Asal Usul Bubble Tea: Dari Uji Coba, Jadi Mendunia

Dibaca Normal: 7 menit aja 😊
asal usul bubble tea

Bentuknya bulat, teksturnya kenyal, dan rasanya enak. Apakah itu? Jawabannya adalah bubble tea. Pasti kamu familiar dengan minuman kekinian dari Taiwan ini. Selain rasanya yang enak, ternyata bubble tea punya cerita menarik nih. Yuk, cari tahu!

Bubble tea atau juga sering disebut boba, adalah minuman teh susu populer asal Taiwan. Beberapa tahun terakhir, popularitas minuman berbahan dasar teh ini terus meningkat.

Nah, dibalik rasanya yang enak, ada sejuta kisah unik dibalik jajanan kekinian yang satu ini. Mulai dari unsur ketidaksengajaan lahirnya boba, hingga menjadi simbol budaya. Ini dia, cerita lengkapnya!

Asal Muasal Bubble Tea  

bubble tea 1

Kedai bubble tea Chun Shui Tang di Taichung, Taiwan (sumber: taiwan-scene.com)

Jika kamu adalah penggemar bubble tea, kamu pasti tahu dong negara asal minuman ini.

Yap! Betul sekali, bubble tea berasal dari Taiwan.

Sebagai tempat lahir bubble tea, kamu akan menemukan minuman ini dengan mudah. Saking populernya, bubble tea sering dijuluki sebagai minuman nasional di Taiwan.

Di hampir setiap pelosok kota, kamu dapat menjumpai toko-toko yang menjual bubble tea segar berbagai varian.

Lidahmu akan dimanjakan oleh boba enak dengan kualitas terbaik, GenK. Dijamin deh, rasanya akan beda dengan yang biasa kamu beli nih.

Boba dan Taiwan memang tidak bisa pisahkan. Belum ke Taiwan namanya, kalau belum mencoba langsung minuman ini di negara asalnya.

Tahukah kamu, bubble tea muncul pertama kali di Taiwan sekitar tahun 1980-an. Jadi suda sekitar tiga dekade lalu loh.

Sejarah munculnya bubble tea ada dua versi nih, GenK. Cerita pertama datang dari daerah Tainan, Taiwan. Pada tahun 1986, di kedai teh Hanlin Tea Room bubble tea pertama kali ditemukan.

Awalnya sang pemilik kedai, Tu Tsong-he, membuat teh dengan bola-bola tapioka. Ia terinspirasi dari bola tapioka putih yang dilihatnya di pasar. Lahirlah kemudian istilah ‘mutiara tapioka’. Karena bentuknya yang seperti bola dan berwarna putih, bak mutiara.

Setelah itu, kedai Hanlin merubah bola tapioka putih tersebut menjadi berwarna hitam. Warna hitam diperoleh dari campuran gula aren dan madu yang ditambahkan pada campuran tapioka. Inilah boba yang saat ini kita lihat, GenK.

Sementara Itu di Suatu Kedai…

Asal usul lain dari bubble tea juga datang dari kedai Chun Shui Tang, di Taichung, Taiwan. Inspirasi sang pemilik, Liu Han-Chieh, muncul saat melihat gaya minum teh orang Jepang. Metode penyajian kopi dingin oleh orang Jepang lalu diaplikasikan ke teh.

Manajer kedai teh Chun Shui Tang, Lin Hsiu Hui, kemudian menuangkan mutiara tapioka ke es tehnya. Hal tersebut dilakukan secara tidak sengaja, pada sebuah pertemuan yang diadakan pada tahun 1988.  

Mutiara tapioka di es teh tersebut kemudian diaduk hingga tercampur, dan menjadi minuman baru yang kita kenal sekarang. Mutiara tapioka yang transparan pada teh terlihat seperti gelembung. Akhirnya minuman tersebut dinamakan ‘Bubble Tea’ atau boba yang berarti ‘bola besar’.

Hasilnya minuman tersebut laku keras dan menjadi menu favorit kedai teh tersebut. Setelah itu, boba kemudian menjadi populer di wilayah Asia Timur dan Tenggara, khususnya Vietnam, GenK

Minuman ini pada akhirnya menyebar hingga ke Amerika Utara nih. Terutama di daerah dengan populasi orang Asia Timur yang tinggi, seperti California dan beberapa wilayah di Kanada.

