GenK LIFE

Mari Bercermin dari 7 Tanda Orang Narsistik Berikut

Mencintai diri sendiri itu adalah suatu kewajiban. Tapi harus hati-hati, kalau rasa cintanya sudah terlalu berlebihan, rasa cinta itu bisa merubah menjadi Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau Gangguan Kepribadian Narsistik. Iya, kamu gak salah baca, narsisme pada tingkat parah sudah dikategorikan sebagai suatu kondisi gangguan kepribadian loh. Mari berkaca ke dalam diri masing-masing lewat tanda-tanda orang narsistik berdasarkan Diagnostic and Statistical Manual berikut: 

1. Merasa Superior

Sumber: medium.com

Tanda pertama orang yang mengidap Gangguan Kepribadian Narsistik adalah superioritas. Berbeda dengan rasa percaya diri, individu narsistik memiliki perasaan jika dirinya lebih superior dibanding dengan orang lain. Segala sesuatu di dunia ini disusun berdasarkan sistem hirarki, dengan dirinya yang berada di puncak. Narsistik akan berusaha untuk selalu menjadi yang terbaik di setiap hal, merasa paling benar, dan paling kompeten. Segala hal harus berjalan sesuai dengan keinginan hatinya, termasuk bagaimana orang lain mesti bertindak di bawah kendalinya. 

2. Haus akan Perhatian 

Sumber: thefashionlaw.com

Ciri yang paling mudah terlihat berikutnya dari para narsistik adalah rasa haus berkepanjangan akan perhatian. Istilah yang biasa digunakan di lingkungan sosial biasanya dengan menyebut mereka sebagai “orang pencari perhatian’’ atau suka carmuk (cari muka). Orang narsistik akan berusaha keras untuk selalu berada di dalam kondisi yang membuatnya menjadi pusat perhatian. Sesuatu akan dikategorikan baik bagi mereka jika sudah mendapatkan validasi dari orang lain. Misalnya saat berbelanja, mereka akan membeli produk yang disukai dan terlihat menarik bagi orang lain saat digunakan olehnya. 

Baca Juga :   Memahami Fobia Generasi Milenial: dari FOMO hingga Jomblo

3. Ditolak Bukanlah Pilihan 

Narsistik 3

Sumber: pivotaladvisors.com

Ketakutan yang kerap menghantui penderita Gangguan Kepribadian Narsistik adalah penolakan. Buat sebagian orang, penolakan mungkin merupakan hal biasa yang dapat terjadi kapanpun dan tidak memiliki dampak yang besar. Namun bagi orang narsistik, penolakan merupakan sebuah mimpi buruk yang sangat menakutkan. Kata ‘tidak’ merupakan musuh utama yang bisa melukai harga diri mereka dan hal ini berlaku di berbagai macam aspek. Bisa dari urusan karir, sosial, pendidikan, hingga ke hubungan romantis. 

About author

Related posts
GenK LIFE

7 Hal Yang Perlu Diketahui Soal Menstruasi! Para Wanita Wajib Tau!

GenK LIFE

Generasi Milenial Wajib Tahu, Ini 5 Tips Mencapai Financial Freedom di Usia Belia

GenK LIFE

Apa Benar Hujan-Hujanan Bisa Bikin Sakit? Simak Disini!

GenK LIFE

Kenali Anticipatory Anxiety, Kelainan Yang Membuatmu Overthinking