GenK LIFE

Pola Asuh Tiger Parenting, Benar Baikkah untuk Mental Anak?

Apakah tiger parenting sama dengan pola asuh otoriter?

Apabila dilihat secara sekilas, tiger parenting memang hampir terlihat sama dengan pola asuh otoriter. Menurut sebuah penelitian Asian American Journal of Psychology pada tahun 2013 silam, tiger parenting berbeda dengan pola asuh otoriter. Dalam penelitian tersebut, menjelaskan bahwa tiger parenting merupakan gaya pengasuhan yang mencampurkan antara parenting asertif yang tegas dan parenting suportif. Orang tua mempraktikkan stategi mengasuh anak dengan cara yang positif dan negatif secara bersamaan.

Sehingga orang tua dalam tiger parenting ini tidak hanya bersika otoriter dan hanya menuntut anak untuk terus menerus belajar dan dipaksa berbagai macam hal. Tapi, orang tua juga ikut serta dan ikut terlibat ke dalam hal-hal tersebut, bahkan ikut mempelajari keterlampilan bersama anak-anaknya.

Ilustrasi pola asuh. (Sumber: shutterstock)

Walau demikian, sebuah studi yang dilakukan peneliti di Queen Mary Universitry, London menemukan tiger mom bisa bikin anak-anak merasa stres dan nggak bahagia ketika di rumah. Dilansir Times, salah satu peneliti yaitu Almudena Sevilla mengungkapkan bahwa studi tersebut menemukan adanya hubungan antara apa yang dianggap sebagai praktik pengasuhan terbaik dan menjadi ibu yang lebih menyedihkan. Sehingga, timbul pula pertanyaan apakah ketidakbahagiaan ibu yang berpengaruh pada pola asuh yang diterapkan berbahaya bagi anak-anak. Misalnya ketika ibu mengalami depresi pasca melahirkan.

Psikolog anak dari Tiga Generasi, Anastasia Satriyo, mengungkapkan  pola asuh yang ideal adalah yang sensitif dan responsif. Pola asuh sensitif artinya kita sensitif sama kebutuhan anak kemudian responsif adalah kita bisa merespons dengan tepat apa yang dialami anak dan yang jadi kebutuhan anak. Namun, jika membicarakan  pola asuh yang diterapkan untuk anak, hal tersebut tentu kembali pada keputusan para orang tua. Sehingga apa yang akan dipilih nantinya, menjadi pola asuh terbaik yang didapatkan seorang anak dari orang tuanya serta membentuk mental yang baik.

About author

Related posts
GenK LIFE

Fatherless : Bagaimana Peran Ayah Mempengaruhi Pertumbuhan Anak?

GenK LIFE

4 Hal Penyebab Jerawat Punggung dan Cara Mengatasinya

GenK LIFE

Pentingnya 3V dalam Public Speaking Biar Sukses Bicara di Depan Umum

GenK LIFE

Waspada Mental Block Bikin Produktivitas Menurun, Kenali Ciri dan Cara Mengatasinya