Baca Juga   3 Manfaat Belajar Memasak, Melatih Fokus Sampai Tambah Kreatif

Tak Sekadar Minuman, Bubble Tea Menjadi Simbol Budaya

 

bubble tea 2

Boba dan budaya Asia-Amerika di Los Angeles (sumber: laweekly.com)

Popularitas boba telah menyebar hingga ke berbagai belahan dunia. Terkenalnya minuman ini bukan hanya mengenai rasanya saja loh.  Tapi juga menjadi salah satu simbol budaya Asia, GenK.

Di Amerika sendiri, kamu bisa menemukan toko-toko yang menyediakan boba dengan cukup mudah. Di wilayah seperti California, khususnya Los Angeles, boba adalah minuman khas dari Asia. Kedai pertama bahkan telah ada sejak tahun 1990 loh.

Bubble tea menjadi penanda budaya yang berkembang di antara para keturunan Asia-Amerika. Potensi bisnis yang menjanjikan kemudian berkembang dengan subur. Hasilnya adalah merek-merek boba asal Amerika yang mayoritas dimiliki oleh keturunan imigran dari Taiwan.

Merek-merek yang pertama kali muncul diantaranya adalah Ten Ren, Quickly, Tapioca Express dan Lollicup.

Di Amerika sendiri istilah bubble tea digunakan di kota seperti New York. Sementara di Los Angeles, orang-orang hanya menyebutnya dengan istilah ‘boba’.

Para penikmat boba rata-rata adalah anak muda. Kegemaran mereka akan minuman ini serupa dengan kegemaran mereka dengan kopi. Bahkan tidak sedikit loh, orang tua yang menyarankan minuman ini dibanding kopi kepada anaknya.

Bukan hanya di Negeri Paman Sam, boba juga tersohor dan populer di berbagai negara lain. Australia, Singapura, Vietnam, Thailand, dan Kanada menjadi negara lain yang turut dibanjiri dengan tren minuman ini.

Kedai-kedai boba di Amerika hampir tidak pernah sepi pembeli. Banyak inovasi baru yang muncul dari prospek penjualannya yang tinggi. Untuk dapat terus bersaing, munculah rasa-rasa baru, bentuk unik, hingga cara penyajian yang gokil, GenK.

Jenis-Jenis Boba

bubble tea 3

Jenis-jenis boba (sumber: pinterest.com)

Boba dibuat dengan bahan utama tepung tapioka. Pada awalnya, boba atau mutiara tapioka (tapioca pearls) tidak memiliki warna dan hampir transparan. Seiring dengan perkembangannya, boba mengalami perubahan nih. Hasilnya adalah berbagai jenis boba berbeda yang dapat kamu nikmati sekarang.

Apa saja jenis-jenis boba?

  • Boba bening. Akar singkong merupakan bahan dasar pembuatan boba bening. Seperti namanya, boba jenis ini tidak berwarna alias transparan. Tepung tapioka dibuat dari akar singkong, yang kemudian digunakan untuk membuat mutiara-mutiara tapioka.
  • Boba hitam. Ini dia boba yang sering kamu konsumsi. Proses pembuatannya pun sama dengan boba bening biasa. Yang membedakan adala tambahan gula aren atau pewarna untuk memberikan warna hitam pada boba nih.
  • Boba dengan rasa. Untuk meningkat daya jual boba, variasi baru pun diciptakan. Di beberapa tempat, boba akan diberikan perisa khusus loh. Perisa berupa sirup ditambahkan saat proses memasakan boba, GenK. Rasa yang sering gunakan seperti melon, madu, semangka, dan jeruk.
  • Popping boba. Selain pemberian rasa, boba juga dikembangkan dengan menambahkan jus buah di dalam boba. Nah, boba tersebut nantinya akan meletus dalam mulutmu dan melepaskan jus buah di dalamnya. Buah pisang, mangga, dan nanas sering menjadi pilihan untuk jenis boba yang satu ini. Yummy!
  • Boba mini. Sesuai namanya, ukuran boba jenis ini memang lebih kecil dari boba biasa. Diameter boba standar adalah sekitar ¾, sementara boba mini hanya berukuran setengahnya, GenK.

