Creativepreneur and Career

Memahami Segmentasi Pasar Beserta Jenisnya untuk Kembangkan Bisnismu

Agar bisnis sukses, maka kamu perlu menentukan target pasar. Target membantu kamu menentukan langkah strategi bisnis yang tepat. Nah, maka dari itu, kamu perlu mencari segmentasi pasar yang sesuai dengan target tersebut. Dengan segmentasi inilah, kamu bisa memasarkan produkmu lebih mudah. Penjualan pun bisa meningkat, dan targetmu juga terpenuhi. Yuk, kita simak aja ulasan selengkapnya.

Pengertian Segmentasi Pasar

Sumber Gambar : unsplash.com

Segmentasi pasar adalah strategi untuk mengelompokkan produk, berdasarkan kemiripan, kesamaan, minat dan kebutuhan pelanggan. Contohnya, kamu mengelola perusahaan pakaian bayi. Tentu aja, segmentasi pasarnya adalah ibu-ibu. Terus, dikerucutkan lagi, apakah itu ibu hamil atau yang sedang memiliki bayi. Kemudian, bisa dikerucutkan lagi, apa kamu pilih ibu-ibu yang suka belanja online atau nggak, punya anak laki-laki atau perempuan, ibu bekerja atau nggak.

Jadi gitu. Biar lebih mudah memahaminya, yuk, kita lihat jenis-jenis segmentasi tersebut.

Jenis-Jenis Segmentasi Pasar

Berikut jenis segmentasi pasar yang biasa diterapkan dalam berbisnis:

Segmentasi Lokasi

Bisa dibilang, ini adalah jenis segmentasi yang paling sering diterapkan di Indonesia. Contoh paling sederhana, yaitu jika target utamanya negara Indonesia. Dengan begitu, perusahaan besar umumnya bakal membangun perusahaan dengan lokasi di Indonesia. Tujuannya bisa lebih dekat dengan konsumen. Jadi, mereka bisa menekan semua pengeluaran biaya agar lebih murah.

Segmentasi Waktu

Biasanya, segmentasi waktu cukup jarang digunakan. Umumnya, segmentasi ini diterapkan di saat-saat tertentu. Misalnya, jasa fotografi yang bakal laris di musim wisuda. Kemudian, penjahit dan penjual baju bakal ramai pesanan ketika menjelang Lebaran, dan masih banyak lagi.

segmentasi pasar

Sumber Gambar : unsplash.com

Segmentasi Harga

Segmentasi harga memudahkan kamu untuk memperhitungkan kemampuan ekonomi yang dimiliki calon konsumenmu. Ada konsumen yang mampu membeli produk dengan harga tinggi. Ada juga yang mampu membeli dengan harga rendah. Kalau kamu punya segmentasi pasar yang luas, maka kamu bisa tawarkan harga produk mulai dari yang rendah, menengah sampai tinggi. Jadi, bisa untuk semua kalangan.

Baca Juga :   Digital Marketer, Definisi dan Skill yang Harus Kamu Punya

Segmentasi Demografi

Segmentasi demografi paling banyak menggunakan faktor jenis kelamin, usia dan penghasilan untuk variabel. Soalnya, produk yang dijual mungkin aja cuma cocok buat laki-laki, dan beda lagi untuk perempuan. Contoh lainnya, ada produk yang dibuat khusus untuk orang dewasa. Jadi, segmentasi demografi membantu kamu biar nggak salah sasaran, dalam menjual produk.

segmentasi pasar

Sumber Gambar : Unsplash.com

Segmentasi Psikografis

Pada segmentasi ini, yang menjadi fokus adalah perilaku konsumen dalam memberikan respon terhadap produk dan tren. Cukup sulit menentukan data segmentasi ini ke dalam kelompok-kelompok. Sebab, datanya terlalu bervariasi, dan punya keunikan masing-masing. Kemudian, hasil analisis datanya juga lebih kompleks.

Segmentasi Sosial Budaya

Di segmentasi ini, kita lebih banyak memperhatikan pola sosial dan budaya konsumen. Nah, data yang biasanya dianalisis bisa berupa kelas sosial, suku, hingga norma masyarakat, yang berlaku di dalam lingkup pasar serta komunitas.

segmentasi pasar

Sumber Gambar : Unsplash.com

Cara Menentukan Segmentasi Pasar

Secara garis besar, ada tiga langkah untuk menentukan segmentasi tersebut, yaitu:

  1. Pengumpulan data – Caranya melalui penelitian yang berupa survei, atau diskusi, atau lainnya. Jadi, kamu memperoleh variabel untuk setiap jenis segmentasi.
  2. Analisis – Kalau udah dapat semua data, kamu bisa mengolahnya, dan menganalisis hasil dari kumpulan data tersebut. Lalu, sesuaikan dengan strategi marketing.
  3. Penyusunan – Di tahap ini, kamu mengelompokkan hasil analisis dan menyaringnya. Untuk mengetahui produk mana yang sesuai, dan pasar manakah yang tepat.

 

Cukup sederhana, ya, penjelasan tentang segmentasi pasar. Hanya saja, kamu perlu melakukannya dengan tepat, untuk menentukan strategi terbaik, supaya bisnis kamu bisa sukses.

About author

Related posts
Creativepreneur and Career

Tertarik Investasi Obligasi? Coba Kenali Ciri-cirinya Dulu, Yuk!

Creativepreneur and Career

Total Hadiah Capai 55 Juta, Yuk Ikut Lomba Bisnis Dari Universitas Prasetiya Mulya, EURECA 2021!

Creativepreneur and Career

Pengertian dan Tipe Content Marketing yang Wajib Diketahui Para Marketer

Creativepreneur and Career

Mengenal Marketing Mix dan Bagaimana Penerapannya dalam Strategi Pemasaran