fbpx

Lapar Mata Karena Lihat Foto Makanan? Ini Penyebabnya!

Dibaca Normal: 5 menit aja 😊
lapar mata

Teknologi saat ini semakin memanjakan saja, GenK, termasuk memanjakan pandangan. Zaman sekarang, contohnya, kita kerap merasa nyaman menikmati gambar makanan apa saja yang ada di media sosial. Kebiasaan ini bisa menyebabkan lapar mata loh.

Mungkin bukan sebuah kebetulan kalau hampir semua makhluk hidup memiliki mulut yang terletak dekat dengan otak, mengingat salah satu fungsi otak adalah untuk memberitahu kapan kamu lapar dan kapan kamu kenyang. Akan tetapi kita masih sering sulit membedakan mana yang lapar asli dengan lapar mata.

Akhirnya, bisa-bisa kamu tidak bisa berhenti mencicipi semua makanan yang bisa kamu dapatkan. Gawat kan kalau kamu terus-terusan makan padahal tidak lapar. Belum lagi kalau kamu lebih sering menyantap makanan cepat saji, GenK.

Kebiasaan buruk mudah kepengin makan tiap kali lihat foto makanan bisa berefek seburuk itu, GenK!  

Gambar Menyebabkan Lapar Mata

Lapar mata atau visual hunger adalah munculnya semacam keinginan alami untuk makan akibat melihat gambar makanan. Ada sebutan yang lebih keren untuk ini, yaitu food porn atau gastroporn.  

lapar mata 1

Foto burger dan kentang goreng yang menggiurkan (sumber: pexels.com)

Gambar-gambar seperti itu pasti sering memunculkan hasrat lapar pada dirimu. Kenapa? Ini pengaruh dari visual yang ditangkap oleh mata, lalu diterima oleh saraf otak, dan kemudian diterjemahkan menjadi rasa lapar yang sebenarnya palsu.

Lapar mata bisa menyebabkan seseorang ingin segera makan hanya karena gambar yang terlihat menggiurkan. Ingat, GenK, gambar bisa mengelabui otakmu!  

Kenyang Digital, Kok Bisa?

Kalau yang satu ini kebalikan dari lapar mata. Pernahkah kamu tiba-tiba merasa kenyang hanya karena melihat beberapa gambar makanan di internet?

Kondisi seperti ini juga, tidak bisa dipungkiri, sering kita alami. Padahal kalau dipikirkan dengan logika, mana bisa kenyang dari gambar yang jelas-jelas bukan makanan asli, tidak bisa dicium aromanya, tidak bisa dirasa, dan tidak bisa dikunyah. Aneh sekali bukan?  

lapar mata 2

Foto hidangan daging yang terlihat lezat (sumber: pexels.com)

Pertumbuhan teknologi digital dan audio-visual membuat kamu jadi lebih mudah mengakses apapun dari ponsel, tablet, laptop, atau komputer. Tampilan gambar di media digital juga terus berkembang. Bahkan ada banyak software dan aplikasi gratis yang bisa kamu gunakan untuk menyunting gambar. Gambar yang disunting kemudian dimanipulasi menjadi bentuk yang kamu inginkan.

Teknik sunting ini sangat berpengaruh di dunia desain, salah satunya periklanan. Perusahaan-perusahaan makanan banyak yang sengaja memanipulasi gambar supaya tampilan makanan terlihat lebih menarik dan lebih menggiurkan. Tujuannya tidak lain untuk menarik pelanggan sebanyak-banyaknya.  

lapar mata 3

Foto burger dan kentang goreng (sumber: pexels.com)

Hasil gambar yang sudah disunting memiliki daya tarik estetika yang kemudian akan merangsang kamu sebagai pelanggan untuk menyantapnya juga. Ini berkaitan dengan arti lapar mata yang sebenarnya.

Gambar tersebut bisa membuatmu merasa seakan-akan sedang menyantapnya. Coba lihat llelehan keju, daging yang juicy, dan roti yang hangat, GenK, semuanya seolah sedang disajikan di depan matamu.

