Storytelling Unik dengan Boneka ala Ria Papermoon

Dibaca Normal: 3 menit aja
ria papermoon

Nama Papermoon Puppet Theatre mungkin sudah gak asing lagi di telinga kalian. Ya, kalian yang doyan liburan ke Yogyakarta pasti tahu dong kalau teater yang berlokasi di kawasan Bangunjiwo, Bantul, Yogyakarta ini pernah muncul di salah satu scene film Ada Apa Dengan Cinta 2. Ternyata oh ternyata, kesuksesan Papermoon Puppet Theatre ini ternyata gak lepas dari perjuangan seorang perempuan hebat bernama Ria. Berkat ketekunannya, boneka yang dahulu dianggap hanya mainan jadi suatu pertunjukan menarik yang juga bisa mengedukasi penontonnya. Ria hadir sebagai narasumber dalam sesi Instagram Live yang diadakan oleh Kreativv ID dengan judul Telling Stories Through Puppetry. 

Slider
Slider
Slider
Ria Papermoon

sumber: energibangsa.id

Wanita kelahiran 4 November 1981 ini membuat sanggar untuk anak-anak yang diberinya nama Papermoon dan setelah berjalan selama dua tahun Ria mengubahnya menjadi teater boneka dengan mengawinkan dunia seni rupa dan seni pertunjukkan. Ide besar ini mampu membawa Maria mengunjungi beberapa negara loh, melalui Papermoon Puppet Theatre ia berbagi dan menimba ilmu pentas seni pertunjukkan teater khususnya teater boneka. Ria juga merupakan seorang sutradara teater khususnya teater boneka yang namanya cukup diperhitungkan di Indonesia. Selain sutradara ia merupakan direktur artistik, penata laku sekaligus pemain boneka.

Buatlah bulanmu sendiri, buatlah mimpimu sebesar mungkin

UPDATES

Slider

UPDATES

Slider

Kalimat singkat diatas adalah filosofi dari kata papermoon itu sendiri. Lulusan Universitas Gadjah Mada Fakultas Komunikasi ini mengawali perjalanan Papermoon dari dua kamar kos yang ia sewa sebagai perpustakaan mini. Melalui perpustakaan yang diberi nama sanggar Papermoon, Ria ingin anak-anak datang untuk membaca dan belajar berkreasi agar mampu dan percaya diri untuk menggembangkan bakat serta imajinasinya sendri. Tepat 2 April 2006, Ria mengadakan pertunjukan boneka pertamanya yang ia buat dengan bahan-bahan sederhana dari selimut bekas yang dijahit dan botol plastik namun mampu menarik banyak perhatian. 

Baca Juga
Riuhnya Lantai Dansa PIASE 2019

Slider
Slider
Slider
Artikel Terkait
Community

Daftar Nominasi Film Animasi Pendek Terpilih Piala Maya 2020

Community

Aldo Sinarta, Jalan Panjang Seorang Fotografer Profesional

Community

Menghidupkan Mainan Lewat Fotografi ala Radiansyah Sukmana

Community

CONNECTOON TALK, Jualan Komik di Indonesia Memangnya Laku?

Community

IdeaFest 2019 Menjadi Festival Kreatif yang Inspiratif

Community

IdeaFest 2019 Tampil Lebih Fresh dengan Deretan Pelaku Kreatif Ternama

Quizzes

Slider
      TRENDING
#Trending
Next >>
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link