fbpx

Apa Sih Sebenarnya Musik Indie Itu?

Dibaca Normal: 5 menit aja 😊
apa itu musik indie

Banyak yang percaya bahwa mendengarkan musik indie adalah sebuah keharusan bagi anak muda yang gaul dan up to date. Saking tingginya minat anak muda terhadapnya, tak mengherankan jika sekarang banyak sekali acara musik baik yang berskala besar maupun kecil yang menampilkan musisi atau band yang di cap indie. Namun, tahukah kamu apa yang sesungguhnya dimaksud dengan musik indie, Genk?

Indie Bukanlah Genre

Banyak yang salah kaprah dan menganggap bahwa indie adalah nama genre yang diusung.  Padahal, meski sering disebut-sebut, istilah “indie” sesungguhnya tidak mengacu pada sebuah genre musik, GenK.

Istilah ini diambil dari kata “independent” yang berarti merdeka, bebas, tidak bergantung, dan mandiri. Arti kata tersebut akhirnya digunakan untuk menggambarkan sebuah gerakan musik yang bebas, mandiri dan tidak bergantung kepada label besar (major label).

Sebagai sebuah industri yang mapan, label besar telah memiliki pasar yang menjadi arus utama. Sedangkan musik indie hadir sebagai gerakan yang menolak arus utama (anti-mainstream) dengan menghadirkan alternatif lewat karakter berbeda yang cenderung eksperimental dan cutting edge.

Musik indie juga sering dianggap sebagai sesuatu yang segar, karena dari segi lirik cenderung menghadirkan berbagai hal yang ingin disampaikan oleh para penggiatnya. Berbeda dari arus utama yang umumnya berbicara soal asmara yang lebih disukai dan mudah diterima oleh khalayak. Intinya, musik indie adalah gerakan bermusik yang lahir dari keinginan untuk menjadi berbeda dari musik mainstream dan tidak harus diatur oleh label besar yang musiknya mengikuti selera pasar.

Baca Juga   20 Alat Musik Tradisional Indonesia yang Mendunia

Populer Sejak Era Elvis

Era perkembangan dan pergerakan musik indie terjadi saat musik R&B dipertemukan dengan musik hillbilly, yang juga berakar dari musik folk. Semakin lama musik hillbilly semakin berkembang dengan turut campur tangan para musisi kulit hitam dengan mengembangkannya ke arah jazz, blues, R&B, hingga swing.

Musik hillbilly semakin meledak pada awal 50-an ketika bercampur dengan musik blues yang menghasilkan sebuah musik baru yang mewakili gairah anak muda saat itu. Pada era ini pula dikenal sosok Elvis Presley yang mampu membawa musik Rock n Roll ke arus utama. Kalian mungkin pernah mendengar tentang dia ya, GenK?

Musik Indie 1

           Elvis Presley (Sumber: popsugar.com)

Sebelum besar bersama label besar RCA, Elvis mengawali karirnya bersama Sun Records, sebuah label indie yang berkembang dari studio musik di Memphis milik Sam Phillips dan fokus merilis musik rhythm dan blues. Pada era itu pula mulai bermunculan label indie seperti Atlantic Records, Atco Records dan Chess Records.

Beberapa dekade setelahnya, musik indie semakin berkembang dengan genre yang semakin luas dan berbeda dari Elvis. Mulai dari The Smiths, Sonic Youth. The Velvet Underground dan Joy Division merupakan beberapa band indie yang sukses dikenal pada era 80-an. Ada pula Nirvana dan Radiohead yang melejit namanya sebagai band indie di tahun 90-an.

musik indie 6

                      Nirvana (Sumber: jalurpelangi.blogspot.com)

Perkembangan Musik Indie di Tanah Air

Seperti halnya di luar negeri, geliat musik indie juga berkembang di Indonesia. Pergerakannya mulai terasa di tahun 90-an, ketika Pas Band memulai tradisi merilis fisik secara mandiri.

Namun pada masa tersebut, khalayak lebih akrab dengan istilah underground yang mengusung musik lebih keras. Keberhasilan Pas Band dalam menjual 5000 kopi rilisannya, membuat banyak band bersuara keras yang mulai mengikuti jejak untuk berjalan di cara indie. Genrenya pun luas, mulai dari aliran metal hingga rock.

Baca Juga   5 Jenis Alat Musik Unik dalam Bermusik

Beberapa kota besar seperti Bandung, Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan Malang, memiliki semangat bermusik mandiri yang tinggi. Pada masa itu, semangat DIY dalam bermusik banyak disalurkan lewat musik metal yang sekaligus menyampaikan lirik seputar kritik dan isu-isu sosial.

Selain PAS Band, kancah musik indie di Indonenesia di awal-awal perkembangannya juga diisi dengan kehadiran Pure Saturday dan rumahsakit dengan suara yang berbeda.

Ada pula Mocca, band asal Bandung yang muncul di akhir 90-an lewat musik bernuansa retro hasil dari paduan swing, bossanova, Swedish pop dan jazz yang sangat segar bagi penikmat musik saat itu.Keberhasilan Mocca sebagai musisi indie ini ditandai dengan angka penjualan album mereka yang lebih dari 100.000 kopi.

musik indie 2

                    Mocca (Sumber: goodnewsfromindonesia.id)

Label Indie Sebagai Tempat Bernaung

Untuk membuat musiknya tetap berjalan, penggiat musik indie umumnya menggerakkannya secara mandiri dengan  semangat Do It Yourself (DIY). Musisi-musisi yang menjalankan gerakan ini biasanya akan merekam, mendistribusikan hingga melakukan kegiatan promosinya sendiri karena tidak memiliki label untuk bernaung.

