Cara Membuat Lagu Ciptaan Sendiri yang Berkualitas

Dibaca Normal: 6 menit aja
cara membuat lagu sendiri

Sekarang, seorang musisi bisa dengan mudah mendistribusikan lagunya lewat platform streaming musik online. Sayang banget, kan, kalau kamu gak manfaatin kesempatan ini buat berkarya? Sekitar tahun 2017, kanal video YouTube mulai dibanjiri dengan tren bedroom singer. Sesuai namanya, bedroom singer merupakan musisi yang menggunakan kamar sebagai ruang memproses ide hingga eksekusi rekaman. Dengan musik yang cenderung lo-fi dan bernada sederhana, lagu-lagu yang dihasilkan bedroom singer mudah diterima oleh banyak orang.  

Tren ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 80-an, namun dengan perkembangan internet, bedroom singer menjadi lebih mudah untuk dikenal, khususnya oleh anak muda. Salah satu yang sukses adalah Clairo, penyanyi asal Amerika Serikat yang viral lewat lagu ciptaannya “Pretty Girl”. Berkat algoritma Youtube, video yang diunggah Clairo ditonton lebih dari 32 juta kali dan berhasil menarik perhatian pecinta musik. Dengan proses pembuatan lagu yang minim budget, pencapaian yang ia peroleh bisa dibilang keren.  

Tapi kali ini kami tidak akan membahas secara spesifik tentang bedroom singer. Namun, layaknya Clairo, kamu bisa memproduksi lagumu sendiri lewat beberapa tahapan cara membuat lagu yang akan kami jelaskan di sini. 

UPDATES

Slider

UPDATES

Slider

Struktur Lagu

cara membuat lagu 1

Ilustrasi membuat lagu sendiri (sumber: pexels.com)

Dalam menulis lagu, musisi ternyata memperhatikan struktur yang ada di dalamnya. Hal ini dilakukan supaya lagu enak didengar dan memiliki dinamika. Supaya kamu lebih paham lagi soal lagu, berikut struktur di dalam lagu yang perlu kamu tahu. 

1. Intro

Sesuai namanya, intro atau introduction merupakan bagian awal dari sebuah lagu. Dari intro, biasanya kamu akan mengetahui gambaran keseluruhan lagu, mulai dari kunci yang dimainkan, tempo, ritme, hingga emosi yang dibawakan musisi. Umumnya, bagian intro diisi dengan permainan instrumen atau suara vokal.

2. Verse

Bagian ini mungkin lebih kamu kenal dengan sebutan bait. Di bagian ini pula, musisi akan mulai mengisinya dengan lirik yang berisikan cerita-cerita. Umumnya, satu lagu terdiri dari beberapa verse yang memiliki melodi yang sama satu sama lain. Dari beberapa verse itulah, kamu mendapat gambaran pesan yang ingin disampaikan musisi lebih jelas.

Baca Juga
5 Tips Mendapatkan Musik Tanpa Copyright

3. Pre-chorus

Sebelum mencapai chorus, biasanya ada pre-chorus yang durasinya lebih pendek ketimbang verse atau chorus. Bagian ini berfungsi menjadi penghantar yang mulai membangun feeling menuju chorus.

4. Chorus

Bagian ini merupakan puncak dari sebuah lagu dan biasanya berisikan lirik yang serupa dengan judul lagu. Chorus yang baik biasanya memiliki hook, yakni lirik dan melodi yang memorable baik di bagian awal atau pun akhir. Meski sering dianggap sama, chorus dan refrain (reff) sesungguhnya berbeda. Chorus merupakan bagian yang berisi pesan utama dan paling ditunggu-tunggu dari sebuah lagu. Sedangkan reffrain lebih sederhana dan biasanya berisi pengulangan.

5. Bridge

Menjembatani bagian-bagian di dalam lagu adalah salah satu fungsi bridge. Bisa antara verse dengan chorus, atau antar chorus yang telah naik nada dasarnya. Keberadaan bridge juga menjadikan lagu lebih hidup, karena memiliki melodi yang berbeda ketimbang verse dan chorus yang diulang.

6. Interlude

Mirip dengan intro, interlude merupakan bagian yang tidak berisi lirik. Bedanya, interlude berada di tengah-tengah lagu dan digunakan untuk menghubungkan antar verse atau saat masuk ke chorus.

6. Modulasi

Ketika nada di chorus menjadi lebih tinggi dari sebelumnya, saat itulah terjadi modulasi. Di bagian ini terjadi perpindahan nada dasar dari sebuah lagu. Supaya tidak terdengar aneh, modulasi biasanya dibuat setelah chorus dan diikuti dengan bridge.

7. Ending, Coda, dan Outro

Berada di bagian akhir lagu, tiga penutup ini ternyata berbeda. Ending digunakan untuk mengakhiri lagu secara halus dan biasanya menggunakan efek fade out, yang menjadikan suara perlahan mengecil dan menghilang. Sedangkan coda mengakhiri lagu lewat nada dan lirik penutup yang sudah digunakan sebelumnya di verse atau chorus. Berbeda dengan outro, yang menutup lagu dengan instrumen musik tanpa syair.

Baca Juga
4 Rekomendasi Aplikasi Pembuat Musik PC Terbaik

Tahapan Cara Membuat Lagu

Setelah kamu mengenal tentang struktur lagu, kini kamu bisa menerapkan beberapa cara untuk membuat lagu ciptaanmu sendiri. Pastikan kamu telah menguasai salah satu atau beberapa alat musik ya, supaya makin leluasa dalam menciptakan lagu.