Pendekatan foto seperti inilah yang kemudian meningkatkan sifat konsumtif seseorang. Padahal sebetulnya mereka sengaja menarik perhatianmu menggunakan trik-trik mengejutkan di balik food photography loh.  

Baca Juga   10 Jenis Pasta yang Menanti untuk Kamu Coba

Posting Foto Sebelum Makan Juga Berpengaruh Loh

Ckrek! Kamera ponsel sibuk mengambil gambar hidangan makanan yang ada di depanmu. Pernah melakukannya kan?

Ternyata kebiasaan mengambil foto sebelum makan juga menjadi salah satu pemicu terjadinya lapar mata. Foto yang kamu ambil kemudian diunggah ke media sosial.

Salah satu media sosial yang paling populer adalah Instagram, tempat siapa saja bisa berbagi cerita melalui foto maupun video. Di sana kamu juga bisa menambahkan tagar sebagai kata kunci foto supaya lebih mudah saat dicari oleh pengguna Instagram lainnya. Foto yang sudah diunggah akan otomatis tampil di beranda followers kamu dan bisa memicu munculnya lapar mata pada diri mereka.

“Wah, jadi pengen makan di sana juga.”

Mungkin itu kalimat yang akan muncul di benak mereka. Tergiur dari foto yang kamu unggah dan tiba-tiba memiliki keinginan untuk menyantap makanan yang sama denganmu.

Selain itu, mengunggah foto makanan juga berdampak pada diri sendiri loh. Akan muncul kepuasan pribadi saat mengunggah makanan di media sosial. Bahkan kamu rela menyunting gambar dalam waktu yang tidak sebentar. Tinggal mengunduh aplikasi edit foto gratis dan semuanya bisa beres. Serba instan banget ya.  

Junk Food Masih Menjadi Juara yang Bikin Lapar Mata

lapar mata 4

Foto junk food (sumber: pexels.com)

Junk food atau makanan cepat saji bisa dengan mudah kamu temukan di setiap sudut kota. Setiap outletnya juga selalu ramai dikunjungi orang-orang. Mungkin kamu adalah salah satu konsumennya. Sulit disangkal, makanan cepat saji memiliki cita rasa tersendiri yang selalu bikin ketagihan. Makan lagi, lagi, dan lagi…

Kalau kamu perhatikan, jumlah likes yang ada di akun-akun food porn lebih condong dan dominasi ke unggahan foto junk food. Kok bisa?  

lapar mata 5

Junk food vs healthy food (sumber: thirdage.com)

Coba kita buktikan deh.

Dari dua sisi gambar di atas, manakah gambar yang paling menarik atensimu?

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa gambar junk food yang jelas-jelas  tinggi kalori lebih memikat manusia untuk mengkonsumsinya daripada makanan yang rendah lemak. Belum lagi, secara alami kamu juga akan merespons lebih cepat terhadap makanan tinggi lemak dibanding rendah lemak.

Enak sih, tapi kamu harus tetap menjaga pola makan dan menyaring hasrat lapar mata saat melihat junk food. Jangan sampai terkena obesitas hanya karena lapar mata.  

Baca Juga   Mengulik Sejarah Rendang di Balik Kelezatannya

Obsesi Orang Terhadap Video Memasak

lapar mata 6

Ilustrasi video memasak (sumber: pexels.com)

Suka nonton video memasak?

Bila jawabannya adalah iya, apakah pernah terpikir di benakmu kenapa ada banyak orang yang terobsesi dengan video memasak?

Saking asiknya, mereka sampai hanyut dan seakan-akan ikut membuat masakan tersebut. Padahal tidak semua video yang mereka tonton akan dipraktikkan sendiri di rumah.

Alasan terjadinya hal ini dipengaruhi 3 kepribadian yang ada pada manusia, yaitu:

  1. Timbul rasa senang saat melihat proses pembuatan makanan yang lezat.
  2. Timbul rasa senang ketika berhasil membuat makanan itu sendiri.
  3. Timbul rasa senang yang berupa kepuasan sosial saat mengunggah foto makanan di media sosial.

Kalau kamu masuk tipe yang mana, GenK?

