Community

17 Fakta Menarik Diego Maradona, Kecil Tinggal di Kawasan Kumuh, Tua Menjadi Legenda Sepak Bola

diego-maradona-main-image

Dunia sepak bola kembali berduka. Diego Maradona, pemain asal Argentina yang pernah memperkuat Napoli dan Barcelona ini mengembuskan napas terakhir di usia 60 tahun pada Rabu (25/11/2020) pukul 12.00 siang waktu setempat. Maradona meninggal akibat serangan jantung di kediamannya.

Awal Karier

Saat berusia delapan tahun, seorang pencari bakat tak sengaja melihat permainan sepak bolanya dan langsung menawarkan untuk mengikuti trial bersama Cebolitos (Bawang Kecil), tim muda dari klub Argentinos Juniors.

Tak lama, tepatnya 20 Oktober 1976, Maradona menjalani debut profesionalnya bersama Argentinos Juniors melawan Talleres de Cordoba. Di laga perdana itu, Maradona langsung menarik perhatian usai melakukan nutmeg untuk melewati hadangan Juan Domingo Cabrera.

pemain-sepak-bola

(Sumber: news.sky.com)

Di Argentinos Juniors, Maradona bermain selama lima tahun dan menghasilkan 115 gol dari total 167 penampilan. Catatan itu menarik Boca Juniors untuk merekrutnya dengan mahar sebesar 4 juta USD (sekitar Rp59 miliar).

28 gol hanya dari 40 penampilan di musim perdananya pun sudah cukup bagi Maradona untuk mendapat panggilan memperkuat Timnas Argentina ke Piala Dunia 1982, yang berlangsung di Spanyol.

Ucapan Duka Mengalir dari Berbagai Pihak

Maradona sempat berhasil mengantarkan Albicelestes sebutan Timnas Argentina meraih trofi Piala Dunia 1986 di Meksiko. Atas prestasinya mengharumkan nama negara, kepergian Maradona ini menjadi pukulan untuk negara Argentina. Argentina sudah mengumumkan masa berkabung nasional selama tiga hari.

Ucapan duka juga disampaikan federasi persatuan sepak bola Argentina,

“Maradona selalu ada di hati kami”

dan Presiden Argentina, Alberto Fernandez

“Anda membawa kami ke puncak dunia. Membuat kami begitu bahagia. Anda adalah yang terhebat dari yang hebat.”

Berikut Fakta-fakta Menarik Seputar Diego Maradona yang Telah Dirangkum:

  1. Sang ibu, Dalma, berteriak “Gooooool!” ketika putra sulungnya lahir ke dunia pada 30 Oktober 1960 di Rumah Sakit Evita Peron.
  2. Ketika kecil, Diego Maradona tinggal di kawasan Villa Fiorito yang kumuh, tanpa aliran listrik dan fasilitas air bersih. Suatu malam ketika kabur dari rumah, ia tersesat dan terjebur ke dalam septic tank karena jalan yang dilalui sangat gelap.Beruntung sang paman, Cyril, menemukannya dan berusaha mempertahankan kepala bocah itu berada di atas permukaan hingga tim penyelamat tiba.
  3. Dia membantu Boca Juniors menjadi juara liga pada tahun 1982 sebelum pindah ke Barcelona. Tetapi pada tahun 1984, ia pindah ke Napoli dan membantu mereka memenangkan dua gelar Serie A, dimana itu adalah Scudetto klub hingga saat ini – pada tahun 1987 dan 1990.
diego-maradona

(Sumber: nytimes.com)

  1. Maradona yang berusia 15 tahun membuat debut profesionalnya pada 20 Oktober 1976 untuk Argentinos Juniors.
  2. Pada 27 Februari 1977, Maradona melakukan debut internasionalnya melawan Hongaria pada usia 16 tahun di stadion Bombonera di Buenos Aires.
  3. Maradona adalah bagian dari skuad muda Argentina yang memenangkan Piala Dunia Remaja 1979 di Jepang.
legenda-sepak-bola-maradona

(Sumber: nine.com.au)

  1. Maradona memegang rekor untuk membuat penampilan terbanyak sebagai kapten negara manapun di Piala Dunia. Dia menjadi kapten Argentina pada 16 kesempatan.
  2. Maradona menjadi kapten Argentina menuju kejayaan Piala Dunia 1986, mengalahkan Jerman Barat 3-2 di final.
  3. Diego juga memenangkan Bola Emas karena menjadi pemain yang tampil luar biasa di turnamen tersebut.
Baca Juga :   Hormati Kobe Bryant, Seniman Dunia Buat Mural Tribute
About author

Related posts
Community

7 Tanaman Unik dan Langka di Dunia, Ada yang dari Indonesia Lho!

Community

Urban Village 2020 x Laung Banceuy: Bangkit Bersama untuk Memajukan Prospek Wisata Alam Kampung Adat Banceuy di Era New Normal

Community

Alumni Talenta Juara Luncurkan Aplikasi e-Deso untuk Memajukan Indonesia dari Desa

Community

5 Kiat Agar Bisnis Kamu Bertahan di Kala Pandemi