GenK LIFE

Tata Cara Pencantuman Label Nutrition Facts untuk Produk Kuliner Lengkap

Label Nutrition Facts

Punya bisnis kuliner dan ingin memasarkan produknya dengan luas, bebas dan aman? Salah satu tahapannya tentu dengan mencantumkan label nutrition facts di kemasan produk tersebut. Adanya label ini akan memudahkan konsumen mencari produk yang sesuai dengan kebutuhan dan membuat produk lebih mudah dipercaya konsumen. 

Apa Itu Label Nutrition Facts?

Nutrition facts dalam bahasa Indonesia disebut Informasi Nilai Gizi (ING) di mana tercantum informasi kandungan gizi produk kuliner tersebut. Gunanya tentu untuk menunjukkan semua informasi terkait kalori, lemak, gula, protein dan vitamin, sehingga konsumen bisa memutuskan mana produk yang bisa mereka konsumsi. 

Cara Mencantumkan Label Nutrition Facts 

Label Nutrition Fact

Sumber : Inno-foodproducts-brainbox.com

Untuk mencantumkan label nutrition facts di produk kuliner kita tentu ada mekanismenya. Produk dengan tingkat risiko tinggi harus mendaftarkan pencantuman label ke BPOM. Sedangkan produk yang tingkat risikonya rendah bisa mendaftarkan ke Dinas Kesehatan setempat. Berikut ini mekanisme pendaftaran label nutrition facts:

1. Ajukan Sampel Produk

Pertama-tama, pemilik usaha harus mengajukan sampel produk ke laboratorium pemerintah atau swasta yang sudah terakreditasi. Laboratorium akan melakukan uji proksimat, metode analisis kimia untuk mengetahui kandungan nutrisi dalam bahan pangan. Uji proksimat juga berguna untuk mengetahui usia simpan produk kuliner. 

2. Pengujian Sampel Produk 

Setelah sampel produk diberikan, lalu proses pengujian dilakukan. Pada umumnya, uji proksimat dilakukan dengan mengambil sampel 2 kali untuk membandingkan hasilnya, dinamakan duplo. Tapi terkadang beberapa laboratorium melakukannya 3 kali yang dinamakan triplo. 

Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi tiap kandungannya berbeda-beda, yaitu:

  • Enegi total – metode kalkulasi
  • Lemak total – metode soxhlet / cara langsung dan metode weibull / hidrolisis. 
  • Lemak jenuh – menggunakan alat bernama Gas Chromatography Flame Ionization Detector (GD FID).
  • Karbohidrat – metode kalkulasi
  • Protein – metode Kjeltech, yaitu metode analisis nitrogen untuk menghitung kadar protein yang ada di bahan pangan, air limbah, pupuk dann fosil.
  • Gula – metode HPLC dan trimetri tergantung produk yang diuji.Metode Hight Performance Liquid Chromatography mengukur kadar bahan akti di sampel bahan makanan, herbal atau obat. Sedangkan metode trimetri menentukan kadar zat tertentu berdasarkan ukuran volume larutan yang mampu bereaksi secara ekuivalen. 
  • Garam – metode Inductively Coupled Plasma Optical Emission Spectrometry (ISP OES) yang gunanya mendeteksi kimia unsur logam. 

3. Penerbitan Label Nutrition Facts 

Setelah uji proksimat selesai, maka hasilnya berupa uraian dari data yang didapatkan. Ini mencakup energi total, lemak total, lemak jenuh, protein, karbohidrat, gula dan garam. Informasi ini kemudian disampaikan di kemasan produk di tiap takaran saji, jumlah sajian per kemasan, dan Angka Kecukupan Gizi (AKG). 

Inilah info yang ditampilkan dalam label nutrition facts. Setelah uji proksimat selesai, maka label akan diterbitkan. Barulah produsen produk kuliner bisa mencantumkan label tersebut di tiap produk mereka. Label ini bentuk dan ukurannya bisa berbeda-beda karena disesuaikan dengan desain tiap merek produk. 

Biaya dan Waktu untuk Mencantumkan Label Nutrition Fact

Label Nutrition Fact

Sumber : foodsafetymantra.com

Satu produk hanya membutuhkan satu kali pengajuan label nutrition facts, sehingga untuk melakukan uji proksimat harganya tergolong terjangkau, yaitu mulai dari Rp 250.000 – Rp 500.000. Biasanya bisa berbeda, tergantung dari kebijakan laboratorium pengujian. Sedangkan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan uji proksimat adalah sekitar 5 – 7 hari kerja. Sekali lagi, berbeda dari laboratorium satu dengan lainnya.

About author

Related posts
GenK LIFE

Netizen Indonesia : Beda Social Media, Beda Pula Cara Berkomentar

GenK LIFE

Meningkatkan Produktivitas dan Mengembangkan Diri: Cara Mengatasi Rasa Mala

GenK LIFE

Hypnotic Copywriting, Bagaimana Caranya Menghipnotis Pembaca Lewat Tulisan?

GenK LIFE

Mengubah Quarter Life Crisis menjadi Peluang: Mengembangkan Keterampilan dan Pertumbuhan Pribadi di Usia Muda