Fotografi

5 Tips Membuat Portofolio Fotografi Profesional

portofolio fotografi

Sebuah portofolio fotografi merupakan hal yang wajib dimiliki oleh setiap fotografer. Sebagai media untuk memamerkan hasil karya, portofolio fotografi pastinya harus terlihat profesional dan menarik. Berikut beberapa tips yang bisa kamu jadikan panduan dalam membuat portofolio profesional.

Hasil karya fotografi yang rapi terorganisir di dalam sebuah portofolio pastinya akan lebih menggugah dan menarik perhatian dibanding foto yang hanya diletakan di folder komputer. Supaya karyamu dapat tampil dengan lebih memukau, kami sudah merangkum tips membuat portofolio fotografi khusus untukmu nih.

1. Perhatikan Audiensmu 

portofolio fotografi 1

Foto pre-wedding (sumber: shawacademy.com)

Sebelum kamu membuat sebuah portofolio fotografi, coba pertimbangkan terlebih target pasar atau audiens yang ingin kamu sasar. Tujuannya adalah menentukan komponen dan elemen apa saja yang harus kamu cantumkan di dalam portofolio tersebut. 

Apakah kamu membuat portofolio untuk keperluan komersial? Atau mungkin untuk syarat melanjutkan studi maupun bagian dari proses melamar kerja? Masing-masing tentunya akan membutuhkan portofolio yang berbeda pula. Kamu dapat melakukan riset terlebih dahulu untuk mengetahui kebutuhan dan kondisi pasar yang sesuai dengan target audiensmu. 

Contoh portofolio yang dipakai di acara pernikahan pastinya akan berbeda  dengan yang digunakan di acara korporat. Jika kamu berniat untuk menarik calon klien baru, mengunggah karya fotomu di media sosial seperti Facebook atau website bisa menjadi pilihan yang tepat. Dengan demikian, saat orang di daerah sekitarmu ingin mencari seorang fotografer, karya-karya kamu akan langsung tampil di halaman pertama. 

2. Kurasi Foto Terbaik 

portofolio fotografi 2

Gambar kumpulan foto (sumber: shawacademy.com)

Proses kurasi foto merupakan bagian penting yang tidak boleh dilewatkan dalam pembuatan portofolio fotografi. Eits, meski terdengar mudah, memilih foto-foto terbaik dari sekian banyak hasil potret yang kamu ambil bisa menjadi tantangan tersendiri. Di sini, kemampuanmu untuk menilai foto akan diuji. Pilihlah karya yang dapat menggambarkan ciri khasmu sebagai seorang fotografer. Dari teknik yang kamu gunakan, efek khusus, dan komposisi foto yang unik ala kamu. 

Jangan cuma sekadar memilih foto hanya karena kamu memiliki sebuah kenangan saat proses pengambilannya. Ingatlah bahwa proses kurasi ini dilakukan untuk keperluan umum, bukan pribadi. Jadi pilihlah sekiranya yang benar-benar pantas dan paling menarik untuk dijual. Bukan hanya dari segi memilih foto yang telah kamu ambil, tahap berikutnya adalah proses penyempurnaan gambar memakai bantuan aplikasi digital. Kamu bisa memakai beragam pilihan aplikasi yang tersedia di internet. 

Baca Juga :   Cara Membuat Portofolio Kreatif

About author

Related posts
Fotografi

Cara Ampuh Menghindari Review Negatif Dari Pelanggan, Dengan Foto Produk Yang Sesuai!

Fotografi

Komposisi dan Pencahayaan Dibalik Foto Interior yang Menarik

Fotografi

Begini Caranya Fotografi Melatih Memori Kamu

Fotografi

Tips Membuat Video Pernikahan Sendiri Biar Lebih Hemat Bujet

Leave a Reply

Your email address will not be published.