Creativepreneur and Career

Ditolak Pembeli Tak Masalah, Tips Tetap Positif Hadapi Sales Rejection

sales rejection

Penolakan merupakan hal sebisa mungkin tidak ingin kita terima tetapi hal seperti akan tetap berpeluang terjadi. Salah satu kasus penolakan yang bisa terjadi yaitu sales rejection. Ketika kamu menawarkan suatu barang kepada pembeli dan terlihat seperti ada ketertarikan tapi ternyata di akhir terjadi penolakan, berusahalah menjaga emosi tetap stabil. Pahami bahwa tidak semua orang membutuhkan barang tersebut dalam waktu bersamaan. Saat mengalami penolakan, kamu mungkin akan sedih tapi tidak perlu berlebihan. Berikut ini adalah lima hal yang bisa kamu lakukan agar tidak down saat barang jualanmu ditolak oleh calon pembeli.

1. Ingat Penolakan Akan Terjadi

penolakan

sumber: unsplash.com

Keseimbangan sudah menjadi hukum alam di dunia ini. Kamu akan menemui sifat-sifat yang berlawanan seperti baik dan buruk serta penerimaan dan penolakan. Dalam setiap penawaran barang yang kamu miliki, ingatlah akan ada barang yang diterima atau dibeli dan ditolak atau belum terjual. Oleh karena itu, siapkan dua kemungkinan ini sebelum memprospek calon pembeli. Mulai ikhlaskan terjadinya penolakan sejak sebelum bertemu dengan pembeli agar pikiranmu tidak terlalu terbebani nantinya.

2. Jaga Emosi Tetap Stabil

mengelola emosi

sumber: unsplash.com

Sebagai seorang sales yang memberikan pelayanan penjualan kepada pembeli, kamu harus memiliki emosional yang baik. Sayangnya, tidak semua manusia pandai untuk menjaga emosi positif dan terlihat baik-baik saja. Meski demikian, kamu memiliki kontrol untuk tetap terlihat baik-baik saja dihadapan calon pembeli. Saat mengalami penolakan, tetap perlakukan calon pembeli dengan etika yang baik. Ketika calon pembeli membutuhkan barang tersebut maka mereka akan menghubungi kamu karena etikamu saat berhadapan dengan mereka cukup baik.

Baca Juga :   Ketahui Cara Mengendalikan Emosi, Sayangi Diri Sendiri dan Orang di Sekitarmu

3. Minta Alasan Penolakan

menkonfirmasi alasan penolakan

sumber: unsplash.com

Agar kamu tidak memikirkan hal yang macam-macam padahal belum tentu itu yang sebenarnya terjadi maka lebih baik minta alasan penolakan dengan baik-baik. Catat alasan mereka dan jadikan hal tersebut sebagai bahan evaluasi kamu dan tim. Misalnya jika alasan penolakan adalah calon pembeli masih belum membutuhkan barang tersebut maka bisa kamu tawarkan di lain waktu atau cari kategori calon pembeli yang lebih sesuai.

About author

Related posts
Creativepreneur and Career

Ini Dia Ide Bisnis untuk Anak Muda di Bidang Jasa Paling Recommended Tahun 2021!

Creativepreneur and Career

Pengen Sukses Berbisnis Tanpa Perang Harga? Simak Tipsnya Disini

Creativepreneur and Career

Ingin Pikat Pembaca Lewat Copywriting? Ini Cara Bikin Headline yang Menarik!

Creativepreneur and Career

Kuatkan “Mind, Body, and Soul” Kamu Dengan Berjalan-jalan dan Berbelanja di Virtual World Creatifest 2021