fbpx

Kenapa Orang Indonesia Gemar Makan Pakai Tangan?

Dibaca Normal: 4 menit aja šŸ˜Š
makan pakai tangan

Sepiring nasi padang berisi rendang, sayur singkong, sayur nangka dan sambal cabe hijau, paling enak dimakan pakai apa? Pakai kerupuk memang akan lebih enak, tapi makan dengan tangan adalah kenikmatan yang tertinggi.

Kebiasaan makan dengan tangan telanjang, bisa dibilang menjadi salah satu keunikan di Indonesia. Ketika turis mancanegara datang berkunjung ke Tanah Air, tak sedikit yang kaget perihal kebiasaan tersebut karena dianggap tidak lazim di negara asalnya.

Pernah di suatu video di YouTube, seorang turis asal Korea hampir meminum air di mangkuk kobokan ketika makan siang di sebuah restoran Padang. Ia kaget bahwa air tersebut digunakan untuk mencuci tangan yang kotor setelah menyantap hidangan. Lucu juga ya, GenK.

Untuk lebih memahami hal tersebut, kali ini kami akan menjelaskan tentang alasan di balik kebiasaan makan orang Indonesia yang suka menggunakan tangan. Ada juga fakta serta manfaat makan dengan tangan yang mungkin belum kamu ketahui. Simak, yuk!

Warisan Tradisi

Sebuah aktivitas, dapat menjadi suatu kebiasaan jika dilakukan secara terus menerus dalam waktu yang panjang. Begitu pun dengan kebiasaan makan. Bagi masyarakat yang tinggal di pulau Jawa, kebiasaan makan dengan tangan disebut sebagai muluk.

Secara filosofis, muluk melambangkan kesederhanaan masyarakat Jawa. Sikap membumi bisa ditampilkan lewat penggunaan tangan telanjang untuk menyantap makanan.

Makan Pakai Tangan 1

Sumber: beepdo.com

Makanan yang disantap dengan tangan, umumnya tidak berkuah dan dilengkapi dengan sambal. Karena kebiasaan yang diturunkan dari masyarakat Jawa inilah kita bisa merasakan sensasi mencocol sambal dan merasakan hangatnya nasi di ujung tangan.

Tidak heran jika kamu bisa menemukan kebiasaan ini dari Barat hingga Timur Pulau Jawa. Banyak sekali rumah makan berkonsep lesehan yang tidak menyediakan sendok dan garpu kecuali jika kamu memintanya. Selain itu, menu yang disajikan umumnya ditemani berbagai macam sambal, lauk yang digoreng atau dibakar, serta lalapan segar.

Pengaruh Agama

Selain dipengaruhi oleh tradisi, kebiasaan makan menggunakan tangan di Indonesia juga dipengaruhi dari sisi agama. Terlebih karena Ā agama Islam telah masuk sejak berabad-abad lalu ke Nusantara. Sebagai negara yang mayoritas penduduknya memeluk agama Islam, ada nilai dan kebiasaan dari agama yang diaplikasikan ke dalam hidup sehari-hari, termasuk cara makan.

Dalam agama Islam, makan menggunakan jari merupakan sunnah rasul. Hal ini dikarenakan Rasulullah menggunakan tiga jarinya untuk makan yakni jempol, telunjuk dan jari tengah. Ketika telunjuk dan jari tengah menahan makanan, jempol akan mendorong makanan supaya masuk ke dalam mulut.

Meski begitu, kebiasaan makan ini akhirnya diterapkan oleh siapa saja tanpa mengenal suku, gender, agama dan umur.

Terasa Lebih Nikmat

Alasan yang satu ini rasanya tidak bisa dipungkiri. Makan menggunakan tangan membuat makanan terasa lebih nikmat. Kamu bisa menakar dengan lebih pasti, berapa banyak jumlah nasi yang disuap ke mulutmu.

Selain itu, makan dengan tangan membuatmu lebih leluasa saat mencampurkan nasi dengan sambal atau pun lauk yang berbumbu. Seperti saat menyantap nasi hangat dengan rendang, kamu bisa merasakan sensasi menyuwir daging beserta takaran bumbu yang akan bercampur dengan nasi. Duh, lezatnya, GenK.

Baca Juga   5 Resep Minuman Buka Puasa Praktis

Terhindar dari Bahan yang Berbahaya

Ketika kita makan dengan tangan, ujung jari akan menerima stimulus dari tekstur makanan yang disantap. Kamu mungkin tidak tahu bahwa ada benda-benda asing yang ternyata masuk ke dalam makananmu, entah itu batu, isi staples, plastik, dan lain-lain yang bisa berbahaya jika tertelan.

Nah, benda-benda asing tersebut bisa lebih mudah diketahui saat kamu makan pakai tangan, GenK. Karena kamu bisa merasakan tekstur yang aneh dan berbeda dari tekstur makananmu.

Lewat tekstur yang bisa dirasakan lewat jari, kamu juga bisa mengetahui apakah makanan tersebut layak konsumsi atau tidak. Seperti merasakan tekstur makanan yang sudah basi, karena akan terasa lebih lengket dan berlendir.

Selain itu, kamu juga bisa terhindar dari resiko menyantap makanan yang terlalu panas dan berpotensi menimbulkan rasa terbakar di dalam mulut. Hal ini karena jarimu sudah terlebih dahulu menerima ā€œsinyalā€ bahwa makananmu masih terlalu panas untuk dimakan.

