Musik

Yuk Cari Tahu Apa Sih Perbedaan Mono dan Stereo!

cover-perbedaan-mono-dan-stereo

Pada awalnya, untuk mengerti perbedaan mono dan stereo pasti akan membingungkan. Padahal keduanya jelas memiliki perbedaan, loh. Dari segi cara kerja dan suara yang dihasilkan. Pernah nggak sih, saat kamu mendengar sebuah lagu menggunakan earphone, ada suara yang keluar dari dua arah yang berbeda yaitu dari kanan dan kiri? 

Keduanya saling bersaut-sautan. Memberikan sensasi seakan-akan kamu mendengar suara tersebut secara langsung. Padahal nyatanya suara itu hanya berasal dari lagu yang kamu putar di playlist.

Bukan suara gaib kok, tapi ada yang namanya teknik stereo. Di mana kamu dapat mendengar suara dari dua arah yang berbeda. Akan lebih jelas terdengar perbedaannya ketika kamu menggunakan earphone. Sebenarnya apa sih, perbedaan mono dan stereo?

Apa itu Mono?

Mari kita mulai dengan mono. Dikenal sejak tahun 1880 dan populer hingga 1940. Biasa digunakan untuk narasi, talkshow radio, dan alat dengar atau telepon. Menurut Wikipedia, monofonik atau mono adalah audio yang paling sederhana, karena terdiri dari melodi yang biasanya dinyanyikan oleh penyanyi atau instrumen tunggal tanpa disertai harmoni atau chords

perbedaan-mono-dan-stereo

Teknik mono (Sumber: stackexchange.com)

Sedangkan jika diartikan dari segi desain audio, mono adalah gambaran suatu sistem, di mana semua sinyal audio dicampur bersama dan dialihkan melalui saluran tunggal (single audio channel). 

Karena hanya menggunakan 1 saluran tunggal, suara yang dihasilkan mono terdengar berasal dari satu arah saja. Suaranya seakan-akan berpusat dan seimbang. Suara ini dapat dimainkan lewat alat dengar musik apa saja, misalnya headset dan speaker. Kamu akan mendengar suara yang sama persis di setiap telinga alias nggak ada perbedaan suara antara kanan dan kiri.

Kenapa Harus Pakai Audio Mono?

Ada beberapa keuntungan yang bakal kamu dapatkan ketika mengubah peraturan audio menjadi saluran tunggal. Berikut adalah poin-poinnya!

  1. Setiap orang mendengar sinyal yang sama. Seolah-olah suara yang dikirim berasal dari satu posisi.
  2. Cocok untuk mendengar rekaman suara, karena kata-kata yang didengar akan lebih jelas. Karena mampu memperkuat suara dan juga musik.
  3. Ukuran file rekaman akan jauh lebih kecil dibanding stereo. Jika kamu ingin melakukan streaming lagu secara online akan lebih cepat tanpa nge-lag.
  4. Peralatan yang digunakan untuk merekam suara mono akan lebih terjangkau. 

Apa itu Stereo?

Kalau tadi sudah membahas soal mono, sekarang saatnya membahas soal stereo. Saat ini sudah banyak lagu-lagu dari penyanyi ternama yang menggunakan stereo, contohnya seperti lagu “Lately” oleh Nuages dan “Say You Will oleh Kanye West. 

perbedaan-mono-dan-stereo

Teknik stereo (Sumber: stackexchange.com)

Sebenarnya lagu seperti ini bisa dengan mudah kamu cari. Di aplikasi Spotify sendiri ada playlist dengan judul Stereo Panning Songs. Coba dengar lagunya. Dijamin kamu bakal merasakan sensasi yang berbeda. Dengan catatan, kamu wajib menggunakan earphone, headset, atau headphone agar terdengar perbedaannya.

