Daftar Nominasi Film Animasi Pendek Terpilih Piala Maya 2020

Dibaca Normal: 3 menit aja
piala maya 2020

Karya dalam bentuk fisik dengan karya yang diunggah secara online tidak jauh beda kok, hanya platformnya saja yang berlainan. Keduanya sama-sama harus diapresiasi dan tidak boleh dipandang sebelah mata. Tidak hanya pemenang piala Oscar, tapi daftar pemenang dari Piala Maya juga ditunggu-tunggu loh. Piala Maya adalah penghargaan tahunan sebagai bentuk apresiasi terhadap karya film Indonesia. Pertama pertama kali diadakan pada 15 Desember 2012 dan didirikan oleh Hafiz Husni. Di tahun 2020, penghargaan Piala Maya kembali digelar dengan tajuk “Semesta Delapan” masih dengan slogan “Apresiasi Nyata dari Dunia Maya”. Dari beberapa kategori nominasi Piala Maya 2020, di artikel kali ini kami akan membahas siapa saja yang masuk di nominasi “Film Animasi Pendek Terpilih”. Yuk disimak!

Slider
Slider
Slider

1. Kwan

Animasi pendek berjudul “Kwan” karya Stevani Willyanto ini menceritakan tentang seorang anak laki-laki yang datang ke kuil untuk menjalankan ibadah. Namun yang tadinya hanya niat ibadah, anak laki-laki tersebut tidak sengaja melihat banyak makanan yang digunakan sebagai pemberian di kuil. Karena sudah tidak tahan lagi untuk mencicipi makanan yang ada di sana, anak laki-laki tersebut mencuri sepotong kue bolu kukus berwarna merah muda. Konsep cerita dan visualnya terinspirasi dari tradisi Tionghoa dan kebudayaan di Indonesia. Animasi berdurasi 4 menit 20 detik ini sudah ditonton lebih dari 400 kali oleh pengguna YouTube.

UPDATES

Slider

UPDATES

Slider

2. Nussa: Bundaku 

Nominasi untuk “Film Animasi Pendek Terpilih” berikutnya berjudul “Nussa: Bundaku” karya Chrisnawan Martantio. Animasi pendek berdurasi 16 menit 53 detik ini menceritakan tentang perjuangan dan kesabaran seorang ibu dalam mengurus segala kebutuhan anak-anaknya. Mulai dari bangun pagi, memasak sarapan, membersihkan kamar, dan lain sebagainya. Cerita yang mengharukan tentang ibu yang dikemas dengan visual animasi 3D yang sangat kece menjadikan animasi “Nusa: Bundaku” sangat menarik untuk ditonton. Sekaligus sebagai momen untuk refleksi diri tentang kamu dan ibumu. Dijamin bikin baper! Sampai saat ini, animasi “Nussa: Bundaku” sudah ditonton lebih dari 5.200.000 kali oleh pengguna YouTube.

Baca Juga
Jenis, Prinsip, Hingga Cara Membuat Animasi Lengkap

3. Orat-Oret

Nah, kalau film animasi pendek “Orat-Oret” oleh Stella Yohanna menceritakan tentang dua karakter yang hidup dari gambar imajinasi anak-anak. Seperti quotes Pablo Picasso yang berbunyi, “Everything you can imagine is real”. Dari trailer animasi “Orat-Oret” di YouTube yang berdurasi 1 menit 3 detik, matamu akan dimanjakan dengan visual ilustrasi yang sangat keren. Belum lagi ceritanya unik sehingga menambah daya tarik orang lain untuk menonton animasi ini. Eits, tapi kamu harus bersabar dulu, karena animasi “Orat-Oret” baru tayang di screening perdana mereka pada 18 Januari 2020 di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan.

4. So-Yam!

Piala Maya 2020 untuk kategori “Film Animasi Pendek Terpilih” berikutnya berjudul “So-Yam!” oleh Radhiatama Chaliq. Wah, dari judulnya saja sudah bikin lapar. Nah, animasi 3D “So-Yam!” menceritakan tentang dua orang pedagang kaki lima yang memperebutkan satu pelanggan. Pedagang pertama menjual mie ayam, sedangkan pedagang kedua menjual bakso. Perselisihan mulai terjadi saat pedagang bakso membuka lapak persis di sebelah pedagang mie ayam. Animasi ini mengajarkan kita tentang Bhinneka Tunggal Ika, ”Jangan buat sebuah perbedaan menjadi sebuah perpecahan, tapi buatlah perbedaan sebagai alat pemersatu bangsa”. Sampai hari ini animasi “So-Yam!” yang berdurasi 6 menit 37 detik ini sudah ditonton lebih dari 1000 kali oleh pengguna YouTube loh. Dijamin kamu tidak akan menyesal setelah menontonnya.

Baca Juga
7 Rekomendasi Software Pembuat Animasi untuk PC

5. Utan Rambutan

“Utan Rambutan” adalah animasi pendek dengan konsep cerita yang sangat asyik dan unik. Pernahkah terbayangkan olehmu kalau buah bisa terbang? Yap, “Utan Rambutan” mengisahkan tentang perjuangan untuk bisa menggapai angan-angan meskipun kamu hanyalah buah rambutan yang tumbuh di pohon. Kisah nan unik di “Utan Rambutan” ditulis dan disutradarai oleh Andra Fembriarto. Ternyata 10 tahun yang lalu Andra pernah melihat rambutan jatuh dari pohon. Di rambutan tersebut masih ada dua lembar daun yang menempel. Sejak saat itu Andra selalu berpikir bahwa buah rambutan diam-diam bisa terbang. 

Itu dia nominasi Piala Maya 2020 untuk kategori “Film Animasi Pendek Terpilih”. Manakah yang menjadi favoritmu? Nantinya pemenang terpilih akan diumumkan pada tanggal 8 Februari 2020. Pantengin terus akun @pialamaya di Instagram untuk mengetahui update terbarunya yah!

Slider
Slider
Slider
Artikel Terkait
Community

Mengenal Kofipon, Tempat Belajar Para Pecinta Foto Ponsel

Community

Alumni Talenta Juara Luncurkan Aplikasi e-Deso untuk Memajukan Indonesia dari Desa

Community

Milenial Bisa Bikin Startup Tanpa Modal Besar

Community

Ternyata Ini Dia Fungsi Asuransi yang Belum Kamu Tahu dari Ryan Filbert

Community

Mengintip Resep Rahasia di Balik Horornya “The Librarian” karya KayR801

Community

Tips dan Trik Jadi Freelance Profesional Bareng Rio Purba

Quizzes

Slider
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link