Fotografi

Tips Ciptakan Low Poly Portrait dan Pilihan Software yang Digunakan

low poly portrait

Memandang foto dengan pose begitu-begitu saja rasanya cukup membosankan. Kamu perlu untuk menghadirkan sentuhan berbeda pada foto-foto lamamu. Teknik-teknik edit foto terbaru bisa kamu hadirkan di sini. Salah satu teknik foto yang cukup banyak digandrungi yaitu low poly portrait. Untuk bisa menghasilkan low poly portrait yang baik, kamu perlu memiliki beberapa hal. Salah satunya yaitu kemampuan penglihatan yang baik. Kemampuan ini bukan melihat secara fisik tapi mampu melihat perspektif yang dihasilkan dari geometri-geometri tersebut. Selain itu, ada beberapa hal yang mempengaruhi kesuksesan menciptakan low poly portrait diantaranya sebagai berikut.

1. Siapkan Foto yang Tepat

low poly portrait

sumber: behance.net

Pertama adalah persiapan foto yang akan diedit. Hasil low poly portrait akan semakin kece kalau kamu menggunakan foto dengan objek dekat. Hal ini karena kamu akan mengedit detil dari objek tersebut. Jika ukuran objek terlalu kecil maka akan lebih menantang untuk mendapatkan detik geometri. Kemudian pastikan foto berkualitas tinggi agar cukup solid dan mudah dikerjakan.

2. Bekerjalah dengan Software Pendukung

software low poly portrait

sumber: digitalartsonline.co.uk

Selain foto, kamu juga perlu menyiapkan software pendukung yang mumpuni. Ada dua software yang perlu kamu siapkan untuk membuatnya yaitu Adobe Ilustrator dan Adobe Photoshop. Meskipun demikian, kamu bisa membuat low poly portrait hanya dari salah satu software saja. Adobe Ilustrator cukup baik untuk menjadi software utama. Apa pun itu, pastikan kamu memahami dasar-dasar penggunaan software tersebut agar lebih mudah mengerjakannya.

Baca Juga :   Mengenal Apa Itu Line Art dan Cara Membuatnya di Adobe Illustrator

3. Pilih Bentuk Poligon yang Sesuai

desain low poly portrait

sumber: artstation.com

Kata poly adalah istilah untuk polygon atau banyak sudut. Geometri yang satu ini tidak memiliki jumlah sudut yang pasti kecuali telah didefinisikan. Oleh karena itu, dalam membuat low poly portrait kamu perlu mendefinisikan jumlah poligon tersebut. Low poly berarti poligon dengan jumlah relatif sedikit. Sesuaikan juga apakah kamu ingin membuat foto menjadi 2D atau 3D. Jika membuat 3D berarti ada titik-titik poligon yang perlu diperhatikan agar gambar benar-benar terlihat 3D.

About author

Related posts
Fotografi

Cara Ampuh Menghindari Review Negatif Dari Pelanggan, Dengan Foto Produk Yang Sesuai!

Fotografi

Komposisi dan Pencahayaan Dibalik Foto Interior yang Menarik

Fotografi

Begini Caranya Fotografi Melatih Memori Kamu

Fotografi

Tips Membuat Video Pernikahan Sendiri Biar Lebih Hemat Bujet