Community

Menemukan Ketenangan dalam Ketidakpastian ala Adjie Santosoputro

Membahas soal bahagia, semua orang memiliki definisi berbeda. Ada yang merasa bahagia jika kaya raya, punya pasangan sempurna, atau selalu berhasil menggapai impian yang ditargetkan. Benarkah itu bahagia? Praktisi emotional healing and mindfulness Adjie Santosoputro mengatakan, belum tentu. Bahkan memiliki segala-galanya tidak menjamin seseorang hatinya bahagia. Bahagia adalah tentang mencintai diri sendiri. Lulusan cumlaude Psikologi UGM ini sering disebut sebagai: “Tukang bikin tenang”. Suka belajar dan berlatih soal meditasi, keheningan, mengistirahatkan pikiran, menyembuhkan luka batin, dan hidup sadar berbahagia. Pengalamannya sudah ia tuangkan dalam bentuk tulisan-tulisan di blog pribadi yang langsung dikelolanya sendiri, hingga dipublikasikan menjadi 2 buku berjudul “Sejenak Hening” dan “Sadar Penuh Hadir Utuh”.

Adjie Santosoputro

sumber: whiteboardjournal.com

Selain berbagi melalui sesi pelatihan buat siapapun yang berniat bahagia, ia juga diberi kepercayaan diundang di perusahaan-perusahaan besar, berbagi soal bekerja dengan hati bahagia, dan meningkatkan kinerja berlandaskan bahagia. Lebih nyaman dikenal sebagai manusia yang biasa-biasa saja. Sampai sekarang ia pun belajar untuk menjadi bukan siapa-siapa. Adjie yang sempat diundang oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), ke istana presiden untuk mengajarkan ilmu bahagia kepada generasi muda ini kemudian berbagi cara menemukan hati yang bahagia secara batin, bukan lahiriah. Beberapa waktu yang lalu, Kreativv ID sempat mengadakan acara Instagram Live seru bersama Adjie yang berjudul Ketenangan Dalam Ketidakpastian. Wah, daripada kamu semakin penasaran nih tentang obrolannya, mending langsung aja simak artikel selengkapnya di bawah ini!

Kreativv ID: Kita bisa mulai dari pertanyaan GenKreativv nih mas, ada yang pengen tahu tentang arti dari mindfulness itu sendiri sebenarnya apa sih? 

mindfullness

sumber: whiteboardjournal.com

Adjie: Sederhananya, mindfulness adalah melatih pikiran agar sadar penuh hadir utuh di sini-kini. Tubuh di sini, pikiran juga beristirahat di sini. Bukan tubuh di saat ini, tapi pikiran melamun ke masa lalu maupun mengembara ke masa depan. pentingnya mindfulness adalah ketika secara praktis misalnya, kita sedang mengerjakan satu hal, dan tiba-tiba muncul keinginan, muncul pikiran untuk mengerjakan hal yang lain. Disini kemampuan mindfulness inilah yang berperan, kita jadi menyadari pikiran kita sendiri, menyadari ketika keinginan itu muncul. Ketika kita multitasking, melakukan banyak hal bersamaan itu tidak tiba-tiba, ada semacam momen dimana kita muncul keinginan untuk melakukan hal yang lainnya. Pada saat momen itulah kemampuan mindfulness itu berperan, sehingga kita lebih bisa menangkap ketika pikiran kita, keinginan kita mulai muncul untuk melakukan multitasking atau beralih ke tugas yang lainnya. 

Baca Juga :   IdeaFest 2019 Menjadi Festival Kreatif yang Inspiratif
About author

Related posts
Community

5 Kiat Agar Bisnis Kamu Bertahan di Kala Pandemi

Community

AIESEC Future Leaders sebagai Wadah Pemuda untuk Berkembang!

Community

7 Tanaman Unik dan Langka di Dunia, Ada yang dari Indonesia Lho!

Community

Urban Village 2020 x Laung Banceuy: Bangkit Bersama untuk Memajukan Prospek Wisata Alam Kampung Adat Banceuy di Era New Normal