Creativepreneur and Career

Manfaat Tak Terduga Konten Behind the Scene untuk Kemajuan Brand-mu

Kalau scrolling di media digital, kita tahu konten yang bertebaran kian unik dan beragam, ya, GenKs? Bukan tanpa alasan itu terjadi. Pasalnya, antara marketer satu dengan yang lain saling berlomba untuk menciptakan konten paling menarik demi menggaet audiens sebanyak mungkin. Nah, dari sekian jenis yang tersaji sampai dengan detik ini, behind the scene adalah salah satu bentuk konten yang cukup diminati para tenaga pemasaran karena terbilang efektif mengambil simpati target pasar. Tapi, apa, sih, konten behind the scene itu, guys?

Apa yang Dimaksud dengan Tipe Konten Behind The Scene?

Sumber Gambar : madalynsklar.com

Well, konten behind the scene sendiri bisa dibilang sebagai bentuk konten terbaik di antara jenis lainnya yang bisa meningkatkan engagement. Selain itu, jenis konten seperti ini juga bagus untuk membuat brand-mu terlihat lebih terkoneksi dengan para audiens di luar sana.

Lantas kira-kira apa saja, ya, keunggulan yang ditawarkan dari tipe konten behind the scene ini?

4 Manfaat Konten Behind the Scene

Sumber Gambar : westcottu.com

#1: Mengistimewakan Pelanggan

Sumber Gambar : videoworks-london.co.uk

Ketika pelanggan melihat konten behind the scene, mereka akan merasa seperti mendapat perlakuan istimewa lantaran dapat kesempatan memahami lebih tentang segalanya yang lagi terjadi di dalam perusahaan kita. Nggak cuma itu, dengan konten seperti ini audiens bisa mengetahui nilai brand, sehingga mereka pun dapat mengenal perusahaan dengan lebih baik.

Dan yang paling penting, selain menghibur, konten bentuk behind the scene juga bikin audiens merasakan keunikan dari perusahaan dengan melihat sisi lain dari bisnis kita.

#2: Menunjukkan Sisi Humanis Perusahaan

Sumber Gambar : photoshelter.com

Kamu juga bisa menunjukkan kepada audiens gimana, sih, penampilan perusahaanmu dari balik layar. Tujuannya agar mereka tahu tentang sisi menarik dan menyenangkan yang selama ini tersembunyi dan nggak diketahui oleh khalayak ramai.

Apabila kamu dapat memperlihatkan sisi humanis dari bisnismu, maka hubungan baik dengan audiens pun akan terbangun lebih erat. Nah, asal kamu tahu, hal inilah yang nantinya akan membantu meningkatkan kepercayaan mereka terhadap brand-mu.

#3: Meningkatkan Rasa Percaya Publik

konten behind the scene

Sumber Gambar : squarespace.com

Nilai lebih dari konten jenis behind the scene selanjutnya adalah bisa meningkatkan kepercayaan publik terhadap suatu brand. Karena melalui tipe konten ini secara nggak langsung kita membocorkan pesan secara transparan tanpa ada yang ditutup-tutupi kepada para audiens. Dan dengan naiknya rasa percaya dari mereka, maka kita sebagai pemilik brand pun dapat mendorong terbentuknya hubungan baik yang terbentuk secara natural dengan para pelanggan ke depannya.

#4: Membuat Audiens Merasa Penasaran

konten behind the scene

Sumber Gambar : socialtipster.co

Terakhir, ternyata dengan memposting konten jenis behind the scene, kamu juga bisa menceritakan berbagai kisah menarik pada audiens tentang orang penting yang telah bekerja dengan keras di balik layar, maupun mengenai inovasi tertentu dan sneak peek produk-produk anyar yang akan diluncurkan dalam waktu dekat.

Pada saat penonton melihat sedikit bocoran dari proses pembuatan produk baru, mereka akan merasa kepo, sehingga makin nggak sabar menanti-nantikan kapan tanggal peluncurannya. So, begitu produk itu udah benar-benar dipasarkan, para calon konsumen yang emang udah nggak sabar tadi pun bakalan berlomba-lomba menyerbunya demi bisa mencicipi sensasi dari produk itu.

Hasilnya, tentu kurva penjualanmu meningkat tajam, deh, Genks.

Wah, siapa sangka dari konten behind the scene yang bentuknya supernatural ini menyimpan banyak banget keuntungan bagi brand-mu, ya. Jadi, gimana, guys, udah siap meningkatkan angka penjualanmu melalui konten bts, kan?

About author

Related posts
Creativepreneur and Career

Tips Memulai Bisnis EO atau Event Organizer Bagi Pemula

Creativepreneur and Career

Bisa Kok Karier Berkembang Tanpa Naik Jabatan, Namanya Lateral Career

Creativepreneur and Career

Tips Memulai Bisnis Arsitektur untuk Pemula

Creativepreneur and Career

Tips Mengelola Kontak Konsumen Buat Menjalin Hubungan Baik