Salah satu video memasak yang digandrungi orang adalah Tasty, yang dipopulerkan oleh Buzzfeed Tasty. Video yang menampilkan kegiatan memasak beserta resep yang terlihat mudah dan simpel selama 1-2 menit ini mampu menarik perhatian banyak orang.

Ada banyak video memasak, tapi kenapa Tasty yang paling menarik perhatian?

Alasannya sederhana, resep secara lengkap dari awal memasak sampai akhir benar-benar dipaparkan di dalam video. Dengan gaya penyajian makanan yang terlihat simpel dan mudah akan cocok banget buat anak muda yang ingin segalanya serba cepat karena aktivitas yang super padat padat.

Video Tasty juga memaksimalkan teknik sinematografi video memasak yang sudah ada sebelumnya, yaitu gaya pengambilan gambar dari atas atau disebut dengan teknik Bird Eye / Top Angle. Teknik ini membuat penonton merasa ikut serta dalam kegiatan memasak. Dengan kata lain, gaya pengambilan gambar video Tasty mampu mengikat emosi penonton.

Tak heran video Tasty bisa memunculkan lapar mata atau visual hunger yang bikin kamu betah untuk terus melihat video memasak yang menggiurkan.


Sekarang kamu jadi lebih tahu kenapa rasa lapar atau kenyang bisa muncul hanya dari gambar digital. Semoga kamu bisa lebih bijak untuk membedakan mana yang lapar mata dan mana yang lapar beneran ya, GenK.

Tentang Penulis

Yurista Andina atau yang kerap disapa dengan Yuri ini merupakan lulusan Desain Komunikasi Visual. Dari hobi, kini menulis telah menjadi passion yang digeluti oleh perempuan penggemar musik K-Pop ini. Saat ini ia bekerja sebagai Content Writer di Kreativv ID. Saat tidak disibukkan dengan pekerjaan kantor, ia sering menghabiskan waktu untuk menulis cerita fiksi.

Tulis Komentar

Artikel Terkait
Kuliner

4 Tips Travelling Kaya Rasa untuk Para Pecinta Kuliner

Kuliner

Pentingnya Food Plating dalam Food Photography

Kuliner

Belajar Table Manner Yuk! - Part 2. Saat Makan

Kuliner

Belajar Table Manner Yuk! - Part 1. Sebelum Makan

Kuliner

Kenapa Orang Suka Makanan Pedas?

Kuliner

Sejarah Donat, dari Belanda Hingga ke Kemudi Kapal

Kuliner

Rahasia di Balik Suksesnya Restoran All You Can Eat

Kuliner

Mengenal Michelin Star, Standard Kuliner Terenak Sedunia

Kuliner

Asal Usul Bubble Tea: Dari Uji Coba, Jadi Mendunia

Kuliner

5 Resep Masakan Jepang Mudah untuk Anak Kos

Kuliner

Cara Membuat Latte Art Sederhana ala Home Barista

Kuliner

Menyicipi Minuman Taiwan yang Digoreng Saat Memprosesnya

Kuliner

Malas Antre Beli? Bikin Sendiri 5 Jajanan Kekinian Ini

Kuliner

Kenapa Orang Indonesia Gemar Makan Pakai Tangan?

Kuliner

Gak Cuma Kopi, Ketupat Juga Punya Filosofi!

Kuliner

4 Minuman Santan Segarkan Momen Keluarga

Kuliner

4 Resep Dessert Olahan Santan yang Enak dan Segar

Kuliner

8 Ide Makanan Buka Puasa yang Simpel

Kuliner

5 Resep Puding Enak untuk Buka Puasa

Kuliner

Nikmatnya Gorengan: Dari Mesir Sampai Jadi Favorit Buka Puasa

            Artikel Selanjutnya     
kid logo
Mau inspirasi ngalir deras,
kreativitas anti mandek?
Dapetin newsletter gratis dan undangan eksklusif ke acara-acara kreativv ID!

 
close-link
kid logo
EARLY BIRD
Daftar dengan mengisi form di bawah ini

 
close-link