Arsitektur & Interior

Mau Tau Apa Itu Gaya Rustic?

Gaya desain yang identik dengan kesan natural pada rumah dengan warna dan tekstur yang terinspirasi dari alam, tetapi tidak sembarang material bisa ditambahkan untuk menciptakan desain gaya Rustic ini.

Cara yang cenderung dilakukan adalah menggunakan material kayu, bata tidak usah diolah atau difinishing dengan menggunakan cat, keramik, atau wallpaper. Maka dari itu, interiornya memiliki tekstur yang kasar dan seperti tidak difinishing dengan baik.

Tetapi jangan salah, desain Rustic kini menjadi tren desain interior. Desain Rustic ini juga dapat digabungkan dengan desain modern.

Apa Itu Gaya Rustic?

gaya rustic

Sumber Gambar : Bramblefurniture.com

Kata “Rustic” sendiri dalam Bahasa Indonesia diartikan sebagai tua dan berkarat. Menurut sejarahnya, pada era Romawi hingga Renaisans, gaya desain Rustic lebih memusatkan diri pada fasad bangunan dengan bebatuan yang teksturnya kasar.

Sedangkan di Amerika Serikat gaya desain Rustic banyak digunakan untuk gedung pemerintahan di pedesaan. Di Indonesia, gaya desain Rustic sebenarnya sudah sering diterapkan, terutama untuk bangunan rumah yang menganut paham arsitektur tradisional, salah satunya yaitu rumah adat.

Jadi, pada hakikatnya gaya desain Rustic adalah penyebutan baru yang berasal dari istilah asing, yang sesungguhnya sudah lebih dulu banyak digunakan di Indonesia. Contohnya, rumah-rumah di lingkungan desa atau rumah adat yang dibuat dari kayu kasar.

Tampilan luar rumah ini bisa dikategorikan kedalam gaya desain Rustic karena memiliki kesan material yang cukup kuat, dengan tidak difinishing. Tertarik untuk menerapkan gaya desain Rustic di rumah anda? Berikut 7 karateristik dan syarat gaya desain Rustic:

  1. Material Kayu Yang Tampak Tua

Konsep Gaya Interior Rustic

Sumber Gambar : Verdant.id

Rustic memiliki satu karakteristik utama, yaitu penggunaan bahan-bahan alami yang mentah dan belum diolah banyak terdapat pada desain ini, sehingga kerap terdapat penggunaan unfinished wood.

Selain kayu, material yang biasa digunakan pada desain Rustic antara lain batu alam, besi, logam yang biasa diaplikasikan pada dinding.

  1. Warna Yang Natural dan Hangat

Sumber Gambar : sarae.id

Selain material alam, gaya Rustic juga dapat dikenali dari penggunaan warna-warna yang hangat seperti coklat, abu-abu, hijau khaki, warna merah oxblood, dan warna hangat atau natural lainnya. Untuk mendapatkan suasana sesuai konsep desain Rustic pilihlah warna yang berasal dari alam.

Misalnya bebatuan, warna batang kayu pada perabot, warna lumpur pada dinding, dan warna tanah, bisa juga menambahkan aksen dengan warna merah, kuning atau oranye untuk mendapatkan suasana yang cerah.

  1. Ada Unsur Alam Dalam Rumah

Sumber Gambar : Orento.com

Desain Rustic sangat dekat dengan unsur alam. Nah, kita dapat membuat bagian dalam rumah menjadi lebih dekat dengan alam bebas, salah satu cara yang paling mudah dilakukan ialah menggunakan jendela kaca dengan ukuran besar, pintu dan dinding kaca ataupun dapat menambahkan skylight.

Selain lebih dekat alam bebas, kita juga mendapatkan cahaya alami yang berguna untuk menghemat tagihan listrik, selain itu kita juga dapat menambahkan elemen alam, seperti tanaman-tanaman indoor ke dalam rumah

  1. Warna Cat Tembok Cenderung Putih

gaya rustic

Sumber Gambar : ngobrolproperti.com

Pada kebanyakan desain Rustic menggunakan panel kayu pada tembok. Apabila anda tidak bisa membuat tembok menggunakan panel kayu atau bahan alam lainnya, anda bisa memilih tembok dengan cat putih. Tembok putih akan membuat suasana rumah lebih cerah dan luas.

  1. Tiang Peyangga (Kolom) Dari Kayu

Sumber Gambar : rumah123.com

Elemen lain yang biasa ditemukan pada gaya Rustic adalah tiang penyangga kayu. Untuk memperkuat kesan desain Rustic, gunakan kayu mentah dengan warna asli sebagai tiang.

  1. Pemanfaatan Barang Bekas

gaya rustic

Sumber Gambar : Kompas.com

Tak perlu membeli barang baru untuk menciptakan interior Rustic. Anda dapat memanfaatkan barang apapun yang anda punya untuk furniture rumah, seperti peti yang digunakan sebagai lemari atau meja dari potongan kayu tanpa finishing, dan lampu dari kaleng kosong.

Baca Juga :   5 Macam Model Atap Rumah yang Bisa Kamu Jadikan Inspirasi

Dengan menggunakan barang-barang bekas  di rumah anda bisa menghemat budget. Selain itu, anda juga bisa menambahkan barang-barang dari toko barang antik untuk elemen dekorasi.

  1. Memiliki Banyak Tekstur

Rustic |

Sumber Gambar : Imaniadesain.com

Desain Rustic terkesan dengan kasar karena menggunakan berbagai jenis material yang memiliki tekstur. Penambahan material bertekstur ini juga bisa didapatkan dengan penggunaan kain bertekstur, seperti wol dan linen. Material ini bisa digunakan sebagai karpet, pelapis kursi, taplak meja dan selimut.

Berikut syarat-syarat untuk menciptakan suasana desain Rustic di dalam rumah anda :

  • Furniture menggunakan kayu solid
  • Menggunakan material dengan nuansa alam
  • Dominasi warna hangat seperti hijau khaki dan merah oxblood
  • Ekspos terhadap material yang digunakan

Menciptakan gaya interior rustic pada rumah akan memunculkan kesan hangat dan nyaman. Gaya yang dekat dengan alam ini pun akan membuat rumah lebih sejuk.

Teks oleh : Kefin (Mahasiswa Jurusan Desain Interior Universitas Kristen Petra)
About author

Related posts
Arsitektur & Interior

Ini Dia Beberapa Desain Rumah Minimalis 1 Lantai!

Arsitektur & Interior

Intip Desain Rak TV Minimalis Unik Yang Bisa Kamu Terapkan di Rumah!

Arsitektur & Interior

Pengen Punya Rumah Yang Seperti Istana? Coba Terapkan Model Jendela Mewah Ini!

Arsitektur & Interior

Penjelasan Dan Tips Mengenai Kontemporer : Semua Yang Anda Butuhkan Ada Disini!

Leave a Reply

Your email address will not be published.