Arsitektur & Interior

Mari Rasakan Kenyamanan Dengan Menggunakan Fabric Furniture!

Fabric Furniture

Sudah tahukah kalian mengenai Fabric Furniture ? Pada saat ini orang-orang menginginkan kenyamanan pada hunian yang mereka miliki. Menghadapi persoalan ini para desainer furnitur berlomba-lomba untuk menciptakan furnitur-furnitur yang mengedepankan aspek-aspek kenyamanan untuk penggunanya. Mulai dari bentuk, ukuran, warna, bahan/material, dan sebagainya perlu dipertimbangkan untuk menciptakan sebuah furnitur yang menunjang kenyamanan bagi penggunanya. Salah satu furnitur yang digemari pada saat ini karena kenyamanannya, yaitu Fabric Furniture.

Apa itu Fabric Furniture ?

Fabric Furniture

Sumber Gambar : Unsplash.com

Fabric Furniture yaitu furniture dengan bahan pelapis berupa fabric. Bahan fabric sendiri merupakan bahan kain, dimana terdapat struktur serat atau jahitan anyaman yang saling mengikat. Fabric Furniture bisa berupa sofa, kursi, dan juga dipan kasur. Biasanya struktur untuk membentuk Fabric Furniture menggunakan rangka yang dilapisi busa atau spons yang kemudian dibungkus dengan bahan fabric tertentu.

Jenis-Jenis Bahan Fabric yang Biasa Digunakan 

Fabric Furniture

Sumber Gambar : Dokumentasi pribadi

Dalam dunia interior khususnya furnitur, ada berbagai macam bahan fabric atau tekstil yang biasa digunakan sebagai bahan pelapisnya dan masing-masing bahan memiliki karakteristiknya yang berbeda-beda, diantaranya :

1. Polyester

Fabric Furniture

Sumber Gambar : 99.co

Polyester merupakan bahan yang paling sering digunakan untuk pelapis interior & berbagai macam furniture. Jenis bahan ini biasanya dibuat dalam bentuk 100% serat sintetis atau dapat juga dicampur dengan bahan lainnya. Bahan ini tergolong awet karena tidak mudah pudar dan juga anti kerut.

2. Cotton atau Katun

Fabric Furniture

Sumber Gambar : Konveksihasan.com

Cotton atau katun ini merupakan bahan alami yang memiliki kesan lebih halus dan lembut dibandingkan polyester. Namun bahan ini lebih mudah kotor jika terkena noda, maka dari itu biasanya bahan katun ini dicampur dengan bahan lain (bukan katun 100%), supaya tidak mudah kotor.

3. Linen

Fabric Furniture

Sumber Gambar : Brumblefurniture.com

Linen yang dijual dipasaran biasanya dipadukan dengan bahan lainnya, karena bahan ini merupakan bahan alami yang memerlukan biaya produksi yang cukup besar untuk dibuat. Jadi biasanya bahan ini hanya tersedia sedikit dipasaran. Bahan ini karakteristik bahan ini hampir sama dengan katun, yaitu halus dan lembut. Selain itu bahan ini berasa sejuk saat digunakan.

4. Olefin

Sumber Gambar : Honmyue Olefin Outdoor Fabrics and Textiles

Olefin memiliki tekstur yang lebih kasar atau berserabut dibandingkan bahan-bahan lainnya. Bahan ini juga sangat mudah dibersihkan jika terkena noda pewarna, hanya dengan menggunakan air hangat yang dicampur deterjen. Biasanya dipasaran bahan ini dipadukan dengan bahan lainnya, untuk mendapatkan karakteristiknya yang tidak bisa didapatkan di bahan lain.

Baca Juga :   8 Rekomendasi Aplikasi Desain Rumah Terbaik Tahun 2019

5. Real & syntethic leather

Sumber Gambar : Aleta.id

Leather atau kulit memiliki 2 jenis bahan baku utama, dimana ada bahan kulit asli dan ada yang merupakan bahan kulit sintetis. Bahan kulit dengan bahan baku kulit asli (real leather) memiliki harga yang lebih mahal daripada bahan kulit dengan bahan baku kulit sintetis (syntethic leather). Leather sendiri merupakan bahan yang tahan air karena karakteristiknya yang tidak menyerap air, sehingga perawatannya akan mudah dengan diusap hingga kering saja. Selain itu bahan ini memiliki kesan estetis dari serat yang dihasilkan di permukaannya.

Kelebihan dan Kekurangannya

Sumber Gambar : Pinterest

Penggunaan Fabric Furniture memiliki kelebihan yang cukup banyak dan dapat dirasakan langsung oleh penggunannya. Beberapa kelebihan yang dimiliki yaitu, memberikan kesan yang luxury dan premium pada hunian maupun saat digunakan, lalu memberikan kenyamanan yang lebih sebab dari struktur rangkanya yang dilapisi spons atau busa memberikan kesan empuk saat digunakan. Kemudian yang terakhir adalah bisa disesuaikan sesuai dengan keinginan dan ekspresi diri, mulai dari warna, motif, dan pola pada permukaannya. Tetapi Adapun kekurangan dari Fabric Furniture yaitu mudah kotor dengan noda warna atau makanan. Namun jangan putus asa dahulu. Setelah ini akan ada penjelasan bagaimana merawat Fabric Furniture, supaya Fabric Furniture tetap awet dan nyaman untuk digunakan.

Cara Perawatan Fabric Furniture

Sumber Gambar : Pinterest

Untuk membersihkan kotoran atau debu dan juga noda, tidak bisa disamakan, masing-masing memiliki metodenya sendiri. Yang pertama untuk kotoran atau debu yang menempel pada Fabric Furniture, dapat dibersihkan dengan menggunakan alat-alat pembersih missal vacuum cleaner, sikat, dan juga lint roller. Untuk yang kedua pembersihan saat Fabric Furniture terkena noda cairan adalah dengan cara dibilas dengan air atau langsung saja dicuci jika nodanya membandel.

Tips Memilih Fabric Furniture

Sumber Gambar : Pinterest

Supaya lebih aman saat memilih Furniture, ada dua hal yang harus diperhatikan. Yang pertama yaitu pilihlah bahan fabric yang memiliki kriteria water repellent ,stain repellent dan juga anti scratch (jika dirasa perlu). Bahan ini lebih tidak menyerap air atau noda yang jatuh pada permukaannya, jadi lebih aman dan tidak mudah kotor, serta bersifat lebihh tahan goresan. Dan yang terakhir adalah pilihlah yang bagian cover-nya dapat dilepas, sehingga memudahkan jika harus dilakukan proses pembersihan.

Jadi itu dia beberapa hal unik dan menarik yang bisa dijumpai pada Fabric Furniture beserta contohnya. Kira-kira kalian akan tertarik dengan jenis furniture yang satu ini atau tidak ?

Penulis : Yohanes Prasetio S (Mahasiswa Jurusan Desain Interior, Universitas Kristen Petra Surabaya)
About author

Related posts
Arsitektur & Interior

6 Alasan Serat Daun Nanas Jadi Potensi Besar di Produk Interior Rumah Tinggal

Arsitektur & Interior

Tips Interior Rumah Kekinian Untuk Generasi Muda

Arsitektur & Interior

Neon Room Estetik, Suasana Kamar Instagramable dengan Neon Flex

Arsitektur & Interior

Intip 6 Desain dengan Gaya Eklektik yang Patut Dicoba!