1. Mencari inspirasi

cara membuat lagu 2

Ilustrasi mencari inspirasi (sumber: pexels.com)

Untuk mendapatkan inspirasi, kamu bisa melakukan berbagai hal yang menajamkan kreativitasmu. Inspirasi bisa kamu dapat dari karya-karya musisi lainnya atau pun dari pengalamanmu sendiri. Tidak perlu takut karena apa pun bisa kamu jadikan sebagai inspirasi. Kamu bahkan bisa melakukan riset lewat membaca buku atau berbincang dengan orang lain. 

Seperti yang dilakukan Kunto Aji ketika memasukkan frekuensi 396 Hz yang bagus untuk kesehatan mental di lagu berjudul “Rehat”. Inspirasi ini didapat Kunto dari hasil membaca dan konsultasi dengan psikolog. Kalau idemu sedang buntu, cobain tips mengatasi kreativitas mandek berikut.

2. Menulis Lirik

cara membuat lagu 3

Ilustrasi menulis lagu (sumber: pexels.com)

Setelah kamu menemukan inspirasi, kamu bisa menentukan apa yang ingin kamu angkat. Apakah tentang jatuh cinta, patah hati, orang tua, persahabatan, kehidupan anak muda, dan sebagainya. Dari sini kamu punya gambaran, lagumu ingin terdengar seperti apa. Lirik memegang fungsi penting dalam menampilkan pesan yang dibawa oleh musisi. Beberapa musisi bahkan dikenal lewat lirik yang unik dan kosakata yang kaya seperti Sore atau Danilla.

Baca Juga
Music Box Hole Punch, Serunya Membuat Musik dari Bolongan Kertas

3. Memilih Genre

Ilustrasi mencari genre yang cocok (sumber: pexels.com)

Ketika berbicara tentang musik, banyak sekali genre yang bisa kamu pilih dan angkat ke dalam lagu. Pikirkanlah dari segi teknik dan kesatuannya dengan cerita yang ingin disampaikan, supaya lagumu enak didengar. Kamu bisa melakukan riset sederhana dengan mendengarkan sebanyak-banyaknya genre. Dari situ, kamu bisa menemukan karakter lagu yang sesuai dengan dirimu. Ini salah satu step yang paling penting dalam cara membuat lagu.

4. Menentukan Struktur Lagu

Membuat struktur lagu (sumber: bethanyjadebrown.wordpress.com)

Layaknya menulis, menentukan struktur lagu juga diawali dengan menentukan bagian awal, pertengahan dan akhir. Berapa banyak verse yang ingin kamu buat, bagaimana bridge-nya, chorus, hingga memilih jenis penutup, kamu tentukan secara garis besar di tahap ini.

Baca Juga
Autotune, Teknologi Canggih yang Bikin Suara Jadi Merdu dalam Sekejap

5. Membuat Nada

cara membuat lagu 4

Ilustrasi membuat nada (sumber: pexels.com)

Dengan menentukan nada dasar, kamu tahu seberapa jauh jangkauan nada yang ingin kamu mainkan. Nada yang kamu gunakan harus disesuaikan dengan vokal, usahakan mencari nada dasar yang membuatmu rileks dan mudah untuk menyanyikannya.

Setelah mendapat nada dasar, kamu bisa mulai menentukan nada-nada di lagumu. Coba untuk menyesuaikannya dengan lirik yang telah dibuat. Supaya tidak lupa, kamu bisa merekam nada-nada yang muncul dengan smartphone sebagai pengingat. Buatlah dinamika supaya lagumu terdengar lebih hidup dan tidak membosankan.

6. Rekam dan Upload

Proses rekaman (sumber: pexels.com)

Setelah musik dan liriknya kamu rasa pas, cobalah mainkan lagumu tersebut. Rasakan bagaimana energi dan perasaan yang ada di dalamnya. Apakah sesuai dengan yang ingin kamu sampaikan? Selain itu, kamu harus mengetahui bagian mana yang harus dikoreksi, dikurangi atau ditambahkan.

Kamu sudah berusaha keras untuk menciptakan lagu. Sekarang kamu tiba di fase terakhir cara membuat lagu. Cobalah untuk merekamnya. Baik dengan alat seadanya, semi profesional, atau pun melakukan proses rekaman di studio. Hasil rekaman tersebut bisa kamu bagikan ke teman-temanmu dan jangan lupa untuk minta pendapat mereka. Bila kamu puas dan cukup percaya diri, kamu juga bisa mengunggahnya ke berbagai platform musik supaya didengar oleh banyak orang.

Itulah seluk beluk dan tahapan cara membuat lagu. Semoga bisa membantumu untuk semakin produktif berkarya ya. Teruslah berusaha dan giat berlatih dalam mengulik musik. Semangat yah, siapa tahu kamu bisa jadi penyanyi muda go international berikutnya! 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait
Musik

4 Manfaat Musik, Dari Bikin Semangat sampai Membantu Diet

Musik

5 Konser Musik Artis Alami Penundaan di Indonesia Akibat COVID-19

Musik

Mengenal Macam-Macam Genre Musik Paling Populer

Musik

20 Alat Musik Tradisional Indonesia yang Mendunia

Musik

7 Lagu Hit Didi Kempot yang Buat Kamu Ambyar

Musik

Keroncong: Musik Unik Buat Ambyar ala Didi Kempot

Quizzes

Slider
      TRENDING
#Trending
Next >>