Arsitektur & Interior

Puntung Rokok Untuk Produk Interior, Mana Mungkin?

Puntung rokok

Siapa sih yang tidak pernah melihat puntung rokok? Wah, pasti kita semua sudah sangat sering melihat puntung rokok yang terbuang dengan sembarangan baik di jalanan, di ruang tunggu, di café, dan masih banyak lagi ditempat lainnya. Ternyata puntung rokok bisa disulap menjadi suatu material untuk produk interior loh jika diloah dengan bijaksana. Sebelum berpikir teralu panjang, Yuk simak ulasannya dibawah ini!

Puntung Rokok yang Semakin Menggunung

Ilustrasi puntung rokok yang dibuang sembarangan (Sumber: pexels.com)

Banyak sampah yang dihasilkan di Indonesia, dan salah satu sampah yang paling kita sering temukan adalah puntung rokok. Menurut data statistik World Health Organization (WHO) ditunjukan pada tahun 2020 terjadi peningkatan jumlah perokok yang cukup tinggi yaitu 85.308.500 jiwa. Warga Indonesia cenderung memiliki budaya menghabiskan kurang lebih satu bungkus rokok dalam sehari, dimana terdapat 15-20 batang rokok. Kalau kita kalikan, kita akan mendapat angka yang cukup fantastis bukan?

Tidak hanya terdapat dalam jumlah yang besar, puntung juga sangat berbahaya untuk lingkungan jika terbuang sembarangan. Bukankah itu juga tanggung jawab kita semua warga Indonesia untuk membantu menjaga lingkungan agar tidak tercemar?

Produk Interior Recycle

Ilustrasi recycled product interior (Sumber: pinterest.com)

Produksi produk interior yang semakin berkembang pesat setiap harinya, membuat persaingan industri terutama dibidang interior semakin ketat. Seiring berjalannya waktu semakin banyaka cara dan semakin banyak material baru yang berkembang dengan tujuan yang sama yaitu menghasilkan beragam produk interior yang unik dan estetik.

Salah satu cara yang digunakan untuk dapat menghasilkan suatu produk interior dengan harga yang terjangkau, tetapi dapat menghasilkan sutau produk yang estetik adalah dengan dilakukannya recycle. Recycle adalah proses daur ulang bahan bekas yang diubah menjadi suatu bahan baru dengan tujuan untuk mengurangi sampah yang akan berakhir ke TPA. Dengan recycle, suatu barang yang dianggap sebagai “sampah”dan “tidak berguna” memiliki nilai kembali. Tentu saja kita juga bisa melakukan recycle secara mandiri dirumah.

Baca Juga :   Mencetak Barang Impian dengan 5 Printer 3D Terbaik Ini

Pengolahan Limbah Puntung Rokok

Berbagai alat dan teknik pengolahan sampah semakin berkembang. Berikut adalah 2 cara yang dapat dilakukan untuk mengolah limbah puntung rokok.

1.Menggunakan Teknologi Hidrotermal

Produk kolaborasi Prongpong RAW Management x Conture Concrete Lab (Sumber: news.detik)

Salah satu cara untuk melakukan pengolahan puntung rokok adalah dengan menggunakan teknologi hidrothermal. Teknologi hidrotermal telah diaplikasikan secara luas dalam pengolahan biomassa dengan kadar air tinggi atau sampah organic menjadi bahan bakar atau bahan baku untuk pemakaian lainnya (Toor dkk, 2011). Prinsipnya teknologi ini berbasis pemanasan (heating) hingga 200 derajat Celsius, tekanan (high pressure) dan penghancuran (shredding), yang nantinya akan diolah menjadi sebuah produk yang berguna dan estetik. Cara ini merupakan salah satu inovasi kreatif dari hasil kolaborasi Parongpong RAW Management dan Conture Concrete Lab.

2. Pengolahan menggunakan Bahan Campuran Gypsum

Puntung Rokok

Produk hasil pengolahan puntung rokok dengan gypsum (Sumber: milik pribadi)

Untuk cara kedua ini kita dapat melakukannya secara mandiri di rumah, tentunya dengan berhati hati ya. Untuk membuat produk dari campuran olahan puntung rokok dan gypsum, pertama–tama lakukan sterilisasi puntung dan keringkan dibawah sinar matahari hingga kering, lalu dilanjutkan dengan pemilahan menjadi 3 bagian yaitu tembakau sisa, filter, dan kertas rokok, lalu sterilkan lagi filter agar bau nikotin dan tar berkurang. Setelah dipilah dan disterilisasi, haluskan filter dan kertas rokok menggunakan blender. Langkah terakhir campurkan olahan puntung dengan gypsum, tunggu kering, haluskan dan finishing menggunakan spray paint clear.

 

Itu tadi beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengolah material puntung rokok, estetik bukan? Tapi teman teman, harus diingat juga ya kalau produk ini dibuat bukan untuk mendukung teman–teman kita untuk merokok lebih banyak, tapi produk diatas dibuat karena permasalahan limbah rokok yang sudah semakin menggunung dan perlu adanya solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, karena kalau bukan kita siapa lagi. Yuk, mau sama sama melestarikan lingkungan, terutama di negara kita Indonesia.

 

By: Clairine Aurelia

Desain Interior, Universitas Kristen Petra

About author

Related posts
Arsitektur & Interior

Sistem Penghawaan,Pencahayaan Dan Teknologi Smart Home Dalam Mengantisipasi Penyebaran Covid-19

Arsitektur & Interior

Wabi-sabi dalam sebuah Desain Furniture

Arsitektur & Interior

Rumah Kecil: Trend Hunian Millenial

Arsitektur & Interior

Ciptakan Suasana Rumah Anti Stress dengan Konsep Zen Living

Leave a Reply

Your email address will not be published.