Baca Juga   Mengenal Michelin Star, Standard Kuliner Terenak Sedunia

Membuat Usus dan Pencernaan Lebih Sehat

Anggapan bahwa makan menggunakan tangan kurang higienis dibanding menggunakan sendok dan garpu ternyata salah besar, GenK!

Hal ini dikarenakan jari-jari tangan memiliki bakteri flora normal yang memiliki sifat baik untuk melindungi tubuh. Ketika makan, bakteri ini akan ikut tertelan dan membuat mulut, kerongkongan, dan usus menjadi lebih sehat. Walau begitu, selalu ingat untuk mencuci tangan sebelum makan agar terhindar dari kuman penyakit yang menempel di tangan.

Melancarkan Sirkulasi Darah

Kebiasaan makan dengan tangan ternyata juga mempengaruhi kesehatan, GenK. Ketika menyuap makanan ke dalam mulut, kamu telah menggerakan tangan beserta otot-ototnya. Gerakan yang konsisten tersebut, mempengaruhi sirkulasi darah menjadi lebih lancar.

Negara Lain dengan Kebiasaan yang Sama

Tidak hanya di Indonesia, beberapa negara di dunia ternyata juga memiliki kebiasaan makan menggunakan tangan. Di India misalnya, makan dengan tangan memiliki arti yang simbolik. Setiap jari tangan melambangkan lima elemen alam utama seperti api, air, udara, ruang, dan tanah.

Begitu pun dengan negara tetangga seperti Malaysia, juga memiliki kebiasaan makan yang sama akibat pengaruh dari agama Islam. Layaknya di Indonesia, makan menggunakan tangan di Malaysia juga dilakukan dengan tangan kanan.

Makan Pakai Tangan 2

Sumber: bettertogetherbc.ca

Kebiasaan makan dengan tangan kanan juga berlaku di negara Mesir dan Yunani. Aturan menggunakan tangan kanan adalah hal yang wajib. Bahkan menggeser piring dengan tangan kiri atau meletakkan tangan kiri di atas meja dianggap sebagai hal yang tidak sopan.

Berbeda dengan Kenya yang menggunakan tangan untuk menyantap ugali, yakni makanan pokok yang terbuat dari tepung jagung atau tepung singkong hingga berbentuk adonan.

Ugali biasanya disantap dengan bayam rebus yang disebut sukuma wiki, dengan terlebih dahulu membulat-bulatkan ugali dengan tangan. Tak jauh berbeda dengan Kenya, di Nigeria juga dikenal makanan pokok semolina yang terbuat dari tepung gandum dan dimakan menggunakan tangan.

Beberapa kuliner Jepang pun biasa dinikmati dengan menggunakan tangan, misalnya sushi. Eits, jangan salah, GenK, makanan yang satu ini tidak hanya dimakan pakai sumpit loh!


Apa pun makanan yang disantap, makan menggunakan tangan memang terasa nikmat ya, GenK. Apalagi kalau makanan yang kita nikmati disajikan saat masih hangat di atas selembar daun pisang. Waah, makin lahap pastinya.

Meski begitu, makan dengan tangan juga memiliki kekurangan karena tidak bisa diterapkan saat menyantap makanan berkuah seperti sup atau bakso.

Selain itu, kamu juga perlu lebih peduli terhadap kesehatan tangan ya. Cucilah tangan menggunakan sabun sebelum makan supaya terhindar dari resiko sakit perut hingga keracunan.

Polling

Tentang Penulis

Halo GenKreativv disini.

Tulis Komentar

Artikel Terkait
Kuliner

Sejarah Donat, dari Belanda Hingga ke Kemudi Kapal

Kuliner

Rahasia di Balik Suksesnya Restoran All You Can Eat

Kuliner

Mengenal Michelin Star, Standard Kuliner Terenak Sedunia

Kuliner

Asal Usul Bubble Tea: Dari Uji Coba, Jadi Mendunia

Kuliner

5 Resep Masakan Jepang Mudah untuk Anak Kos

Kuliner

Cara Membuat Latte Art Sederhana ala Home Barista

Kuliner

Menyicipi Minuman Taiwan yang Digoreng Saat Memprosesnya

Kuliner

Malas Antre Beli? Bikin Sendiri 5 Jajanan Kekinian Ini

Kuliner

Gak Cuma Kopi, Ketupat Juga Punya Filosofi!

Kuliner

4 Minuman Santan Segarkan Momen Keluarga

Kuliner

4 Resep Dessert Olahan Santan yang Enak dan Segar

Kuliner

8 Ide Makanan Buka Puasa yang Simpel

Kuliner

5 Resep Puding Enak untuk Buka Puasa

Kuliner

Nikmatnya Gorengan: Dari Mesir Sampai Jadi Favorit Buka Puasa

Kuliner

5 Resep Minuman Buka Puasa Praktis

Kuliner

10 Kuliner Khas Jepang Selain Sushi & Ramen yang Harus Kamu Cicipi

Kuliner

5 Alasan Kenapa Daun Pisang Baik untuk Membungkus Makanan

Kuliner

Apa Benar Makanan Sehat Bisa Bikin Kamu Bahagia?

Kuliner

Kafe Instagramable yang Harus Kalian Kunjungi di Semarang

Kuliner

Lapar Mata Karena Lihat Foto Makanan? Ini Penyebabnya!

            Artikel Selanjutnya