Adanya semangat untuk menjadi mandiri tersebut, mendorong dibuatnya label-label indie yang mewadahi para musisi. Dengan semangat dan visi yang sama, label indie menjadi alternatif bagi para musisi yang ingin berkarya sesuai dengan passionnya.

Kesadaran tentang biaya produksi dan rekaman yang semakin terjangkau, membuat banyak label indie bermunculan. Hal ini semakin dibantu  dengan adanya digitalisasi yang membuat proses distribusi dan promosi musik indie menjadi lebih mudah.

Berikut ada beberapa label indie yang pernah dan masih muncul dalam mewarnai perkembangan musik indie di Indonesia saat ini, GenK:

1. Leeds Records

Pada 2015, kolektor rilisan musik indie dan penggiat skena lokal Zaka Sandra Novian mendirikan Leeds Record. Zaka membangun Leeds untuk menjadi label yang cair dan tidak terbatas pada genre tertentu. Label ini pernah merilis musik dari Zuff. Ada pula band indie rock eksperimental seperti Strangefruit, hingga band noise rock/shoegaze seperti Sirati Dharma.

musik indie 3

Leeds Records ( Sumber: grayinghipsters.net)

2. Kolibri Rekords

Label indie yang satu ini begitu sering terdengar namanya dalam geliat musik indie tanah air. Dengan Daffa Andika dan Ratta Bill sebagai intinya, Kolibri hadir sebagai label yang pendekatannya cenderung terkesan hipster namun menarik. Kolibri datang sebagai label yang mendukung adanya regenerasi di skena musik indie lokal. Tak heran jika band-band yang diasuhnya beranggotakan personil yang masih muda. Beberapa di antaranya seperti Bedchamber, Grrrl Gang, Atsea, dan Gizpel.

Baca Juga   Cara dan Tips Membuat Musikalisasi Puisi Sederhana

3. Yes No Wave

Label yang satu ini merupakan legenda dalam sejarah musik indie Indonesia. Selain merilis, Yes No Wave juga dikenal sebagai arsip online yang menyimpan koleksi digital yang bisa diunduh secara gratis. Label yang satu ini banyak merilis musik dari band dengan sentuhan tradisional dan eksperimental, seperti Senyawa dan Kekal.

musik indie 4

Yes No Wave (Sumber: facebook.com

4. Grimloc

Bagi penyuka musik hardcore rap lokal, pasti tidak asing dengan label Grimloc yang digawangi oleh Ucok Homicide. Rilisan yang dikeluarkan oleh Grimloc selalu cepat terjual, karena memiliki basis penggemar yang begitu fanatik dengan label mau pun sosok Ucok itu sendiri.

musik indie 5

                Grimloc (Sumber: omuniuum.net)

5. Orange Cliff

Merupakan label yang sering membawakan rilisan fisik dengan tampilan yang menarik. Musisi yang dinaunginya juga cukup luas, mulai dari solois Vira Talisa, Sigmun, hingga Bin Idris.

Baca Juga   5 Tips Mendapatkan Musik Tanpa Copyright

6. Nanaba Records

Label yang berdiri pada 2014 ini hanya merilis dalam format kaset dan termasuk aktif dalam mengeluarkan rilisan ke khalayak. Sosok di balik Nanaba adalah Jodi Setiawan, yang juga personil band dreampop Peonies. Label ini telah merilis musik dari Ikkubaru, Lightcraft, hingga The Kuda. Sayangnya, Nanaba saat ini dikabarkan hiatus.


Itulah beberapa informasi yang perlu kamu ketahui mengenai musik indie, khususnya yang ada di Indonesia. Semoga pengetahuanmu tentang musik semakin bertambah ya GenK!

Tentang Penulis

Halo GenKreativv disini.

Tulis Komentar

Artikel Terkait
Musik

Yuk Kenali Tren 8D Audio Beserta Cara Membuatnya!

Musik

Yuk Cari Tahu Apa Sih Perbedaan Mono dan Stereo!

Musik

4 Rekomendasi Aplikasi Edit Audio PC

Musik

Rekomendasi Earphone Terbaik Biar Dengerin Musik Makin Asyik

Musik

5 Etika Cover Lagu yang Wajib Kamu Perhatikan

Musik

Main Piano di mana Saja dengan Piano Roll

Musik

Belajar Buat Lagu Sendiri Yuk!

Musik

Serunya Bermusik lewat Music Box Hole Punch

Musik

20 Alat Musik Tradisional Indonesia yang Mendunia

Musik

5 Jenis Alat Musik Unik dalam Bermusik

Musik

5 Tips Mendapatkan Musik Tanpa Copyright

Musik

5 Rekomendasi Musisi Korea Selatan di Luar Kpop

Musik

Rich Brian dan Niki: Gelombang Go International Selanjutnya

Musik

Cara dan Tips Membuat Musikalisasi Puisi Sederhana

            Artikel Selanjutnya