Baca Juga   Mengenal Michelin Star, Standard Kuliner Terenak Sedunia

Varian Bubble Tea

Para pecinta bubble tea dapat menikmati minuman ini dalam berbagai rasa.  Selain rasa milk tea klasik, kamu bisa memilih rasa lain sesuai seleramu, GenK.

Hal ini disebabkan semakin terkenalnya minuman manis ini. Kepopulerannya telah terbukti oleh banyaknya penjual bubble tea di banyak negara. Apa aja jenis bubble tea yang wajib kamu coba? Cekidot!

  • Milk tea classic dengan tapioca pearl

bubble tea 4

Varian klasik (sumber: zamplebox.com)

Rasa klasik yang tak pernah ada matinya. Ini dia varuian yang pertama kali dibuat. Jenis yang paling populer ini dibuat dari campuran teh hitam, gula dan susu bubuk GenK.

Menu ini dapat kamu temukan di hampir setiap penjual bubble tea. Varian ini wajib ada dan gak boleh sampai ketinggalan untuk kamu coba. Tekstur pearl yang kenyal membuat banyak orang ketagihan.

  • Fruit iced tea

Es teh yang ini bukan es teh biasa yah. Varian ini cocok bagi yang belum pernah mencoba boba sebelumnya. Rasa teh dipadukan dengan potongan buah-buahan segar.

Teh yang digunakan bisa dari jenis apa saja. Ditambah dengan buah pilihan seperti kiwi, mangga, apel, jeruk, dan anggur. Buah-buahan digunakan sebagai pengganti susu. Selain lebih segar, juga lebih sehat dong.

Hasilnya adalah minuman nikmat untuk menghilangkan dahaga kamu. Jenis ini cukup populer di Amerika nih, GenK.

  • Matcha

bubble tea 5

Varian matcha (sumber: matchazentea.com)

Varian yang satu ini bisa dikatakan paling sehat nih. Siapa sih yang tak kenal manfaat matcha? Teh hijau atau matcha tersohor akan kandungan antioksidan-nya yang tinggi. Baik untuk menangkal radikal bebas dari polusi loh!

Bagi kamu yang menyukai cita rasa khas teh hijau, matcha boba adalah pilihan yang pas. Rasa matcha yang kuat membuat varian ini memiliki sensasi yang khas.

  • Winter melon

Bukan buah biasa, ini dia cita rasa khas dari Cina. Eits, jangan disamakan dengan semangka yah, GenK. Buah berwarna hijau ini juga sering dijadikan varian rasa boba.

Sensasi minuman yang dihasilkan terasa manis seperti karamel. Jadi rasa manisnya alami, dari buah winter melon-nya.

Baca Juga   Menyicipi Minuman Taiwan yang Digoreng Saat Memprosesnya

  • Thai

bubble tea 6

Varian thai tea (sumber: rachelcooksthai.com)

Varian populer lainnya datang dari Negeri Gajah Putih, Thailand. Rasa minuman Thai tea menjadi favorit banyak orang. Minuman yang dibuat dari susu yang diuapkan ini terasa sangat manis. Rasanya juga mirip seperti vanila loh.

Selain rasa yang unik, varian thai tea juga terkenal akan warna oranye-nya yang khas. Penggemar thai tea patut dicoba nih!

  • Popcorn tea (Genamaicha/teh hijau Jepang)

Teh yang digunakan untuk rasa ini terbuat dari roasted rice dan teh hijau. Cita rasa khas Jepang yang satu ini gak boleh ketinggalan dong. Boba varian yang ini memang cukup unik.

Campuran teh hijau dan roasted rice menghasilkan rasa  seperti popcorn. Roasted rice yang gurih dan teh hijau yang kuat tentu menggoda untuk dicoba, GenK.

Minuman Enak, Hati-Hati Tersedak

bubble tea 7


Kandungan gula dalam bubble tea (sumber: YouTube Channel Guitar Singapore Travel)

Ada yang sudah membaca berita mengenai bubble tea belum? Beberapa waktu yang lalu, seorang anak perempuan asal Cina tengah menjadi topik pembicaraan warganet.