Mungkin kamu bakal bingung, sebenarnya apa itu stereo? Menurut Wikipedia, stereofonik atau stereo adalah suara yang menggunakan lebih dari satu saluran melalui susunan konfigurasi pengeras suara yang simetris.

mono-dan-stereo

Ilustrasi mendengarkan musik (Sumber: pexels.com)

Tujuannya untuk mendapatkan hasil suara yang natural. Seakan-akan kamu mendengar suara secara langsung di lokasi yang sama. Padahal hanya hasil rekayasa desain audio dari fase R (right/kanan) dan L (left/kiri).

Teknik ini mulai populer sejak tahun 1940. Kemudian sekarang stereo menjadi persyaratan yang sangat umum dalam jika ingin menyelenggarakan pertunjukan. Jika kamu belum pernah datang ke sebuah konser musik, kamu dapat merasakan euforianya hanya lewat teknik audio stereo. Rasanya seperti benar-benar nyata! Gunakan earphone dengan kualitas terbaik saat mendengarkan audionya. Namun, nggak semua alat dengar dan pengeras musik mampu menghasilkan suara stereo. Semua tergantung spesifikasi yang ditawarkan alat tersebut.

Kenapa Harus Pakai Audio Stereo?

Berikut adalah beberapa alasan yang akan menjawab rasa penasaran kamu, kenapa kamu harus pakai audio stereo. Ini dia poin-poinnya!

  1. Buat kamu yang ingin membuat dimensi dalam suara, gunakanlah stereo. Dengan melakukan hal ini, kamu bisa memberikan pengalaman yang istimewa kepada pendengar.
  2. Teknik ini memungkinkan kamu untuk melakukan metode multitrack. Metode ini dipopulerkan pada tahun 1995. Memungkinkan kamu memisahkan rekaman yang berasal dari berbagai sumber suara. Hasilnya menjadi keseluruhan yang relevan.
  3. Cocok didengarkan saat kamu berkendara atau menonton film di rumah. Speaker komputer, mobil, dan set home theater merupakan tempat yang tepat untuk memasang stereo.
  4. Saat membuat lagu, gunakan teknik ini untuk menghasilkan alunan musik yang berdimensi. 

Perbedaan Mono dan Stereo

Dari pembahasan di atas, sekarang jadi lebih jelas deh, perbedaannya. Perbedaan mono dan stereo adalah jumlah saluran audionya. Mono menggunakan jenis saluran tunggal, sedangkan stereo menggunakan dua atau lebih saluran audio. 

Karena stereo menggunakan dua saluran, maka suara dapat diputar secara terpisah saat musik didengar menggunakan earphone atau output speaker yang berbeda. Makanya suara yang dihasilkan pun akan berbeda.

Audio mono akan sangat berguna jika kamu menginginkan hasil suara yang terdengar jelas, sedangkan audio stereo akan sangat berguna jika kamu ingin membuat efek suara yang berdimensi. 

Lebih Bagus Mono atau Stereo Ya?

mono-atau-stereo

Ilustrasi memilih (Sumber: differencebetween.net)

Jika pertanyaannya demikian, jawabannya nggak ada yang benar. Misalnya kamu ingin membuat podcast, sebaiknya ukuran file nggak besar, supaya lebih mudah saat streaming online. Berarti sebaiknya kamu menggunakan teknik mono. Karena ukuran file-nya lebih kecil daripada stereo.

Semua tergantung bagaimana hasil yang kamu rencanakan saat proses kreatif dan alat apa yang digunakan untuk merekam serta mengedit suara. Keduanya bisa kamu rancang menggunakan teknik pan atau panning dengan software audio editing. Contohnya seperti Adobe Audition, Reaper, dan Audacity yang bisa dioperasikan pada Windows dan macOS. Itu dia penjelasan seputar perbedaan mono dan stereo. Sekarang tinggal cari tahu bagaimana cara membuat mono dan stereo sendiri. Tertarik juga untuk membuatnya?

