecurity mungkin tak banyak terdengar. Namun, hal ini sering terjadi. Jadi, ada kalanya seorang karyawan bekerja sangat keras untuk mempertahankan posisinya, bahkan dia ingin jabatannya naik. Hal tersebut menunjukkan bahwa orang tersebut tidak ingin usahanya terbuang percuma untuk mempertahankan pekerjaannya. Biasanya hal ini disebabkan alasan finansial dan masih banyak hal lainnya yang terkait.

Akan tetapi, meskipun fenomena ini dapat dikatakan wajar terjadi, dalam psikologi karier, hal tersebut tidak serta-merta bisa dibilang sehat. Sebab, bisa jadi kamu mengalami job insecurity. Mari kita simak ulasan selengkapnya.

Apa Itu Job Insecurity Serta Dari Mana Berasal?

Apa Itu Job Insecurity

Sumber: pexels.com

Job insecurity adalah istilah yang diartikan sebagai “kondisi tidak berdaya yang dialami oleh seseorang, yang kerap digunakan untuk mempertahankan rasa keberlanjutan di dalam pekerjaannya, dengan posisi terancam.” Pengertian tersebut mengacu kepada Greenhalgh dan Rosenblatt, 1948.

Jika disimpulkan dari pengertian tersebut, diyakini bahwa orang dengan kondisi ini merasa ‘takut kehilangan’ pekerjaannya dan itulah alasan mereka mempertahankan pekerjaan. Jadi, mereka selalu ‘waspada’ akan situasi dan kondisi apapun yang kemungkinan bisa membuat mereka kehilangan pekerjaan. Dalam psikologi karier, kondisi tersebut digambarkan sebagai kognitif seseorang dengan job insecurity.

Kemudian, jika dilihat dari sisi afektif, seseorang yang mengalami insecurity dalam karier selalu merasa kalau dirinya bisa kehilangan pekerjaan kapan saja. Mereka merasa kalau kemungkinan tersebut selalu ada. Akhirnya, mereka menanamkan pola pikir tersebut di dalam pikiran serta perasaannya. Lalu, kondisi jumlah pengangguran yang meningkat juga bisa meningkatkan job insecurity. Bukannya merasa aman dengan pekerjaan yang dimiliki, orang-orang dengan insekuritas takut kehilangan pekerjaannya dan ikut menjadi pengangguran.

Dampak Job Insecurity Terhadap Kondisi Mental

Dampak buruk insyekur terhadappekerjaan

Sumber: pexels.com

Job insecurity bisa membuat seseorang merasa kehilangan rasa percaya diri. Mereka merasa tidak puas dengan dirinya sendiri. Mereka pun merasa cemas berlebihan serta jadi bersikap protektif terhadap pekerjaannya. Perasaan waswas ini sampai bisa membuat orang tersebut menarik diri dari lingkungan sosialnya.

Jika dibiarkan, maka rasa insecure bisa memicu depresi dan gangguan kesehatan seperti gejala penyakit jantung dan juga tekanan darah. Maka dari itu, bukannya membuat performa kerja meningkat, tapi insecurity tersebut justru menurunkan produktivitas seseorang.

Pentingnya Job Security untuk Karier dan Kesehatan

Pentingnya Job Security

Sumber: pexels.com

Setelah mengetahui berbagai dampak yang bisa terjadi, maka di sinilah pentingnya job security. Ini berarti seorang karyawan mengubah rasa takut dan pola pikirnya menjadi rasa aman serta menghargai apa yang kini masih dimilikinya. Jadi, yang penting adalah melakukan coping strategy sesuai dengan cara dan pola pikir masing-masing karyawan, di mana ini dapat mengubah rasa insecure menjadi secure.

Menurut penelitian dari Richter et al. tahun 2013 dan Probst and Jiang tahun 2016, cara terbaik melakukan coping strategy adalah dengan berfokus kepada emosi diri sendiri atau emotion-focused strategy, daripada fokus kepada masalah yang terjadi atau problem-focused strategy.

Hal tersebut karena insecurity muncul dari perasaan terhadap diri sendiri, maka orang tersebut bisa melakukan cara terbaik yaitu dengan mengubah pola pikir yang merusak dan mengarahkan fokus ke emosi pribadi. Jadi, kita bisa mencari tahu penyebab stres dan juga apa yang diinginkan oleh diri sendiri.

Mengatasi Job Insecurity Akibat Faktor Eksternal

Mengatasi rasa insekur terhadap pekerjaan

Sumber: pexels.com

Kalau tadi penyebabnya faktor internal, biasanya selain itu ada juga penyebab eksternal. Umumnya ini disebabkan oleh kekhawatiran akan hasil kerjanya dan penilaian dari orang-orang di sekitarnya. Maka, orang dengan job insecurity bisa berbicara dengan orang-orang terdekatnya agar mendapat dukungan serta validasi sosial. Ini akan membuatnya jadi lebih tenang. Nah, demikian ulasan tentang job insecurity. Semoga bermanfaat, ya!

About author

Related posts
Creativepreneur and Career

3 Jenis False Belief dalam Bisnis yang Wajib Diketahui dan Cara Penanggulangannya

Creativepreneur and Career

Ini Dia Rekomendasi Bisnis Franchise 2022!

Creativepreneur and Career

5 Aplikasi Pengatur Keuangan Terbaik untuk Bantu Kamu Kelola Finansial Setiap Bulannya

Creativepreneur and Career

Ide Bisnis dan Peluang Usaha untuk Datangkan Cuan yang Dapat Kamu Coba di Bulan Ramadhan