Game & Teknologi

Mau Dapat Uang Dengan Jualan Foto? Coba Jual di Shutterstock!

Kalian suka nggak sih mengoleksi foto di galeri? Bahkan sampai memori kalian penuh karena saking banyaknya foto di galeri? Dari pada memori mending di jual dapet cuan deh! Tapi gimana caranya? Nah, coba jual deh di Shutterstock. Bisa dapet cuan loh!

Kamu bisa menjual foto-foto kamu di Shutterstock. Disana kamu bisa menghasilkan uang dengan menjual hasil dari jepretan kamu sendiri. Harganya juga bervariasi. Untuk cara menjualnya, yuk simak lebih lanjut artikel berikut ini!

Apa Itu Shutterstock?

Sumber Gambar : googleusercontent.com

Shutterstock merupakan sebuah microstock yang jadi wadah untuk para seniman dalam menyimpan dan menampung karya ilmiah mereka. Seniman disini yaitu para vector, fotografer freelancer, pembuat konten animasi, dan orang-orang yang memiliki hasil jepretan foto walaupun bukan fotografer. 

Shutterstock ini sudah banyak dikenal oleh pebisnis online maupun orang-orang yang menginginkan gambar atau foto-foto tertentu lewat Shutterstock. Jadi, shutterstock ini digunakan oleh para seniman untuk mengupload foto terbaik karya mereka. 

Bagaimana Cara Menjual Foto di Shutterstock?

Shutterstock

Sumber Gambar : Youtube.com

Untuk menjual foto di Shutterstock harus menjadi kontributor terlebih dahulu kemudian harus melewati beberapa proses mengupload foto. Untuk mendaftar Shutterstock, ikuti beberapa langkah berikut ini : 

  1. Mendaftar langsung pada situs website resmi Shutterstock, masukan email yang telah kamu buat dan kata sandi. 
  2. Selanjutnya diminta untuk mengisi form yang tersedia guna mengisi data-data asli sesuai dengan identitas kependudukan, hal ini bertujuan untuk mempermudah proses penarikan uang dari hasil foto yang terjual.
  3. Verifikasi akun lewat email yang telah dikirim oleh Shutterstocks
  4. Login menggunakan email yang telah di kirim dan masuk dengan kata sandi yang telah didaftarkan. 
  5. Upload foto-foto yang kamu miliki ke Shutterstock, nantinya foto yang di terima aka nada tulisan Approved dan foto yang di tolak ditandai dengan info Rejected.

Nah, itu tadi cara mendaftar akun Shutterstock. Kamu tinggal mengikuti saja sesuai cara diatas. 

Kategori Foto Yang Dapat dijual di Shutterstock

Shutterstock

Sumber Gambar : Blogspot.com

Untuk genre foto sendiri bebas, kamu bisa mengupload foto kuliner, bangunan, alam, wisata, minuman dan masih banyak lagi. Tapia da beberapa tips yang bisa kamu ikuti dari Kak fajar supaya foto kamu lolos penilaian dari tim kurasi Shutterstocks, penasaran apa aja? Ini dia beberapa tips yang perlu kamu coba : 

  1. Tidak terlalu cerah namun juga tidak terlalu gelap
  2. Foto dengan resolusi minimal 4 MP (Megapiksel)
  3. Foto berkualitas tinggi
  4. Jika memang terlalu redup atau terlalu cerah, kamu bisa mengedit menggunakan Photoshop, Lightroom, CorelDraw dan lain sebagainya. 
  5. Mengisi deskripsi foto menggunakan bahasa Inggris, biasanya banyak kontributor yang ditolak gambarnya karena alasan deskripsi tidak dapat dimengerti. Jadi lebih baik menggunakan deskripsi dan hastag bahasa Inggris. 
  6. Melampirkan form model release jika menggunakan seorang model atau talent. 

Nah, itu tadi tips yang bisa kamu coba ikuti dengan mudah!

Cara Mengupload Foto Di Shutterstock Menggunakan HandPhone

Sumber Gambar : quola.app

Selain mengupload foto di browser, kamu juga bisa menguploadnya melalui smartphone mili kamu. Seperti dilansir dari Qoala.app, begini langkah-langkah yang bisa kamu lakukan : 

  1. Install Aplikasi Shutterstocks Contributor untuk smartphone kamu. 
  2. Klik simbol panah bagian atas untuk mengupload foto karya milik kamu. 
  3. Mengklik simbol “+” pada bagian atas untuk mencari foto karya yang ingin dijual lalu pilih foto yang ingin di upload.
  4. Tunggu sampai proses upload selesai 100%. 
  5. Submit konten.

Setelah submit konten, itu tandanya proses mengupload foto sudah selesai. Nah, kamu tinggal menunggu foto kamu lolos atau tidak oleh tim kurasi Shutterstock. Itu tadi beberapa tips dari berbagai sumber yang bisa kamu ikuti bagi kamu yang ingin menjadi kontributor di Shutterstocks. Semangat mencoba!

About author

Related posts
Game & Teknologi

Front End Developer vs. Back End Developer, Apa Sih Bedanya?

Game & Teknologi

Peluang Penggunaan Teknologi VR dan AR Untuk Bisnis

Game & Teknologi

Gimana Sih Cara Membuat Channel Telegram?

Game & Teknologi

NFT vs Microstock, Apa Beda dari Keduanya?

Leave a Reply

Your email address will not be published.