Pada awalnya, untuk mengerti perbedaan mono dan stereo pasti akan membingungkan. Padahal keduanya jelas memiliki perbedaan, loh. Dari segi cara kerja dan suara yang dihasilkan. Pernah nggak sih, saat kamu mendengar sebuah lagu menggunakan earphone, ada suara yang keluar dari dua arah yang berbeda yaitu dari kanan dan kiri? 

Keduanya saling bersaut-sautan. Memberikan sensasi seakan-akan kamu mendengar suara tersebut secara langsung. Padahal nyatanya suara itu hanya berasal dari lagu yang kamu putar di playlist.

Bukan suara gaib kok, tapi ada yang namanya teknik stereo. Di mana kamu dapat mendengar suara dari dua arah yang berbeda. Akan lebih jelas terdengar perbedaannya ketika kamu menggunakan earphone. Sebenarnya apa sih, perbedaan mono dan stereo?

Apa itu Mono?

Mari kita mulai dengan mono. Dikenal sejak tahun 1880 dan populer hingga 1940. Biasa digunakan untuk narasi, talkshow radio, dan alat dengar atau telepon. Menurut Wikipedia, monofonik atau mono adalah audio yang paling sederhana, karena terdiri dari melodi yang biasanya dinyanyikan oleh penyanyi atau instrumen tunggal tanpa disertai harmoni atau chords

perbedaan-mono-dan-stereo

Teknik mono (Sumber: stackexchange.com)

Sedangkan jika diartikan dari segi desain audio, mono adalah gambaran suatu sistem, di mana semua sinyal audio dicampur bersama dan dialihkan melalui saluran tunggal (single audio channel). 

Karena hanya menggunakan 1 saluran tunggal, suara yang dihasilkan mono terdengar berasal dari satu arah saja. Suaranya seakan-akan berpusat dan seimbang. Suara ini dapat dimainkan lewat alat dengar musik apa saja, misalnya headset dan speaker. Kamu akan mendengar suara yang sama persis di setiap telinga alias nggak ada perbedaan suara antara kanan dan kiri.

Kenapa Harus Pakai Audio Mono?

Ada beberapa keuntungan yang bakal kamu dapatkan ketika mengubah peraturan audio menjadi saluran tunggal. Berikut adalah poin-poinnya!

  1. Setiap orang mendengar sinyal yang sama. Seolah-olah suara yang dikirim berasal dari satu posisi.
  2. Cocok untuk mendengar rekaman suara, karena kata-kata yang didengar akan lebih jelas. Karena mampu memperkuat suara dan juga musik.
  3. Ukuran file rekaman akan jauh lebih kecil dibanding stereo. Jika kamu ingin melakukan streaming lagu secara online akan lebih cepat tanpa nge-lag.
  4. Peralatan yang digunakan untuk merekam suara mono akan lebih terjangkau. 

Apa itu Stereo?

Kalau tadi sudah membahas soal mono, sekarang saatnya membahas soal stereo. Saat ini sudah banyak lagu-lagu dari penyanyi ternama yang menggunakan stereo, contohnya seperti lagu “Lately” oleh Nuages dan “Say You Will oleh Kanye West. 

perbedaan-mono-dan-stereo

Teknik stereo (Sumber: stackexchange.com)

Sebenarnya lagu seperti ini bisa dengan mudah kamu cari. Di aplikasi Spotify sendiri ada playlist dengan judul Stereo Panning Songs. Coba dengar lagunya. Dijamin kamu bakal merasakan sensasi yang berbeda. Dengan catatan, kamu wajib menggunakan earphone, headset, atau headphone agar terdengar perbedaannya.

Mungkin kamu bakal bingung, sebenarnya apa itu stereo? Menurut Wikipedia, stereofonik atau stereo adalah suara yang menggunakan lebih dari satu saluran melalui susunan konfigurasi pengeras suara yang simetris.

mono-dan-stereo

Ilustrasi mendengarkan musik (Sumber: pexels.com)

Tujuannya untuk mendapatkan hasil suara yang natural. Seakan-akan kamu mendengar suara secara langsung di lokasi yang sama. Padahal hanya hasil rekayasa desain audio dari fase R (right/kanan) dan L (left/kiri).

