Game & Teknologi

Mengenal Sejarah dan Cara Kerja Internet of Thing

Tentu kamu udah kenal teknologi yang terbaru di masa modern ini, seperti halnya smart technology yang mengontrol alat-alat elektronik pakai smartphone dengan menggunakan koneksi internet. Terus, ada juga QR atau Quick Responses, lampu dilengkapi sensor gerak sehingga bisa menyala sendiri, Amazon Alexa, sampai Google Ai. Ini semua adalah inovasi teknologi paling baru, ketika suatu objek tertentu mampu mengirim data lewat jaringan, dan manusia nggak perlu menggerakkannya. Semua ini terwujud berkat adanya internet of thing.

Pengertian Internet of Thing (IoT)

Mengenal Internet Of Things (IoT) - BPPTIK

Sumber Gambar : BPPTIK

Internet of Thing merupakan teknologi yang memudahkan buat proses tukar atau transmisi data di antara benda atau objek lewat koneksi internet, nggak perlu lagi pakai perangkat untuk menghubungkannya, misalnya komputer dan pengoperasian dengan menggunakan kinerja manusia.

Mulanya, Internet of Things lebih sering dipakai buat bidang industri, termasuk juga mesin-mesin buat produksi. Tapi seiring berjalannya waktu, kebutuhan manusia pun meningkat, sehingga perlu melakukan aktivitas dengan semua kemudahannya. Karena itu, IoT diterapkan pada berbagai macam produk teknologi.

Ada lagi contoh IoT yang udah sering dipakai oleh masyarakat, seperti kontrol home voice, asisten virtual yang ada di smartphone, lampu pintar, dan masih banyak lagi.

Sejarah Singkat Internet of Thing

Sumber Gambar : sekawanmedia.co.id

Teknologi IoT emang baru-baru aja semakin populer. Tapi sebenarnya teknologi ini udah ada mulai tahun 1989. Pertama kali, perangkat yang terhubung dengan internet bukan TV pintar atau produk yang dilengkapi sensor, melainkan alat pemanggang untuk roti.

Simon Hackett dan John Romkey melakukan percobaan buat menghubungkan internet ke pemanggang roti tersebut, biar alatnya bisa bekerja mengikuti instruksi yang disampaikan lewat komputer. Teknologi yang baru ditemukan ini lalu diberi sebutan ‘pervasive computing’ atau nama lainnya ‘embedded internet’.

Kemudian, setahun berlalu, dan di tahun 1999, muncul istilah Internet of Things yang dicetuskan oleh Kevin Ashton saat diluncurkannya teknologi RFID atau Radio-Frequency Identification. Jadi, ini adalah teknologi yang mampu melacak keberadaan objek lewat jarak jauh pakai frekuensi radio. Dari sinilah Internet of Things terus mengalami perkembangan.

Cara Kerja Internet of Thing

internet of thing

Sumber Gambar : inc.com

Sekilas, idenya terkesan simpel, yaitu mesin-mesin berkomunikasi dan saling kirim data dengan cepat, tapi buat mengembangkan IoT ini, proses perjalanannya panjang, juga perlu usaha yang nggak mudah. 

Salah satu faktor terpenting adalah biaya besar yang dibutuhkan buat mengembangkan IoT. Mulai dari menyediakan sumber daya yang diperlukan sampai program jaringan yang bener-bener rumit.

Nah, cara kerjanya, tadi udah dijelaskan saat di awal, teknologi Internet of Things adalah teknologi yang bikin sebuah objek yang satu dan lainnya bisa melakukan ‘komunikasi’ dan bertukar data, sehingga membuat objek bekerja mengikuti apa yang udah terprogram. 

Buat menerapkannya, diperlukan media berupa koneksi internet. Dengan begitu, objek bisa objek bisa bekerja dan berfungsi sebagaimana mestinya. Selain itu, diperlukan bahasa pemrograman dalam rangkaian kompleks, dengan setiap kode pemrograman mendukung proses interaksi di antara setiap objek.

internet of thing

Sumber Gambar : insider.com

Kelak di kemudian hari, terutama di masa depan, sangat mungkin IoT dikembangkan agar jadi semakin canggih. Sekarang aja, udah ada banyak peneliti yang bereksperimen dengan bermacam percobaan buat memaksimalkan IoT. Sehingga bisa bikin kehidupan sehari-hari jadi lebih mudah.

Bahkan, sekarang pun, udah nggak heran kalau di rumah kamu ada kulkas pintar. Jadi, ketika kamu lagi bekerja dan berada 30 km jaraknya dari rumah, si kulkas tetap bisa melakukan komunikasi dengan perangkat yang udah terhubung dengannya. Contohnya, memberitahu kalau pintu kulkas nggak tertutup rapat, lalu ada bagian rusak, dan sebagainya. Demikian cara iot bekerja.

About author

Related posts
Game & Teknologi

Front End Developer vs. Back End Developer, Apa Sih Bedanya?

Game & Teknologi

Peluang Penggunaan Teknologi VR dan AR Untuk Bisnis

Game & Teknologi

Gimana Sih Cara Membuat Channel Telegram?

Game & Teknologi

NFT vs Microstock, Apa Beda dari Keduanya?