Creativepreneur and Career

Mengenal Apa Itu Unpaid Internship: Hukum, Jam Kerja dan Manfaatnya

Unpaid Internship

Akhir-akhir ini unpaid internship menjadi salah satu topik yang cukup sering diobrolin para profesional dan juga job seeker. Tapi sebenarnya apa sih, maksudnya unpaid internship? Well, pada dasarnya, magang bisa menjadi sebuah pengalaman berharga bagi para mahasiswa atau fresh graduate yang ingin ngumpulin skill tertentu,.

Kegiatan ini juga nggak kalah penting bagi seseorang yang ingin mengembangkan karier-nya sesuai jalur profesi mereka. Meski begitu, nggak jarang keberadaan pekerja magang ini nggak dianggap. Alasannya, ya karena bekerja tanpa upah, padahal mereka magang juga bukannya bermalas-malasan. Itulah sebabnya, banyak orang menghindari posisi magang.

Terlepas dari kontroversi itu, yuk, intip serba-serbi unpaid internship dalam rangkuman berikut, mulai dari pengertian hingga manfaat dan kekurangan mengikutinya:

Unpaid Internship, Apa Itu?

Sumber Gambar : investopedia.com

Jika menilik dari Upcounsel, istilah unpaid internship atau magang tak berbayar, merupakan jadwal kerja sementara, di mana seorang pegawai baru bisa berkenalan dan belajar tentang kehidupan kantor serta mendapatkan pengalaman kerja tanpa gaji bulanan, guys.

Biasanya, jenis magang seperti ini diperuntukkan bagi para mahasiswa yang ingin mengumpulkan pengalaman sesuai dengan bidang studinya. Tapi sekarang juga banyak tersedia program magang tak berbayar untuk pekerja berpengalaman, kok.

Unpaid Internship, Legal Nggak, sih?

Sumber Gambar : taboomedia.my.id

Meski unpaid internship sudah ada sejak lama, tapi sekarang ini jadi topik yang panas banget. Kenapa? Karena banyak orang menilai program ini nggak ada untungnya sama sekali. Selain itu, pemberi kerja juga dianggap melanggar hak peserta.

Walhasil, banyak mahasiswa maupun pekerja profesional yang akhirnya menghindari program magang, deh.

Tapi sebenarnya, hukum un-paid internship itu apa sih? Legalkah unpaid internship?

Sejatinya, peraturan tentang program magang bisa kamu temuin dalam UU Ketenagakerjaan Pasal 22, lho, GenKs. Berikut isinya:

  • Ayat 1, mengatakan bahwa perjanjian magang harus dibuat secara tertulis
  • Ayat 2, mengatakan bahwa perjanjian sekurang-kurangnya memuat hak dan kewajiban peserta dan pengusaha, termasuk:
  • Hak peserta magang:
  1. Mendapat uang saku dan/atau uang transpor
  2. Dapat jaminan sosial tenaga kerja
  3. Mendapat sertifikat apabila lulus di akhir program
  • Hak pengusaha:
  1. Hasil kerja/jasa peserta
  2. Merekrut peserta magang bila memenuhi persyaratan
  • Kewajiban peserta magang:
  1. Menaati perjanjian magang
  2. Mengikuti tata tertib program magang dan perusahaan
  • Kewajiban pengusaha:
  1. Menyediakan uang saku dan/atau uang transport
  2. Menyediakan fasilitas pelatihan, instruktur, dan perlengkapan K3
  • Jangka waktu magang (durasi menyesuaikan)
  • Ayat 3, mengatakan bahwa apabila Ayat 1 tak terpenuhi, pekerja dianggap sebagai pekerja biasa, bukan pekerja magang

Dari hukum yang mengatur tentang program magang, jelas tertera kalau peserta punya hak mendapatkan kompensasi uang saku atau seenggaknya uang transport. Jadi, magang adalah program yang legal, ya.

Kebalikan dengan magang, un-paid internship adalah kegiatan yang nggak legal. Karena dari istilahnya saja sudah unpaid, artinya si peserta nggak dapat imbalan apa-apa selama mengabdi di suatu perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Wah, kalau gini siapa yang mau, ya, guys?

Unpaid Internship, Seperti Apa Tugas dan Jam Kerjanya?

Unpaid Internship

Sumber Gambar : economica.id

Perlu dicatat, peserta magang atau internship nggak bisa menggantikan karyawan yang dibayar. Artinya, mereka nggak boleh ditugaskan job yang sama seperti karyawan yang dibayar. Peran peserta unpaid internship cuma membantu dan mengamati cara kerja karyawan tetap. Yups, cuma itu doang, guys.

Sementara itu, untuk peserta magang yang dibayar, mereka diharapkan bisa mengerjakan sebagian tugas karyawan kantoran.

Mengenai jam kerja peserta magang yang dibayar, biasanya atasan memberi aturan khusus yang disesuaikan dengan jadwal kuliah para peserta. Sedangkan dalam program un-paid internship, peserta mendapat jam kerja yang lebih fleksibel karena tugas mereka lebih sedikit ketimbang pekerja magang yang dibayar.

Unpaid Internship, Apa Manfaatnya?

Unpaid Internship

Sumber Gambar : sepspes.com

Well, emang banyak yang memandang sebelah mata pada program un-paid internship. Tapi ini bisa jadi pengalaman berharga buatmu, lho. Karena kamu bakal dapetin beberapa hal di bawah ini:

  • Pengalaman kerja di dunia profesional
  • Kesempatan belajar secara langsung dari atasan dan para senior
  • Mendapatkan networking yang positif
  • Bisa diangkat menjadi karyawan tetap

Sayangnya, di balik keuntungan mengikuti unpaid internship, ada sedikit kekurangan yang membayangkannya. Apa saja?

  • Nggak ada kompensasi berupa uang
  • Legalitas program diragukan
  • Benefit dirasa kurang sesuai
  • Jobdesk yang sering berubah-ubah
  • Pengalaman mengelola finansial nggak memadai

Jadi, apakah kamu tertarik ikutan program unpaid internship untuk menambah pengalaman?

About author

Related posts
Creativepreneur and Career

Hal Penting Buat Diperhatikan Saat Career Shifting ke Digital Marketing

Creativepreneur and Career

Apa Itu 1:1 Meeting Serta Manfaatnya untuk Hubungan dalam Pekerjaan

Creativepreneur and Career

3 Jenis False Belief dalam Bisnis yang Wajib Diketahui dan Cara Penanggulangannya

Creativepreneur and Career

Ini Dia Rekomendasi Bisnis Franchise 2022!