GenK LIFE

Makanan Penambah Darah Ini Dijamin Bikin Tubuhmu Lebih Bugar

Sebagian orang dan mungkin termasuk kamu sering mengalami pusing atau mengantuk secara tidak wajar. Satu satu penyebab umum yang dialami orang yaitu karena kekurangan darah. Kondisi ini memang sering membuat penderitanya sering pusing dan mengantuk. Hal ini tentunya cukup mengganggu aktivitas karena membuatmu tidak produktif dalam berkegiatan. Untuk meminimalisir hal ini, kamu bisa mengonsumsi makanan penambah darah.

Makanan yang masuk dalam kategori ini termasuk mudah ditemukan dan harganya terjangkau. Kamu bisa memvariasikan beberapa makanan yang menurutmu lebih mudah dijangkau atau lebih disuka. Berikut ini adalah pilihan lima makanan penambah darah yang bisa kamu konsumsi di rumah setiap hari.

Bayam

bayam makanan penambah darah

sumber: unsplash.com

Bayam dan sayur-sayuran hijau bisa kamu manfaatkan sebagai makanan penambah darah. Apalagi bayam bisa dengan mudah kamu temukan sebagai bahan sayuran setiap hari. Bayam dipercaya memiliki efek yang cukup baik untuk pembentukan hemoglobin dalam tubuh. Kamu bisa mengonsumsi bayam setiap hari dengan cara dijadikan sayur bening, direbus, atau dijadikan camilan seperti bakwan dan keripik bayam.

Kacang Hijau

penambah darah dari kacang ijo

sumber: healthline.com

Berikutnya yaitu kacang hijau. Tanaman kacang-kacangan sangat baik untuk membantu proses pembentukan sel darah merah di dalam tubuh. Selain itu, kacang hijau juga mengandung zat besi yang cukup dibutuhkan untuk tubuh. Kamu bisa mengonsumsi kacang hijau ini dalam bentuk aneka makanan seperti kolak kacang hijau atau campuran camilan lainnya.

Daging Merah

daging merah

sumber: pexels.com

Satu makanan yang terkenal mujarab untuk menambah darah adalah daging merah. Jika gejala pusing karena kurang darah, kamu bisa mengonsumsi daging dan istirahat dengan cukup. Setelah itu, tubuh akan terasa lebih baik. Daging memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi. Selain itu juga ada kandungan vitamin C yang baik untuk tubuh. Untuk konsumsi daging, cukup konsumsi dengan jumlah yang seperlunya. Penting untuk diketahui juga, pilih daging rendah lemak agar tidak memicu masalah lain pada tubuh.

Jeruk

jeruk makanan penambah darah

sumber: pexels.com

Pilihan makanan berikutnya adalah jeruk.  Jeruk terkenal dengan kandungan vitamin C tapi ada juga kandungan lain yang tidak kalah bermanfaat untuk tubuh seperti zat besi. Kandungan zat besi dalam jeruk mampu meningkatkan pembentukan sel darah merah sehingga gejala kurang darah bisa diminimalisir. Sebab, bagian-bagian tubuh akan menerima jumlah oksigen yang cukup. Kamu bisa menyediakan buah jeruk ini untuk camilan buah setiap hari. Namun kamu perlu memerhatikan jumlah konsumsi buah jeruk agar tidak berlebihan.

Pisang

pisang

sumber; pexels.com

Alternatif jika tidak menemukan buah jeruk yang lebih disuka untuk dikonsumsi, kamu bisa memilih buah pisang. Saat ini, buah pisang sudah tersedia dalam beragam jenis seperti yang sedang tren saat ini yaitu cavendish. Kamu bisa mengonsumsi buah pisang jenis apa pun karena sama-sama mengandung mineral dan zat besi yang baik untuk tubuh. Sediakan buah pisang untuk dikonsumsi di rumah bersama keluarga secara rutin.

Itulah lima makanan penambah darah yang bisa kamu konsumsi ketika merasakan gejala kurang darah. Ada baiknya jika kamu mengatur pola makan seimbang agar kondisi tubuh lebih baik. Jadi, kamu tidak perlu menunggu merasakan gejala kurang darah untuk mengonsumsi makanan bergizi ini. Asupan dan kondisi tubuh yang baik akan memudahkan tubuh untuk mengenali sinyal-sinyal buruk yang terjadi. Kamu akan lebih peka dengan sinyal yang menyatakan kondisi tubuh sedang tidak baik seperti akan merasa pusing dan lainnya. Yuk, jadi pribadi yang lebih sehat mulai dari sekarang.

About author

Related posts
GenK LIFE

Fatherless : Bagaimana Peran Ayah Mempengaruhi Pertumbuhan Anak?

GenK LIFE

4 Hal Penyebab Jerawat Punggung dan Cara Mengatasinya

GenK LIFE

Pentingnya 3V dalam Public Speaking Biar Sukses Bicara di Depan Umum

GenK LIFE

Waspada Mental Block Bikin Produktivitas Menurun, Kenali Ciri dan Cara Mengatasinya