Arsitektur & Interior

Kenali Furnitur Space Saving Yang Cocok Bagi Ruang Hunian Terbatas

Furnitur Space Saving – Saat ini pertumbuhan masyarakat semakin meningkat setiap tahunnya terutama pada daerah perkotaan. Urbanisasi adalah salah satu penyebab meningkatnya jumlah masyarakat pada daerah perkotaan karena daerah perkotaan menyediakan lapangan pekerjaan yang memadai.

Pertumbuhan yang semakin meningkat memberikan beberapa dampak negatif terhadap perkotaan terutama pada sektor lahan untuk tempat tinggal. Lahan atau tanah yang akan dijadikan sebagai tempat tinggal akan semakin berkurang setiap tahunnya.

Hal ini akan memaksakan pembangunan tempat tinggal vertikal sebagai solusi ketersediaan lahan yang semakin menipis.

Tempat tinggal vertikal adalah hunian yang mempunyai bentuk ke atas dengan luas setiap ruangnya minim. Hal tersebut membuat penghuni tidak dapat melakukan aktivitas tertentu yang memerlukan space ruang cukup luas dan terbatasnya furnitur yang akan diletakkan pada ruang huni tersebut membuat penghuni kesulitan dalam memilih furnitur yang cocok untuk ruang huni terbatas.

Namun furnitur space saving dapat menjadi pilihan furnitur bagi pemilik atau penghuni ruang hunian dengan luas yang terbatas.

Sumber Gambar : unsplash.com

Furnitur space saving adalah furnitur yang didesain khusus sebagai penunjang kebutuhan pengghuni pada ruang hunian dengan luas yang terbatas. Pada umumnya, furnitur space saving dibagi menjadi dua yaitu furnitur multifungsi, dan build-in.

Furnitur Multifungsi

Furnitur space saving

Sumber Gambar : unsplash.com

Furnitur multifungsi merupakan furnitur yang didesain mempunyai lebih dari 1 fungsi utama dan bentuk maka pengguna dapat menggunakan furnitur tersebut dengan 2 fungsi yang berbeda. Contohnya meja kerja yang dapat digunakan sebagai meja rias, dan meja makan yang dapat digunakan sebagai meja kerja.

Sistem konstruksi furnitur multifungsi memerlukan engsel yang letaknya menyesuaikan dengan fungsi dan bentuk yang ingin dihasilkan. Konstruksi dibuat semudah dan sesederhana mungkin sehingga pengguna tidak merasakan kesulitan dalam menggunakannya. Namun tidak hanya itu, bobot material juga menggunakan material yang ringan untuk memudahkan pengguna dalam menggunakan dan memindahkan furnitur tersebut.

Keunggulan furnitur multifungsi adalah memudahkan pengguna untuk melakukan aktivitas dan praktis dalam penggunaannya. Kekurangan dari furnitur multifungsi terdapat pada biaya perawatan jika terjadi kerusakan pada furnitur karena terdapat penggunaan engsel pada furnitur.

Namun terdapat cara untuk menekan biaya perawatan yang berlebihan yaitu dengan rutin melakukan pengecekan terhadap engsel yang terpasang dan mengganti engsel lama dengan engsel yang baru supaya tidak terjadi kerusakan yang besar terhadap furnitur tersebut.

Furnitur Build-In

Furnitur space saving

Sumber Gambar : Unsplash.com

Furnitur build-in adalah furnitur yang didesain untuk tertanam pada dinding atau menjadi satu dengan dinding. Furniture build-in dapat berupa furnitur yang multifungsi yang berubah bentuk namun bersifat paten pada dinding namun tidak menutup kemungkinan hanya mempunyai satu fungsi saja. Beberapa contoh furnitur build-in adalah lemari pakaian,meja kerja,cabinet,dan meja kerja yang dapat dilipat menjadi rak dinding.

Sistem kontruksi furnitur build-in mempunyai persamaan dengn furnitur multifungsi karena kedua furnitur tersebut didukung dengan penggunaan engsel. Dan Konstruksi furnitur build-in cukup mudah dan sederhana hanya memerlukan plat dan sekrup untuk dipasangkan pada dinding. Letak dinding yang akan ditanam furnitur build-in ini harus ditentukan terlebih dahulu karena furnitur build-in bersifat paten pada dinding.

Keunggulan furnitur build-in pengguna dapat lebih praktis dalam menggunakannya dan lebih menghemat tempat. Pemasangan yang juga tergolong mudah hanya membutuhkan plat dan skrup yang akan dipasangkan pada dinding. Kekurangan yaitu furnitur build-in tidak dapat dipindahkan pengguna karena furnitur build-in bersifat paten menempel pada dinding sehingga furnitur tidak flexible untuk peletakannya. Maka dari itu letak dinding yang akan ditanam furnitur build-in ini harus ditentukan terlebih dahulu sehingga tidak terjadi perubahan pada letak furnitur build-in.

Bingung mau menggunakan furnitur jenis apa? yuk beralih menggunakan furnitur space saving bagi kalian yang mempunyai ruang hunian terbatas. Karena dengan menggunakan furnitur space saving mendapatkan space ruang yang lebih. Namun tidak hanya itu, penggunaan furnitur space saving juga mudah. Cukup pilih sesuai dengan kebutuhan kalian mau menggunakan furnitur multifungsi atau furnitur build-in.

Teks oleh: Phillip Christian Que (Mahasiswa Jurusan Desain Interior, Universitas Kristen Petra)
About author

Related posts
Arsitektur & Interior

DIY Cara Cetak Foto di Kayu untuk Ide Bisnis, Coba Yuk!

Arsitektur & Interior

Tips Mendesain Lobi Konsep Industrial Modern yang Stylish!

Arsitektur & Interior

Inspirasi Hunian Lansia karya Van Aken Architect

Arsitektur & Interior

Ini Dia Tips&Tricks dalam Mendesain Interior Kantor untuk Menjadikanmu Lebih Produktif!