Game & Teknologi

NFT vs Microstock, Apa Beda dari Keduanya?

nft vs microstock

NFT VS MIROSTOCK – Mungkin sebelum ini nggak banyak orang yang tahu apa itu NFT atau yang merupakan kependekan dari Non-Fungible Token tersebut. NFT booming dan kemudian diminati berbagai kalangan ketika seorang dengan akun Ghozali Everyday di OpenSea berhasil mendapatkan profit sampai miliaran. Lalu, apa itu NFT? Dan apa bedanya dengan Microstock? 

Untuk mengetahui apa itu NFT sekaligus bedanya dengan Microstock, ada baiknya kamu menyimak penjelasan di bawah ini.

Microstock

Sumber Gambar : stockphotoexpert.com

Sejauh ini secara nggak sadar, orang-orang di seluruh dunia banyak yang menggunakan microstock sebagai ilustrasi di website atau blog mereka ketika tidak memiliki gambar sendiri. Microstock sendiri sebenarnya tidak jauh berbeda dengan foto-foto atau gambar yang tersedia di website-website penyedia gambar seperti Shutterstock.com, iStockphoto.com atau juga 123rf.com. Hanya saja yang menjadi pembeda adalah harga yang dapat dibayar oleh pihak pengguna foto atau gambar tersebut sangat rendah. 

Jadi dapat dikatakan, microstock adalah sebuah tempat yang dapat digunakan oleh para fotografer, desainer atau sejenisnya untuk mengumpulkan sekaligus memperlihatkan dan memasarkan karya-karya mereka ke pihak lain kapan dan dari mana saja. Harga untuk foto atau gambar yang diunduh pun bervariasi dan relatif rendah dibanding tempat stock foto lainnya. Ditambah lagi, microstock tidak menggunakan sistem royalti, melainkan penghitungan khusus berdasarkan berapa foto atau gambar yang didonwload orang lain.

Non-Fungible Token (NFT)

NFT vs Microstock

Sumber Gambar : thetimes.co.uk

NFT ini terdiri dari 2 suku kata, yaitu fungible dan token. Fungibility sendiri adalah sebuah aset, barang, komoditas atau item tertentu yang dapat diganti dengan segala sesuatu yang identik dalam segi sifat, bentuk, nilai, fungsi atau jenisnya. Sedangkan token adalah sebuah aset dalam dunia digital yang menjadi perwakilan dari item, barang, layanan atau objek lainnya. 

Jadi dapat dikatakan bahwa NFT merupakan sebuah aset digital yang bisa berupa apapun, mulai dari foto, sampai dengan gambar gif yang dapat diperjualbelikan di tempat khusus. Seperti contohnya OpenSea, Gateaway, Rarible atau juga SuperRare. Untuk harga jualnya sendiri adalah tergantung dari seberapa berkualitasnya item NFT yang dijual atau juga seberapa tenarnya reputasi dari sang seniman atau pemiliknya.

Perbedaan NFT dan Microstock

NFT vs Microstock

Sumber Gambar : askanydifference.com

Untuk kesamaan antara NFT dan Microstock sudah jelas bahwa keduanya merupakan sebuah item digital yang dapat dijual melalui website khusus. Sedangkan untuk perbedaannya sendiri adalah NFT dibeli dengan menggunakan uang digital crypto dan Microstock dibeli dengan memakai uang asli. 

Semua keuntungan yang didapatkan oleh sang pemilik item memang tersimpan dalam ‘dompet digital,’ akan tetapi dibandingkan dengan uang asli. Crypto masih harus dikonversikan terlebih dahulu ke bentuk atau kurs mata uang yang kamu inginkan.

Perbedaan lainnya adalah jika seorang fotografer, seniman, desainer atau sejenisnya mengunggah hasil karyanya di situs stock foto. Maka yang mereka jual adalah lisensi penggunaannya. Sedangkan NFT sendiri yang dijual adalah kepemilikannya yang sedikit mirip dengan apa yang berlaku di pasar saham. 

Kedua jenis ini adalah hal yang sangat menguntungkan bagi para desainer, fotografer ataupun seniman.  Karena mereka dapat memperoleh uang dari karya yang mereka jual. Hanya saja, khusus untuk NFT, kamu masih harus tahu, memahami dan mengerti seluk beluk dunia cryptocurrency dan teknologi blockchain untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

About author

Related posts
Game & Teknologi

Peluang Penggunaan Teknologi VR dan AR Untuk Bisnis

Game & Teknologi

Gimana Sih Cara Membuat Channel Telegram?

Game & Teknologi

3 Jenis Akun TikTok yang Wajib Kamu Ketahui

Game & Teknologi

Mengenal Sejarah dan Cara Kerja Internet of Thing