Dibalik Kelezatannya, Rendang Punya Sejarah Unik

Dibaca Normal: 5 menit aja
sejarah rendang

Terletak di pesisir barat Sumatera, Kota Padang menyimpan banyak sejarah dari sisi kulinernya. Setiap bumbu dan rasa yang terkandung di dalamnya menyimpan sebuah riwayat panjang perjalanan Minang. Salah satu kuliner khasnya yang masih menjadi juara hingga saat ini adalah rendang. Siapa yang tidak tahu hidangan satu ini? Makanan yang kaya akan rasa dari rempahnya ini dinobatkan sebagai makanan terenak di dunia. Namun, apakah kamu tahu di balik kelezatannya, tersimpan sejarah yang mungkin belum banyak diketahui masyarakat awam? 

Rendang merupakan masakan daging dengan santan dan rempah-rempah sebagai ciri khasnya. Jika sekarang kamu banyak menemukan rumah makan yang memasak menu ini di atas kompor gas, ternyata pada zaman dulu, rendang harus dimasak dengan tungku besar dan kayu atau serabut kelapa sebagai bahan pembakaran. Oleh orang Minang, cara memasak seperti ini memiliki filosofi tersendiri.

Sejarah Rendang

Kamu tahu apa arti rendang yang sebenarnya? Segala bahan makanan yang dimasak terlalu lama sampai berubah bentuk menjadi lebih kering atau dari banyak kuahnya menjadi minyak saja yang tersisa disebut dengan marandang oleh orang Minang. Jadi, rendang atau randang adalah sebutan untuk teknik memasak. 

UPDATES

Slider

UPDATES

Slider

Pada awalnya, daging kerbau digunakan sebagai bahan utama. Teksturnya yang alot akan terasa empuk dan lezat saat dikunyah bersama perpaduan santan dan rempah. Namun seiring berjalannya waktu, tidak hanya daging kerbau, tetapi daging ayam dan daging sapi juga kerap kali digunakan sebagai bahan utama.

[Mengulik_Sejarah_Rendang_dibalik_Kelezatannya]_1

Daging rendang (sumber: topnotchgroup.com.my)

Rendang dianggap sebagai hidangan terhormat bagi orang Minang. Biasanya digunakan pada acara pernikahan atau pengangkatan pemimpin setempat. Proses pembuatan yang memakan waktu lama dan membutuhkan tenaga serta kesabaran ekstralah yang membuatnya istimewa.

Nah, kamu tahu kenapa dimasak dengan bumbu melimpah? Alasannya, karena dulu orang Minang suka merantau ke daerah lain sehingga membutuh pasokan makanan yang dapat bertahan lama alias tidak cepat basi. Rendang adalah salah satu solusinya. 

Soal merantau ini penting banget bagi orang Minang. Dalam budaya mereka, merantau menjadi tolok ukur kedewasaan seseorang. Tetapi bukan berarti semua orang disuruh merantau lalu pergi begitu saja. Diharapkan semua orang yang sudah merantau ketika kembali ke kampung halamannya dapat membawa ilmu yang sudah mereka dapat saat merantau agar kemudian bisa diberikan kepada orang-orang di kampung halaman. Intinya jangan sampai nasib kamu seperti tokoh dongeng Malin Kundang yang lupa akan masa lalunya. Serem banget kan! 

Bagi orang Minang, masakan ini merupakan warisan kuliner turun-menurun. Jadi laki-laki dan perempuan harus punya keahlian memasak. Keahlian memasak ini bisa diterapkan saat kamu merantau jauh dari rumah. Membangun rumah makan bisa menjadi solusi untuk bertahan hidup. Ini menjadi salah satu jawaban kenapa rendang bisa terkenal sampai ke kancah internasional. Dari sini terbukti kalau penyuka rendang tidak hanya orang Minang, melainkan semua orang.

Baca Juga
Aneka Soto Nusantara

Quizzes

Slider

Quizzes

Slider

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait
Kuliner & Travel

6 Wisata di Palembang, dari Lokasi Bersejarah Sampai Instagramable

Kuliner & Travel

6 Destinasi Wisata Pantai di Makassar yang Memesona

Kuliner & Travel

Ini Dia Topping Makanan dan Minuman Paling Hits, Mana Favoritmu?

Kuliner & Travel

5 Tempat Glamping di Bandung yang Patut Dikunjungi

Next >>
Mau inspirasi mengalir deras dan kreativitas anti mandek? Dapetin kurasi konten berkualitas dan undangan eksklusif ke acara-acara seru kreativv ID!
close-link
Silahkan isi form terlebih dahulu untuk mengunduh Media Kit
Asset Media Kit
close-link