100 buah boba ditemukan di dalam perut anak berusia 14 tahun tersebut. Dokter mendiagnosa anak tersebut terlalu banyak mengonsumsi boba secara rutin. Hal tersebut berakibat pada penumpukan bola-bola tapioka di dalam perut yang dalam jumlah yang besar.

Berita di atas adalah salah satu contoh nih, GenK, akibat minum bubble tea secara berlebihan. Layaknya minuman manis lainnya, kandungan nutrisi di bubble tea bisa dibilang sangat minim.

Kecuali untuk jenis-jenis varian tertentu yang menggunakan buah. Hal lainnya yang perlu diperhatikan adalah takaran gula yang digunakan. Setiap gelas bubble tea dapat mengandung hingga 20 sendok gula loh.

Wah, bisa bahaya dong!

Untuk itulah kamu wajib memperhatikan takaran gulanya nih. Pesanlah dengan kandungan gula 50% dari standar. Rasanya sudah cukup manis dan pastinya lebih sehat.

Aturan dalam menikmati minuman ini juga harus disesuaikan. Dalam waktu 1 minggu, disarankan untuk tidak mengonsumsinya lebih dari 6 kali. Hal ini bertujuan untuk menjaga kesehatan kamu, GenK.


Wah, ternyata minuman juga bisa punya banyak cerita yah, GenK. Nah, bagi kamu penggemar bubble tea tetap harus ingat yah, meski enak, gak boleh dikonsumsi setiap hari nih. Minumnya sekali-kali aja. Jangan lupa ajakin teman kamu juga dong tentunya.

Polling

Tentang Penulis

Wahyu Ramadhan adalah alumnus dari jurusan Bahasa Prancis, Universitas Gadjah Mada. Saat ini ia bekerja sebagai Content Writer di Kreativv ID. Hobi menulisnya berkembang sejak ia duduk di bangku SMA hingga sekarang. Dengan menulis, ia dapat belajar banyak hal baru dan berbagi ilmu yang dimilikinya dengan orang banyak. Pemuda yang menyukai warna merah ini senang membaca buku dan belajar hal baru dengan ditemani segelas susu atau jus jambu.

Tulis Komentar

Artikel Terkait
Kuliner

Cara Membuat Kimchi ala Rumahan, Mudah dan Praktis

Kuliner

Mengenal Apa Itu Kimchi? Makanan Khas Korea yang Mendunia

Kuliner

3 Manfaat Belajar Memasak, Melatih Fokus Sampai Tambah Kreatif

Kuliner

4 Rekomendasi Kursus Online Buat Belajar Masak

Kuliner

4 Tips Travelling Kaya Rasa untuk Para Pecinta Kuliner

Kuliner

Pentingnya Food Plating dalam Food Photography

Kuliner

Belajar Table Manner Yuk! - Part 2. Saat Makan

Kuliner

Belajar Table Manner Yuk! - Part 1. Sebelum Makan

Kuliner

Kenapa Orang Suka Makanan Pedas?

Kuliner

Sejarah Donat, dari Belanda Hingga ke Kemudi Kapal

Kuliner

Rahasia di Balik Suksesnya Restoran All You Can Eat

Kuliner

Mengenal Michelin Star, Standard Kuliner Terenak Sedunia

Kuliner

5 Resep Masakan Jepang Mudah untuk Anak Kos

Kuliner

Cara Membuat Latte Art Sederhana ala Home Barista

Kuliner

Menyicipi Minuman Taiwan yang Digoreng Saat Memprosesnya

Kuliner

Malas Antre Beli? Bikin Sendiri 5 Jajanan Kekinian Ini

Kuliner

Kenapa Orang Indonesia Gemar Makan Pakai Tangan?

Kuliner

Gak Cuma Kopi, Ketupat Juga Punya Filosofi!

Kuliner

4 Minuman Santan Segarkan Momen Keluarga

Kuliner

4 Resep Dessert Olahan Santan yang Enak dan Segar

            Artikel Selanjutnya