Teknik ini mulai populer sejak tahun 1940. Kemudian sekarang stereo menjadi persyaratan yang sangat umum dalam jika ingin menyelenggarakan pertunjukan. Jika kamu belum pernah datang ke sebuah konser musik, kamu dapat merasakan euforianya hanya lewat teknik audio stereo. Rasanya seperti benar-benar nyata! Gunakan earphone dengan kualitas terbaik saat mendengarkan audionya. Namun, nggak semua alat dengar dan pengeras musik mampu menghasilkan suara stereo. Semua tergantung spesifikasi yang ditawarkan alat tersebut.

Kenapa Harus Pakai Audio Stereo?

Berikut adalah beberapa alasan yang akan menjawab rasa penasaran kamu, kenapa kamu harus pakai audio stereo. Ini dia poin-poinnya!

  1. Buat kamu yang ingin membuat dimensi dalam suara, gunakanlah stereo. Dengan melakukan hal ini, kamu bisa memberikan pengalaman yang istimewa kepada pendengar.
  2. Teknik ini memungkinkan kamu untuk melakukan metode multitrack. Metode ini dipopulerkan pada tahun 1995. Memungkinkan kamu memisahkan rekaman yang berasal dari berbagai sumber suara. Hasilnya menjadi keseluruhan yang relevan.
  3. Cocok didengarkan saat kamu berkendara atau menonton film di rumah. Speaker komputer, mobil, dan set home theater merupakan tempat yang tepat untuk memasang stereo.
  4. Saat membuat lagu, gunakan teknik ini untuk menghasilkan alunan musik yang berdimensi. 

Perbedaan Mono dan Stereo

Dari pembahasan di atas, sekarang jadi lebih jelas deh, perbedaannya. Perbedaan mono dan stereo adalah jumlah saluran audionya. Mono menggunakan jenis saluran tunggal, sedangkan stereo menggunakan dua atau lebih saluran audio. 

Karena stereo menggunakan dua saluran, maka suara dapat diputar secara terpisah saat musik didengar menggunakan earphone atau output speaker yang berbeda. Makanya suara yang dihasilkan pun akan berbeda.

Audio mono akan sangat berguna jika kamu menginginkan hasil suara yang terdengar jelas, sedangkan audio stereo akan sangat berguna jika kamu ingin membuat efek suara yang berdimensi. 

Lebih Bagus Mono atau Stereo Ya?

mono-atau-stereo

Ilustrasi memilih (Sumber: differencebetween.net)

Jika pertanyaannya demikian, jawabannya nggak ada yang benar. Misalnya kamu ingin membuat podcast, sebaiknya ukuran file nggak besar, supaya lebih mudah saat streaming online. Berarti sebaiknya kamu menggunakan teknik mono. Karena ukuran file-nya lebih kecil daripada stereo.

Semua tergantung bagaimana hasil yang kamu rencanakan saat proses kreatif dan alat apa yang digunakan untuk merekam serta mengedit suara. Keduanya bisa kamu rancang menggunakan teknik pan atau panning dengan software audio editing. Contohnya seperti Adobe Audition, Reaper, dan Audacity yang bisa dioperasikan pada Windows dan macOS. Itu dia penjelasan seputar perbedaan mono dan stereo. Sekarang tinggal cari tahu bagaimana cara membuat mono dan stereo sendiri. Tertarik juga untuk membuatnya?

About author

Related posts
Musik

Penyesalan Tulus Tentang Mengenal Seseorang Dalam Makna Lagu "Interaksi"

Musik

Lagu Terbaru Coldplay x Selena Gomez Yang Relatable Dengan Generasi Z

Musik

5 Lagu Day 6 untuk Mewakili Kegalauan Anda yang Gengsian

Musik

10 Soundtrack Drama Korea Paling Membekas di Ingatan Penonton!

Leave a Reply

Your email address will not be published.